LKPDPertemuan 4Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Informatika Kelas 8: Etika Bermedia Digital: Toleransi dan Empati di Dunia Digital

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 8 dengan topik "Etika Bermedia Digital: Toleransi dan Empati di Dunia Digital". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 8: Etika Bermedia Digital: Toleransi dan Empati di Dunia Digital

Informatika - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Etika Bermedia Digital: Toleransi dan Empati di Dunia Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikEtika Bermedia Digital: Toleransi dan Empati di Dunia Digital
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi contoh perilaku etis dan tidak etis dalam bermedia digital, termasuk penggunaan bahasa yang mencerminkan toleransi dan empati.
  2. Murid dapat mengamalkan norma etika digital yang baik dalam berinteraksi di ruang publik virtual sehingga jejak digital yang tertinggal berdampak positif.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan bersama kelompokmu atau individu sesuai petunjuk.
  • Gunakan pengalamanmu bermedia digital sebagai bahan refleksi.
  • Jawablah dengan jujur dan kreatif. Tidak ada jawaban yang salah selama kamu dapat menjelaskan alasanmu.
  • Siapkan alat tulis dan smartphone/laptop untuk beberapa kegiatan (jika memungkinkan).

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Jejak Digital: Baik atau Kurang Baik?

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja atau buku tulis
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 6 skenario kasus bermedia digital yang disajikan di bawah.
  2. Untuk setiap kasus, tentukan apakah perilaku tersebut termasuk etika digital yang baik atau kurang baik.
  3. Tuliskan alasanmu mengapa kamu menilai demikian.
  4. Identifikasi kata-kata atau sikap yang mencerminkan toleransi dan empati (jika ada), atau sebaliknya.
  5. Diskusikan hasilmu dengan teman sebangku, lalu presentasikan 2 kasus pilihanmu di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Skenario A: Rina melihat temannya mem-posting foto selfie. Rina berkomentar: 'Ih jelek banget fotomu, mending gak usah posting deh!' Apakah perilaku Rina termasuk etika digital yang baik atau kurang baik? Jelaskan alasanmu dan identifikasi dampaknya terhadap jejak digital Rina.

2. Skenario B: Budi tidak setuju dengan pendapat Ani di grup WhatsApp kelas tentang tugas sekolah. Budi menulis: 'Ani, aku punya pandangan berbeda nih. Menurutku cara ini lebih efektif karena... Bagaimana menurutmu?' Apakah perilaku Budi termasuk etika digital yang baik atau kurang baik? Identifikasi kata-kata yang mencerminkan toleransi dan empati.

3. Skenario C: Di media sosial, Doni melihat berita tentang kecelakaan. Tanpa mengecek kebenaran berita, Doni langsung membagikannya dengan caption 'Hati-hati ya teman-teman!' Apakah perilaku Doni termasuk etika digital yang baik atau kurang baik? Jelaskan dampaknya.

4. Skenario D: Siti mengirim file video berukuran 500 MB ke grup kelas saat jam pelajaran tanpa menanyakan terlebih dahulu apakah teman-temannya sedang ada kuota atau tidak. Apakah perilaku Siti termasuk etika digital yang baik atau kurang baik? Jelaskan alasanmu.

5. Skenario E: Adi melihat temannya di-bully di kolom komentar Instagram. Adi membela temannya dengan menulis: 'Hei, jangan gitu dong. Kita harus saling menghargai. Kalau ada yang gak suka, lebih baik dibicarakan baik-baik.' Apakah perilaku Adi termasuk etika digital yang baik atau kurang baik? Identifikasi sikap apa yang ditunjukkan Adi.

6. Skenario F: Lia mem-posting foto dan cerita tentang kegiatan amalnya membantu anak yatim dengan caption 'Alhamdulillah bisa berbagi rezeki. Semoga bermanfaat untuk adik-adik.' Apakah perilaku Lia termasuk etika digital yang baik atau kurang baik? Jelaskan dari sudut pandang privasi dan etika berbagi konten.

Gunakan format tabel dengan 4 kolom: Nomor Skenario | Baik/Kurang Baik | Alasan | Kata/Sikap Toleransi & Empati (atau yang melanggar). Tulis jawabanmu di buku atau lembar kerja.

