LKPD IPA Kelas 10: Pelaksanaan Percobaan dan Pengolahan Data Massa Jenis Benda Tak Beraturan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Pelaksanaan Percobaan dan Pengolahan Data Massa Jenis Benda Tak Beraturan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 10: Pelaksanaan Percobaan dan Pengolahan Data Massa Jenis Benda Tak Beraturan
IPA - Kelas 10
Bab 1 - Pertemuan 12
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 10 (Fase E) Topik: Pelaksanaan Percobaan dan Pengolahan Data Massa Jenis Benda Tak Beraturan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Persiapan dan Pengukuran Massa Benda Tak BeraturanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Tabel 1 berikut dengan hasil pengukuran massa ketiga benda (3 kali pengulangan untuk masing-masing benda). Ruang tabel jawaban 2. Berapa ketelitian (skala terkecil) neraca yang kalian gunakan? Tuliskan nilai ketidakpastian alat untuk pengukuran massa. 3. Mengapa kita perlu melakukan pengukuran berulang (minimal 3 kali) terhadap massa benda yang sama? Jelaskan alasannya dari sudut pandang keakuratan data. Tabel 1 terdiri dari 5 kolom: Benda (A/B/C), Pengukuran ke-1 (g), Pengukuran ke-2 (g), Pengukuran ke-3 (g), Rata-rata massa (g). Di bawah tabel tersedia 4 baris kosong untuk jawaban pertanyaan 2 dan 3. Kegiatan 2: Pengukuran Volume Benda Tak Beraturan dengan Metode ArchimedesEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Tabel 2 dengan data pengukuran volume ketiga benda menggunakan metode perpindahan air (3 kali pengulangan). Ruang tabel jawaban 2. Gambarkan sketsa posisi mata yang benar saat membaca skala gelas ukur dan tunjukkan di bagian mana meniskus harus dibaca. Beri keterangan pada gambar. Ruang gambar 3. Apa yang terjadi jika ada gelembung udara menempel di permukaan benda saat terendam? Bagaimana pengaruhnya terhadap nilai volume dan massa jenis yang dihitung? Tabel 2 terdiri dari 6 kolom: Benda, Pengulangan ke-, V₁ (mL), V₂ (mL), ΔV = V₂−V₁ (mL), Rata-rata volume (mL). Di bawah tabel disediakan kotak kosong 6×6 cm untuk sketsa gambar dan 5 baris untuk jawaban diskusi. Kegiatan 3: Pengolahan Data: Menghitung Massa Jenis dan KetidakpastiannyaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Tabel 3: Pengolahan data massa jenis untuk ketiga benda beserta ketidakpastiannya. Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan aturan angka penting yang kalian terapkan saat menghitung ρ = m/V. Mengapa jumlah angka penting pada hasil tidak boleh lebih banyak dari data pengukuran yang paling sedikit angka pentingnya? 3. Bandingkan massa jenis hasil percobaan kalian dengan nilai literatur. Hitung persentase kesalahan menggunakan rumus: % kesalahan = |ρ_percobaan − ρ_literatur| / ρ_literatur × 100%. Identifikasi minimal 2 faktor yang mungkin menyebabkan perbedaan tersebut. 4. Berdasarkan nilai massa jenis yang kalian peroleh, dapatkah kalian mengidentifikasi jenis material benda yang diukur? Gunakan tabel massa jenis material umum sebagai referensi dan jelaskan penalaran kalian. Tabel 3 terdiri dari 8 kolom: Benda, m̄ (g), Δm (g), V̄ (cm³), ΔV (cm³), ρ (g/cm³), Δρ (g/cm³), Hasil akhir ρ ± Δρ. Di bawah tabel tersedia 10 baris kosong untuk perhitungan dan jawaban uraian, serta kotak perbandingan literatur. REFLEKSI1. Apa tantangan terbesar yang kalian hadapi saat melakukan pengukuran? Strategi apa yang kalian gunakan untuk mengatasinya, dan apakah strategi tersebut berhasil? 2. Bagaimana konsep massa jenis dan keterampilan pengukuran yang kalian latih hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh konkret (misalnya dalam bidang konstruksi, industri, atau aktivitas rumah tangga). 3. Jika kalian diberi kesempatan mengulangi percobaan ini, apa yang akan kalian perbaiki agar hasil pengukuran lebih akurat dan presisi? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.