LKPDPertemuan 4Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Informatika Kelas 7: Memilah Informasi yang Bersifat Privat dan Publik dalam Interaksi Daring

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 7 dengan topik "Memilah Informasi yang Bersifat Privat dan Publik dalam Interaksi Daring".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 7: Memilah Informasi yang Bersifat Privat dan Publik dalam Interaksi Daring

Informatika - Kelas 7

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Memilah Informasi yang Bersifat Privat dan Publik dalam Interaksi Daring

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMemilah Informasi yang Bersifat Privat dan Publik dalam Interaksi Daring
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memilah informasi yang bersifat privat dan publik untuk melindungi data pribadi dalam interaksi daring

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan skenario dengan saksama sebelum menjawab.
  • Bekerjalah secara mandiri pada kegiatan awal dan berdiskusilah secara tertib bersama kelompok pada kegiatan kolaboratif.
  • Terapkan pemilahan secara cermat: pisahkan mana data yang aman dibagikan ke publik dan mana yang wajib dirahasiakan (privat) untuk melindungi data pribadimu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Pilah: Menandai Informasi Publik vs Privat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pena/alat tulis
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati daftar 10 butir data pribadi yang biasa ditemui dalam interaksi sehari-hari pada tabel yang disediakan.
  2. Pilah masing-masing data tersebut dengan memberi tanda centang (✓) pada kolom 'Publik' jika data tersebut umum dan aman diketahui banyak orang, atau 'Privat' jika data tersebut sensitif/dapat dipakai melacak identitas spesifik sehingga harus dilindungi.
  3. Tuliskan alasan pemilahan secara singkat pada kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Pilah 10 jenis data pribadi berikut ke dalam kategori Publik atau Privat beserta alasannya:

  1. Nama lengkap beserta gelar resmi,
  2. Kata sandi (password) akun surel,
  3. Nomor Induk Kependudukan (NIK) / Nomor Kartu Identitas Anak,
  4. Hobi dan genre musik kegemaran,
  5. Alamat rumah lengkap beserta nomor rumah,
  6. Nama sekolah tempat belajar,
  7. Nama gadis ibu kandung,
  8. Foto profil mengenakan seragam komunitas hobi,
  9. Kode verifikasi OTP (One-Time Password) SMS,
  10. Tokoh pahlawan atau idola favorit.
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: [No (1-10)] | [Jenis Data] | [Kategori: Publik / Privat] | [Alasan Pemilahan Singkat]

Kegiatan 2: Audit Profil Daring: Memilah Biodata Akun Media Sosial

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks profil studi kasus Rian
  • Lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang beranggotakan 3-4 murid.
  2. Cermati draf profil media sosial fiktif milik seorang murid bernama 'Rian' berikut: 'Halo! Namaku Rian Pratama (biasa dipanggil Rian). Aku lahir 14 Mei 2011 di Bandung. Rumahku di Jl. Melati No. 12 RT 03/RW 04. Ibuku bernama Siti Aminah. Aku sekolah di SMP Harapan Bangsa kelas 7B. Nomor telepon dan WhatsApp-ku 081234567890. Hobi utamaku bermain basket dan membaca komik. Surel pribadiku rian_keren@email.com dengan kata sandi basket2011.'
  3. Pilah butir-butir teks profil Rian tersebut ke dalam dua kelompok: data yang aman dicantumkan di profil publik dan data privat yang wajib dihapus demi melindungi keamanan data diri.
  4. Tuliskan draf teks profil publik baru untuk Rian yang sudah bersih dari unsur privat.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan draf profil Rian di atas, pilahlah seluruh data yang ada ke dalam tabel pemilahan (Data yang Boleh Ditampilkan di Publik vs Data Privat yang Wajib Dihapus).

Ruang tabel jawaban

2. Susun kembali teks profil publik Rian yang telah kamu pilah sehingga informatif namun tetap melindungi data pribadinya!

1. Tabel 2 kolom: [Data Publik yang Aman Ditampilkan] dan [Data Privat yang Wajib Dihapus]. 2. Kotak teks narasi singkat profil publik hasil revisi.

Kegiatan 3: Detektif Interaksi Daring: Memilah Respon dalam Pesan Digital

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks situasi kasus
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua situasi pesan daring (chat) yang masuk ke akun seorang murid berikut:
  2. Situasi A: 'Akun kuis daring mengirim pesan: Selamat! Kamu memenangkan voucer gim. Balas pesan ini dengan mengetikkan Nama Lengkap, Nomor HP, Nama Gadis Ibu Kandung, dan Nomor NIK untuk verifikasi hadiah.'
  3. Situasi B: 'Teman sekelompok tugas mengirim pesan di grup: Hai teman-teman, tolong kirimkan judul buku referensi yang kalian pakai, nama penulisnya, dan hobi kalian saat liburan untuk melengkapi biodata majalah dinding kelas ya.'
  4. Pilah informasi apa saja pada masing-masing situasi yang diminta pengirim: tandai mana yang bersifat privat dan mana yang bersifat publik.
  5. Tentukan tindakan pemilahan yang tepat: data mana yang boleh dibagikan dan data mana yang mutlak harus ditolak untuk dibagikan.

Pertanyaan:

1. Pada Situasi A, pilah data yang diminta pengirim ke dalam kategori privat/publik dan putuskan apakah data tersebut boleh dibagikan atau ditolak!

2. Pada Situasi B, pilah data yang diminta teman sekelompok ke dalam kategori privat/publik dan putuskan tindakan yang diambil!

Format uraian berstruktur: [Analisis Pemilahan Data: Privat vs Publik] dan [Keputusan: Bagikan atau Tolak/Lindungi].

REFLEKSI

1. Apakah selama ini kamu pernah tanpa sadar mengunggah informasi privat di media sosial atau percakapan daring? Informasi apa itu?

2. Mengapa kita perlu memilah dengan hati-hati antara informasi privat dan publik sebelum mengirim pesan atau mengisi profil di internet?

3. Langkah apa yang akan langsung kamu lakukan hari ini jika menemukan ada data privatmu yang masih terpasang secara terbuka di akun daringmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.