LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Informatika Kelas 8: Menganalisis Jenis dan Keberadaan Rekam Jejak Digital Pribadi pada Media Sosial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 8 dengan topik "Menganalisis Jenis dan Keberadaan Rekam Jejak Digital Pribadi pada Media Sosial".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 8: Menganalisis Jenis dan Keberadaan Rekam Jejak Digital Pribadi pada Media Sosial

Informatika - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Jenis dan Keberadaan Rekam Jejak Digital Pribadi pada Media Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase Fase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Jenis dan Keberadaan Rekam Jejak Digital Pribadi pada Media Sosial
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis pentingnya menjaga rekam jejak digital pada aktivitas bermedia sosial

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus pada lembar kerja ini dengan teliti.
  • Bekerjalah secara mandiri untuk analisis awal, kemudian diskusikan temuan kalian bersama rekan kelompok.
  • Gunakan kemampuan bernalar kritis dalam mengidentifikasi dampak jangka pendek maupun jangka panjang dari jejak digital yang ditinggalkan di media sosial.
  • Tuliskan hasil analisis kalian secara jelas dan terstruktur pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi Kasus: Jejak Digital di Sekitar Kita

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks skenario
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua skenario rekam jejak digital aktivitas media sosial berikut ini:
  2. Skenario A (Riko): 3 tahun lalu saat kelas 6 SD, Riko mengunggah video bernada ejekan dan kemarahan kepada seorang teman di platform berbagi video publik. Video tersebut masih dapat ditemukan ketika nama lengkap Riko dicari melalui mesin pencari internet saat ini.
  3. Skenario B (Alya): Alya rutin membagikan foto sertifikat penghargaan lomba robotik dan kegiatan karya ilmiah sekolahnya melalui akun media sosialnya dengan pengaturan nama jelas.
  4. Lakukan analisis terhadap kedua skenario tersebut dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan pemantik yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Skenario A dan B, analisislah penafsiran orang lain (misalnya guru, panitia beasiswa, atau rekan baru) terhadap masing-masing pemilik jejak digital tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis tersebut, mengapa rekam jejak digital yang tampak sepele di masa lalu tetap penting untuk diperhatikan keberadaannya hingga masa kini dan mendatang?

Tabel analisis 3 kolom: Kolom 1 (Nama Pemilik Akun), Kolom 2 (Jenis Jejak Digital yang Tertinggal), Kolom 3 (Potensi Penafsiran Publik & Alasan Analisis). Dilanjutkan 3-4 baris uraian singkat untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Analisis Sebab-Akibat: Mengapa Menjaga Jejak Digital itu Krusial?

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Kertas plano/catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok beranggotakan 3-4 murid mengenai 3 tindakan bermedia sosial berikut:
  2. Tindakan 1: Mengunggah lokasi terkini secara real-time dan foto tiket transportasi yang memuat barcode/identitas lengkap.
  3. Tindakan 2: Menuliskan komentar sarkastik/hinaan di kolom komentar akun selebritas/figur publik menggunakan akun sekunder (second account).
  4. Tindakan 3: Berbagi konten edukatif, ulasan buku pelajaran, dan portofolio karya kreatif.
  5. Analisislah rantai dampak dari ketiga tindakan tersebut untuk membuktikan mengapa kita harus berhati-hati menjaga jejak digital.

Pertanyaan:

1. Lengkapi analisis rantai dampak: Tindakan -> Jejak yang Tertinggal -> Dampak Langsung -> Dampak Masa Depan pada ketiga tindakan tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil rantai dampak di atas, rumuskan 2 kesimpulan analitis mengenai hubungan antara perilaku bermedia sosial saat ini dengan keamanan serta masa depan seseorang!

Tabel rantai dampak 4 kolom: Tindakan Bermedia Sosial, Jejak yang Ditinggalkan, Risiko/Manfaat Langsung, Dampak Jangka Panjang. Serta 1 kotak uraian bergaris untuk 2 butir kesimpulan analitis.

Kegiatan 3: Evaluasi Kritis dan Solusi Reputasi Digital

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar evaluasi pribadi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, lakukan audit/pemeriksaan konseptual terhadap bagaimana seseorang seharusnya mengelola jejak digitalnya.
  2. Analisislah situasi: 'Doni ingin mendaftar ke SMA impiannya melalui jalur prestasi kepemimpinan. Namun, ia menyadari 2 tahun lalu sering berkomentar kasar saat bermain game daring yang terhubung ke media sosialnya.'
  3. Tentukan langkah analisis dan penanganan rasional yang harus dilakukan Doni untuk memperbaiki serta menjaga rekam jejak digitalnya ke depan.

Pertanyaan:

1. Analisislah mengapa keberadaan jejak digital komentar kasar Doni dapat mengancam peluang seleksi kepemimpinannya!

2. Rancanglah 3 langkah evaluatif dan preventif yang wajib Doni lakukan mulai hari ini untuk menjaga rekam jejak digitalnya!

Kolom uraian analisis ancaman (4-5 baris) dan 3 baris bernomor untuk poin langkah evaluatif/preventif.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis berbagai skenario tadi, bagaimana kamu menilai kondisi rekam jejak digital yang telah kamu buat di media sosial selama ini?

2. Mengapa berpikir kritis sebelum mengklik tombol 'Unggah' atau 'Kirim Komentar' merupakan langkah paling penting dalam menjaga rekam jejak digitalmu?

3. Satu kebiasaan baru apa dalam bermedia sosial yang akan segera kamu terapkan agar jejak digitalmu tetap positif dan aman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.