LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Informatika Kelas 8: Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana Volume Kecil Model Tumpukan (Stack)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 8 dengan topik "Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana Volume Kecil Model Tumpukan (Stack)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 8: Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana Volume Kecil Model Tumpukan (Stack)

Informatika - Kelas 8

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana Volume Kecil Model Tumpukan (Stack)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Persoalan Himpunan Data Berstruktur Sederhana Volume Kecil Model Tumpukan (Stack)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berpasangan sesuai arahan guru pada tiap kegiatan.
  • Terapkan prinsip Last In First Out (LIFO) dalam memodelkan dan melacak data tumpukan (stack).
  • Tuliskan jawaban langsung pada format tabel atau ruang yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Simulasi Operasi Dasar Tumpukan Baki Kantin

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku catatan / LKPD cetak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati ilustrasi tumpukan baki makanan di kantin sekolah.
  2. Pahami dua operasi dasar tumpukan: PUSH (menambahkan data ke posisi teratas) dan POP (mengambil data dari posisi teratas).
  3. Ikuti urutan transaksi baki bernomor yang masuk dan keluar, lalu tentukan kondisi tumpukan pada setiap tahapan langkah.

Pertanyaan:

1. Sebuah tumpukan baki awalnya kosong. Terjadi serangkaian operasi berikut secara berurutan:

  1. PUSH baki B1
  2. PUSH baki B2
  3. PUSH baki B3
  4. POP satu baki
  5. PUSH baki B4

Tuliskan baki mana yang terambil pada operasi ke-4, serta sebutkan urutan baki yang ada dalam tumpukan saat ini dari posisi PALING ATAS (TOP) ke PALING BAWAH (BOTTOM)!

2. Lengkapi tabel pelacakan tumpukan untuk deretan operasi: PUSH Buku X, PUSH Buku Y, POP, PUSH Buku Z, POP, PUSH Buku W. Tuliskan elemen yang berada di posisi teratas (TOP) setelah setiap operasi selesai.

Ruang tabel jawaban

Format isian: Tuliskan nama baki terambil dan daftar urutan [Top, ..., Bottom]. Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (No Langkah & Operasi), Kolom 2 (Elemen Keluar / Masuk), Kolom 3 (Kondisi Tumpukan dari Top ke Bottom).

Kegiatan 2: Menyelesaikan Evaluasi Ekspresi Postfix Menggunakan Stack

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari aturan mesin komputasi stack untuk ekspresi postfix: - Baca ekspresi dari kiri ke kanan. - Jika menjumpai ANGKA (operand), lakukan PUSH angka tersebut ke stack. - Jika menjumpai OPERATOR (+, -, *), lakukan POP dua angka teratas dari stack (misal A diambil pertama, B diambil kedua), hitung hasilnya dengan rumus (B operator A), lalu PUSH hasil perhitungan kembali ke stack.
  2. Selesaikan penelusuran ekspresi aritmatika postfix berikut langkah demi langkah menggunakan bantuan tabel pelacakan tumpukan.

Pertanyaan:

1. Terapkan langkah evaluasi ekspresi postfix untuk menyelesaikan ekspresi data: 4 8 3 + * 2 -
Isi setiap langkah pembacaan simbol ke dalam tabel pelacakan hingga diperoleh nilai akhir!

Ruang tabel jawaban

2. Jika diberikan ekspresi postfix: 12 4 / 5 +
Tentukan hasil akhir ekspresi tersebut dengan menuliskan urutan perubahan isi stack dari awal hingga akhir!

Format tabel evaluasi: Kolom 1 (Langkah ke-), Kolom 2 (Simbol Dibaca), Kolom 3 (Operasi yang Dilakukan), Kolom 4 (Isi Stack setelah operasi [Top -> Bottom]). Format uraian: tuliskan poin urutan eksekusi secara runtut beserta hasil akhir.

Kegiatan 3: Penerapan Model Stack pada Fitur Undo Pengolah Teks

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok berpasangan mengenai persoalan mekanisme tombol 'Undo' pada perangkat lunak pengolah kata.
  2. Setiap aksi pengetikan baru disimpan ke dalam tumpukan riwayat (Stack Undo). Saat tombol 'Undo' ditekan, aksi terakhir yang dimasukkan akan dibatalkan/dikeluarkan dari tumpukan.
  3. Selesaikan skenario urutan pengetikan teks berdasarkan aturan kerja stack.

Pertanyaan:

1. Budi mengetik kata-kata berikut secara berurutan:

  1. 'Saya',
  2. 'Belajar',
  3. 'Robotika'. Setiap kata yang diketik otomatis masuk ke tumpukan Undo. Tiba-tiba Budi menekan tombol 'Undo' sebanyak 1 kali, lalu mengetik kata
  4. 'Informatika'. Tuliskan isi tumpukan riwayat Undo saat ini (dari Top ke Bottom) dan susunan teks yang tampil pada layar dokumen Budi!

2. Dari skenario Budi di atas, jelaskan mengapa model tumpukan (stack) dengan prinsip LIFO (Last In First Out) tepat digunakan untuk mengelola fitur pembatalan perintah (Undo)!

Tuliskan jawaban uraian skenario pengetikan teks pada ruang teks bergaris, dan tuliskan hasil diskusi penalaran LIFO dalam 2-3 kalimat penjelasan terstruktur.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik atau menantang saat kamu mencoba menghitung ekspresi matematika menggunakan tumpukan (stack)?

2. Selain baki kantin dan tombol Undo, peristiwa atau benda apa lagi di sekitarmu yang cara kerjanya persis seperti tumpukan (LIFO)?

3. Seberapa yakin kamu dalam menentukan urutan data yang masuk dan keluar dari sebuah tumpukan? Bagian mana yang masih membutuhkan latihan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.