LKPDPertemuan 4Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Informatika Kelas 9: Menuliskan Sekumpulan Instruksi dengan Kosakata Terbatas Kondisional dalam Pseudocode

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 9 dengan topik "Menuliskan Sekumpulan Instruksi dengan Kosakata Terbatas Kondisional dalam Pseudocode".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 9: Menuliskan Sekumpulan Instruksi dengan Kosakata Terbatas Kondisional dalam Pseudocode

Informatika - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menuliskan Sekumpulan Instruksi dengan Kosakata Terbatas Kondisional dalam Pseudocode

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenuliskan Sekumpulan Instruksi dengan Kosakata Terbatas Kondisional dalam Pseudocode
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menuliskan sekumpulan instruksi menggunakan sekumpulan kosakata terbatas dalam format pseudocode

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap skenario masalah dengan saksama bersama kelompok atau secara mandiri.
  • Gunakan kosakata terbatas standar pseudocode yang disepakati (misalnya: INPUT/BACA, OUTPUT/CETAK, IF, THEN, ELSE, ENDIF).
  • Tuliskan instruksi langkah demi langkah secara runtut dan jelas pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menuliskan Pseudocode Kondisional Satu Percabangan (IF-THEN)

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / Lembar LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Sebuah mesin tiket bioskop memberikan diskon jika usia penonton di bawah 12 tahun.
  2. Gunakan kosakata terbatas: INPUT, IF, THEN, CETAK, ENDIF.
  3. Tuliskan instruksi pseudocode lengkap untuk memeriksa usia dan mencetak keterangan diskon.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario diskon bioskop untuk penonton dengan usia kurang dari 12 tahun, tuliskan instruksi lengkapnya ke dalam format pseudocode menggunakan kosakata terbatas kondisional!

Tuliskan baris pseudocode di dalam kotak bergaris dengan indentasi yang rapi (format 4-5 baris teks pseudocode).

Kegiatan 2: Menuliskan Pseudocode Dua Alternatif Kondisi (IF-THEN-ELSE)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / Lembar LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Sistem penentu kelulusan tes membaca nilai ujian siswa. Jika nilai lebih besar atau sama dengan 75, cetak 'LULUS'. Jika tidak (kurang dari 75), cetak 'REMIDIAL'.
  2. Gunakan kosakata terbatas: INPUT, IF, THEN, ELSE, CETAK, ENDIF.
  3. Tuliskan urutan instruksi kondisional tersebut ke dalam format pseudocode yang tepat.

Pertanyaan:

1. Tuliskan instruksi pseudocode lengkap untuk skenario pengecekan nilai ujian siswa tersebut menggunakan struktur IF-THEN-ELSE!

Tuliskan baris-baris instruksi pseudocode berurutan di dalam kotak kode dengan penulisan huruf kapital untuk kosakata terbatas.

Kegiatan 3: Menuliskan Pseudocode Kondisional Bertingkat Kasus Nyata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / Lembar LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Pintu otomatis perpustakaan digital mendeteksi kartu identitas pengunjung. Langkahnya: BACA status_kartu. Jika status_kartu bernilai 'AKTIF', CETAK 'Pintu Terbuka', jika status_kartu bernilai 'KADALUARSA', CETAK 'Perbarui Kartu Anda', selain itu CETAK 'Kartu Tidak Terdaftar'.
  2. Tuliskan instruksi tersebut menggunakan kosakata terbatas: INPUT/BACA, IF, THEN, ELSE IF, ELSE, CETAK, ENDIF.
  3. Lakukan pengecekan bersama teman sebangku apakah struktur instruksi sudah berurutan dan logis, lalu selesaikan bagian refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sekumpulan instruksi lengkap dalam format pseudocode dengan kosakata terbatas untuk sistem pintu perpustakaan digital sesuai skenario!

Tuliskan pseudocode kondisional bertingkat pada kotak area kode yang tersedia (minimal 7 baris instruksi terstruktur).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penulisan kondisi IF-THEN-ELSE yang menurutmu paling menantang untuk dirumuskan?

2. Bagaimana aturan penulisan kosakata terbatas pseudocode membantumu menyusun langkah penyelesaian masalah secara lebih runtut dan teratur?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.