LKPDPertemuan 1Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Informatika Kelas 9: Dekomposisi dan Modularisasi Program dalam Berpikir Komputasional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 9 dengan topik "Dekomposisi dan Modularisasi Program dalam Berpikir Komputasional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 9: Dekomposisi dan Modularisasi Program dalam Berpikir Komputasional

Informatika - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Dekomposisi dan Modularisasi Program dalam Berpikir Komputasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikDekomposisi dan Modularisasi Program dalam Berpikir Komputasional
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menerapkan konsep dekomposisi untuk memecah masalah komputasi menjadi bagian-bagian kecil yang terstruktur dalam konteks kehidupan sehari-hari.
  2. Murid mampu menjelaskan konsep modularisasi program dengan membagi program menjadi modul-modul fungsional menggunakan pemrograman visual blok (Scratch).

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu terlebih dahulu, kemudian diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman sekelompok.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menulis jawaban di ruang yang disediakan.
  • Jika ada kegiatan di komputer (Scratch), pastikan perangkat sudah siap dan buka https://scratch.mit.edu.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membongkar Masalah: Tantangan Sarapan Pagi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja cetak
  • Pensil/pulpen
  • Pensil warna (opsional, untuk diagram)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu diminta membuat program yang membantu seseorang menyiapkan sarapan pagi lengkap (nasi goreng, teh hangat, dan buah potong).
  2. Tuliskan masalah besar tersebut di kotak 'Masalah Utama' pada tabel di bawah.
  3. Pecahlah (dekomposisi) masalah besar tersebut menjadi 3 sub-masalah yang lebih kecil.
  4. Untuk setiap sub-masalah, pecah lagi menjadi langkah-langkah detail (minimal 2 langkah per sub-masalah).
  5. Diskusikan hasilmu dengan teman sebangku: apakah langkah-langkahnya sudah cukup rinci untuk dikerjakan satu per satu?

Pertanyaan:

1. Tuliskan masalah utama dan hasil dekomposisinya dalam tabel berikut (Masalah Utama → Sub-masalah → Langkah Detail).

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil memudahkan kita dalam menyelesaikan masalah? Jelaskan dengan bahasamu sendiri.

3. Berikan satu contoh lain dari kehidupan sehari-harimu yang bisa diselesaikan dengan cara dekomposisi. Gambarkan diagram sederhana pemecahannya.

Ruang gambar

Tabel 3 level: kolom 1 (Masalah Utama), kolom 2 (Sub-masalah), kolom 3 (Langkah Detail). Sediakan 3 baris sub-masalah, masing-masing dengan 2-3 baris langkah detail. Di bawah tabel, sediakan ruang kosong 5 baris untuk jawaban uraian dan kotak 8×8 cm untuk diagram.

Kegiatan 2: Modul Ajaib: Satu Blok untuk Banyak Kegunaan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Komputer/laptop dengan akses Scratch
  • Lembar kerja cetak
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka Scratch (online atau offline) di komputermu.
  2. Buatlah proyek baru dengan judul 'LKPD_Modul_NamaKamu'.
  3. Perhatikan kasus berikut: Kamu ingin membuat program yang menggambar 3 buah persegi dengan ukuran berbeda (50, 100, 150 langkah).
  4. Tanpa modul: kamu harus menulis blok perintah menggambar persegi 3 kali secara terpisah.
  5. Dengan modul: buatlah satu blok kustom (My Blocks) bernama 'gambarPersegi' dengan parameter 'sisi'.
  6. Panggil blok 'gambarPersegi' sebanyak 3 kali dengan nilai sisi berbeda.
  7. Bandingkan jumlah blok yang digunakan pada cara tanpa modul vs dengan modul.
  8. Screenshot atau gambar ulang kedua versi skrip di ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut: (Aspek | Tanpa Modul | Dengan Modul) untuk aspek: jumlah blok total, kemudahan mengubah ukuran, dan kemudahan menambah persegi baru.

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri: apa yang dimaksud dengan modul dalam pemrograman dan mengapa modul membuat program lebih efisien?

3. Jika kamu ingin menambahkan modul baru bernama 'gambarSegitiga' dengan parameter 'sisi', blok-blok apa saja yang perlu ada di dalam definisi modul tersebut? Tuliskan dalam bentuk urutan perintah.

Tabel perbandingan 3 kolom (Aspek, Tanpa Modul, Dengan Modul) dengan 3 baris aspek. Di bawahnya ruang uraian 5 baris. Kotak kosong untuk menempel screenshot atau menggambar ulang skrip Scratch (12×8 cm).

Kegiatan 3: Diskusi Kelompok: Merancang Program Modular untuk Masalahmu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja cetak
  • Pensil/pulpen dan pensil warna
  • Kertas besar (opsional untuk presentasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok berisi 3-4 orang.
  2. Pilih satu masalah dari kehidupan sehari-hari yang cukup kompleks (contoh: mengatur jadwal belajar seminggu, merencanakan acara ulang tahun, atau mengelola uang jajan).
  3. Lakukan dekomposisi masalah tersebut menjadi minimal 3 sub-masalah.
  4. Tentukan modul-modul program yang diperlukan jika masalah ini diselesaikan dengan Scratch. Beri nama setiap modul dan jelaskan fungsinya.
  5. Buat diagram alir sederhana yang menunjukkan bagaimana modul-modul tersebut saling terhubung.
  6. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas (2-3 menit per kelompok).

Pertanyaan:

1. Tuliskan masalah yang dipilih kelompokmu dan hasil dekomposisinya (minimal 3 sub-masalah).

2. Tuliskan nama modul, parameter (jika ada), dan fungsi masing-masing modul dalam tabel berikut.

Ruang tabel jawaban

3. Gambarkan diagram alir sederhana yang menunjukkan urutan pemanggilan modul-modul dalam program utama kelompokmu.

Ruang gambar

Tabel 3 kolom (Nama Modul, Parameter, Fungsi) dengan 4-5 baris kosong. Di bawahnya kotak 10×10 cm untuk diagram alir. Ruang tambahan 3 baris untuk catatan hasil diskusi.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara memecah masalah besar menjadi bagian kecil? Bagaimana kamu bisa menerapkannya saat mengerjakan tugas di mata pelajaran lain?

2. Menurutmu, apa keuntungan terbesar menggunakan modul dalam pemrograman dibanding menulis semua kode secara berulang? Kaitkan dengan pengalamanmu mengerjakan tugas kelompok.

3. Jika kamu menemui masalah yang sangat rumit di kehidupan sehari-hari, langkah pertama apa yang akan kamu lakukan setelah belajar tentang dekomposisi dan modularisasi hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.