Kegiatan 2: Menyusun Puzzle Etika Digital

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kata kunci etika digital (disediakan guru)
  • Kertas plano atau lembar kerja
  • Spidol warna-warni
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan membagikan kartu-kartu berisi kata-kata kunci etika digital (misalnya: SOPAN, EMPATI, TOLERANSI, VERIFIKASI, PRIVASI, BIJAK, HOAKS, BULLY, HATERS, RESPEK).
  2. Bekerjalah dalam kelompok (4-5 orang).
  3. Tugasmu adalah menyusun 10 prinsip etika bermedia digital menggunakan kata-kata kunci tersebut, lalu jelaskan artinya dalam bahasa kalian sendiri.
  4. Setiap prinsip harus disertai contoh konkret dari kehidupan sehari-hari kalian bermedia digital.
  5. Presentasikan hasil kelompokmu di depan kelas dengan kreatif (boleh menggunakan poster, diagram, atau role play singkat).

Pertanyaan:

1. Susunlah 10 prinsip etika bermedia digital menggunakan kata-kata kunci yang disediakan. Tuliskan dalam format: Nomor | Prinsip | Penjelasan Singkat | Contoh Konkret dari Pengalamanmu.

Ruang tabel jawaban

2. Dari 10 prinsip yang kalian susun, pilih 3 prinsip yang paling sering DILANGGAR oleh remaja saat bermedia digital. Jelaskan mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.

Untuk pertanyaan 1: Buat tabel di kertas plano atau lembar kerja dengan 4 kolom seperti yang diminta. Untuk pertanyaan 2: Tulis uraian penjelasan di bawah tabel, minimal 5 kalimat per prinsip.

Kegiatan 3: Jejak Digital Positifku: Aksi Nyata!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja atau buku tulis
  • Alat tulis
  • Smartphone/laptop (opsional, untuk praktik posting dengan pengawasan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah belajar tentang etika digital, sekarang saatnya kamu beraksi!
  2. Buatlah SATU konten digital (bisa berupa caption media sosial, komentar positif, atau pesan singkat) yang mencerminkan toleransi dan empati.
  3. Konten ini harus bisa meninggalkan jejak digital yang positif dan menginspirasi orang lain.
  4. Tuliskan kontenmu di lembar kerja, lalu jelaskan: (a) Nilai etika apa yang kamu terapkan, (b) Mengapa kamu memilih cara ini, (c) Dampak positif apa yang kamu harapkan dari konten ini.
  5. Bonus: Jika memungkinkan, praktikkan kontenmu di media sosial pribadimu (dengan pengawasan orang tua) dan screenshot hasilnya untuk dibagikan ke guru (opsional).

Pertanyaan:

1. Buatlah SATU konten digital (caption, komentar, atau pesan) yang mencerminkan etika digital baik, khususnya toleransi dan empati. Tuliskan konten tersebut secara lengkap.

2. Jelaskan nilai-nilai etika digital apa saja yang kamu terapkan dalam konten tersebut (minimal 3 nilai).

3. Mengapa kamu memilih cara/gaya bahasa seperti ini dalam kontenmu? Apa yang ingin kamu sampaikan kepada orang yang membaca?

4. Apa dampak positif yang kamu harapkan dari konten digital yang kamu buat ini, baik untuk dirimu sendiri maupun untuk orang lain?

Tulis konten digitalmu dalam kotak atau highlight khusus. Untuk penjelasan nilai, alasan, dan dampak, tulis dalam bentuk uraian terstruktur dengan nomor. Gunakan minimal 3-5 kalimat per pertanyaan.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang etika bermedia digital?

2. Pernahkah kamu melakukan kesalahan dalam bermedia digital yang sekarang kamu sadari? Apa yang akan kamu lakukan berbeda mulai sekarang?

3. Bagaimana kamu akan menerapkan prinsip toleransi dan empati dalam aktivitas digital sehari-harimu? Sebutkan 3 aksi konkret yang akan kamu lakukan mulai minggu ini!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.