LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Informatika Kelas 8: Menerapkan Berpikir Komputasional secara Terpadu dalam Menghadapi Masalah Komputasi Numerasi Terbimbing

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 8 dengan topik "Menerapkan Berpikir Komputasional secara Terpadu dalam Menghadapi Masalah Komputasi Numerasi Terbimbing".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 8: Menerapkan Berpikir Komputasional secara Terpadu dalam Menghadapi Masalah Komputasi Numerasi Terbimbing

Informatika - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menerapkan Berpikir Komputasional secara Terpadu dalam Menghadapi Masalah Komputasi Numerasi Terbimbing

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenerapkan Berpikir Komputasional secara Terpadu dalam Menghadapi Masalah Komputasi Numerasi Terbimbing
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan berpikir komputasional dalam menghadapi masalah komputasi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar masalah komputasi numerasi yang disajikan pada setiap kegiatan secara seksama.
  • Terapkan 4 pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma) untuk menyelesaikan tantangan komputasi.
  • Tuliskan hasil penalaran dan langkah komputasi pada format tabel atau ruang isian yang telah disediakan.
  • Diskusikan strategi penyelesaian bersama teman kelompokmu dan periksa kembali ketepatan perhitungan komputasinya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Dekomposisi dan Abstraksi Masalah Komputasi Numerasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario masalah: Toko Buku Digital ingin menghitung total biaya sewa e-book. Pengguna menyewa 3 jenis buku selama sejumlah hari: Buku Sains (Rp3.000/hari), Buku Komik (Rp1.500/hari), dan Buku Sejarah (Rp2.000/hari). Jika total durasi sewa lebih dari 7 hari, sistem otomatis memotong biaya sebesar diskon Rp5.000.
  2. Gunakan pilar Dekomposisi untuk memecah masalah besar menjadi submasalah komputasi yang lebih kecil.
  3. Gunakan pilar Abstraksi untuk memilah data yang relevan dan mengabaikan informasi yang tidak mempengaruhi perhitungan total sewa.

Pertanyaan:

1. Lakukan dekomposisi terhadap masalah komputasi sewa buku di atas. Tuliskan 3 submasalah komputasi yang harus diselesaikan!

2. Dari informasi berikut, tentukan data mana yang RELEVAN untuk komputasi biaya dan data mana yang TIDAK RELEVAN (harus diabstraksi/diabaikan): (a) Judul spesifik novel komik yang dipinjam, (b) Jumlah hari durasi sewa, (c) Tarif sewa per hari tiap kategori buku, (d) Warna sampul buku digital.

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada format tabel 2 kolom: Kolom 1 (Kategori: Submasalah / Data Relevan / Data Tidak Relevan), Kolom 2 (Penjelasan/Rincian).

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Pengenalan Pola dalam Masalah Komputasi Deret Nilai

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Kalkulator/kertas buram (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebuah modul sensor data mencatat lonjakan nilai numerik dalam 5 siklus komputasi: Siklus 1 = 3, Siklus 2 = 7, Siklus 3 = 13, Siklus 4 = 21, Siklus 5 = 31.
  2. Analisis keteraturan penambahan nilai antar siklus menggunakan pilar Pengenalan Pola.
  3. Terapkan pola tersebut untuk memprediksi nilai komputasi pada siklus ke-6 dan ke-7.

Pertanyaan:

1. Identifikasi pola selisih pertambahan nilai dari siklus 1 hingga siklus 5. Berapakah pola selisih antar langkah berturut-turut?

2. Terapkan pola yang ditemukan untuk menentukan nilai komputasi pada Siklus 6 dan Siklus 7!

Tuliskan urutan selisih di bawah angka deret, kemudian tuliskan nilai akhir siklus 6 dan 7 pada kotak isian yang disediakan.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Perancangan Algoritma Komputasi Numerasi Terbimbing

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan pemahaman komputasi pada Aktivitas 1 dan 2, susun langkah-langkah algoritma instruksional logis untuk menyelesaikan masalah komputasi berikut:
  2. Masalah: Sistem Kasir Kantin Pintar menerima input data berupa `Jumlah_Porsi` dan `Harga_Satuan`. Jika pembeli membeli 5 porsi atau lebih, diberikan potongan harga tetap sebesar Rp3.000. Jika kurang dari 5 porsi, tidak ada potongan harga. Sistem harus menampilkan `Total_Bayar`.
  3. Tuliskan instruksi langkah demi langkah secara runtut mulai dari input hingga menampilkan output.

Pertanyaan:

1. Susun langkah algoritma komputasi untuk menghitung Total_Bayar pada Masalah Kasir Kantin Pintar secara berurutan!

2. Ujilah algoritmamu (trace/dry run) untuk kasus numerasi berikut: Pembeli memesan 6 porsi bakso dengan harga satuan Rp10.000. Berapakah nilai Subtotal, Diskon, dan Total_Bayar yang dihasilkan?

Ruang tabel jawaban

Tuliskan langkah algoritma dalam daftar berurutan 1 sampai 5, lalu isi tabel hasil uji komputasi dengan kolom: Variabel, Perhitungan, Nilai Akhir.

REFLEKSI

1. Pilar berpikir komputasional mana (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, atau algoritma) yang paling membantumu menyelesaikan masalah numerasi hari ini? Jelaskan alasannya!

2. Bagaimana caramu memastikan bahwa urutan instruksi dalam algoritma yang kamu buat sudah benar dan tidak ada langkah perhitungan yang terlewat?

3. Dalam kehidupan sehari-hari, masalah numerasi apa lagi yang menurutmu bisa diselesaikan lebih mudah menggunakan cara berpikir komputasional seperti ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.