LKPDPertemuan 6Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Informatika Kelas 9: Asesmen Sumatif: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 9: Asesmen Sumatif: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman

Informatika - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menerapkan berpikir komputasional secara terpadu — meliputi dekomposisi, modularisasi, flowchart, dan pseudocode — untuk menyelesaikan persoalan algoritma dan pemrograman yang diberikan.
  2. Murid mampu menuliskan instruksi terstruktur dalam format pseudocode dan mentranslasikannya ke dalam program visual blok atau tekstual sebagai bukti capaian kompetensi bab.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu kecuali pada bagian yang disebutkan berdiskusi dengan teman sebangku.
  • Gunakan pensil atau pulpen hitam; untuk flowchart boleh menggunakan penggaris dan pensil warna.
  • Pastikan setiap jawaban ditulis rapi di ruang jawaban yang disediakan.
  • Manajemen waktumu sendiri — perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dekomposisi & Modularisasi: Pecahkan Masalahnya!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja cetak
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kasus berikut dengan cermat: 'Sebuah toko online ingin membuat program kalkulator ongkos kirim. Program harus bisa: (a) menerima input berat paket dalam kg, (b) menentukan zona pengiriman (lokal/luar kota/luar pulau), (c) menghitung biaya berdasarkan berat × tarif zona, dan (d) menampilkan total biaya.'
  2. Lakukan dekomposisi: pecah masalah besar di atas menjadi sub-masalah yang lebih kecil. Tuliskan minimal 4 sub-masalah.
  3. Tentukan modul/fungsi yang diperlukan untuk menyelesaikan masing-masing sub-masalah. Beri nama fungsi yang jelas dan deskriptif.
  4. Isi tabel yang disediakan di ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil dekomposisi masalah kalkulator ongkos kirim menjadi minimal 4 sub-masalah!

Ruang tabel jawaban

2. Untuk setiap sub-masalah, tentukan nama modul/fungsi yang sesuai. Jelaskan parameter input dan output masing-masing fungsi dalam tabel!

Ruang tabel jawaban

3. Mengapa modularisasi penting dalam pembuatan program yang kompleks? Jelaskan minimal 2 alasan berdasarkan pengalamanmu selama belajar bab ini!

Tabel 3 kolom: No | Sub-masalah | Nama Fungsi (Parameter → Output). Untuk soal uraian, tulis dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Dari Ide ke Alur: Menggambar Flowchart & Menulis Pseudocode

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja cetak
  • Penggaris
  • Pensil dan pensil warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan hasil dekomposisi dari Kegiatan 1 sebagai acuan.
  2. Gambarlah flowchart lengkap program kalkulator ongkos kirim menggunakan simbol-simbol standar (terminator, proses, input/output, decision, connector).
  3. Pastikan flowchart menunjukkan: percabangan untuk penentuan zona dan perhitungan biaya sesuai tarif masing-masing zona.
  4. Setelah flowchart selesai, tuliskan pseudocode yang sesuai dengan alur flowchart tersebut. Gunakan struktur: MULAI, INPUT, IF-THEN-ELSE, FUNGSI, OUTPUT, SELESAI.
  5. Periksa kembali: apakah setiap simbol di flowchart sudah terwakili dalam pseudocode-mu?

Pertanyaan:

1. Gambarkan flowchart program kalkulator ongkos kirim yang mencakup input, percabangan zona (lokal: Rp5.000/kg, luar kota: Rp10.000/kg, luar pulau: Rp20.000/kg), proses hitung, dan output total biaya!

Ruang gambar

2. Tuliskan pseudocode lengkap berdasarkan flowchart yang telah kamu buat! Sertakan minimal satu fungsi/prosedur terpisah.

3. Identifikasi 3 simbol flowchart yang kamu gunakan, lalu isi tabel: simbol, nama, dan fungsinya!

Ruang tabel jawaban

Kotak besar bergaris untuk menggambar flowchart (gunakan simbol standar). Pseudocode ditulis di area bergaris di bawahnya. Tabel simbol: 3 kolom (Simbol/Bentuk | Nama | Fungsi).

Kegiatan 3: Translasi ke Program: Buktikan Kompetensimu!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja cetak
  • Pensil/pulpen
  • Opsional: komputer/tablet jika tersedia untuk menguji program

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan pseudocode yang telah kamu tulis di Kegiatan 2, translasikan menjadi kode program.
  2. Kamu boleh memilih SATU format: (a) pemrograman visual blok (gambarkan susunan blok seperti di Scratch/Blockly) ATAU (b) pemrograman tekstual (tulis dalam Python atau bahasa pemrograman tekstual lain yang telah dipelajari).
  3. Pastikan program mencakup: deklarasi fungsi, input, percabangan, pemanggilan fungsi, dan output.
  4. Diskusikan dengan teman sebangku (2 menit): bandingkan pendekatan kalian — apakah ada perbedaan cara translasi? Catat satu hal menarik yang kamu pelajari dari temanmu.
  5. Tuliskan hasil translasi dan catatan diskusi di ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Tuliskan atau gambarkan kode program (visual blok ATAU tekstual) dari pseudocode kalkulator ongkos kirim yang kamu buat! Pastikan terdapat minimal satu fungsi.

2. Jelaskan bagaimana pseudocode-mu berubah menjadi kode program. Tunjukkan minimal 2 contoh padanan (pseudocode → kode) dalam tabel!

Ruang tabel jawaban

3. Dari hasil diskusi dengan temanmu, tuliskan 1 perbedaan pendekatan atau hal menarik yang kamu temukan!

Area luas bergaris untuk menulis/menggambar kode program. Tabel padanan: 3 kolom (No | Pseudocode | Kode Program). Kotak kecil untuk catatan hasil diskusi (3-5 kalimat).

REFLEKSI

1. Selama mengerjakan asesmen ini, langkah mana yang paling menantang bagimu (dekomposisi, flowchart, pseudocode, atau translasi ke kode)? Mengapa?

2. Bagaimana keterampilan berpikir komputasional yang kamu pelajari di bab ini bisa membantumu memecahkan masalah di kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh nyata!

3. Jika kamu diberi waktu tambahan, bagian mana dari pekerjaanmu yang ingin kamu perbaiki atau kembangkan lebih lanjut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.