LKPDPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Informatika Kelas 7: Menerapkan Berpikir Komputasional untuk Menyelesaikan Problem Antrean dan Penjadwalan Aktivitas dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 7 dengan topik "Menerapkan Berpikir Komputasional untuk Menyelesaikan Problem Antrean dan Penjadwalan Aktivitas dalam Kehidupan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 7: Menerapkan Berpikir Komputasional untuk Menyelesaikan Problem Antrean dan Penjadwalan Aktivitas dalam Kehidupan Sehari-hari

Informatika - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menerapkan Berpikir Komputasional untuk Menyelesaikan Problem Antrean dan Penjadwalan Aktivitas dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenerapkan Berpikir Komputasional untuk Menyelesaikan Problem Antrean dan Penjadwalan Aktivitas dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan berpikir komputasional untuk problem dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap permasalahan dan skenario studi kasus dengan teliti bersama teman sekelompokmu.
  • Gunakan kemampuan berpikir komputasional untuk merancang urutan penyelesaian masalah secara efisien.
  • Tuliskan hasil kerja dan langkah penyelesaian pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menerapkan Prinsip Antrean Pertama Datang Pertama Dilayani (FIFO)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri dari 2-3 orang.
  2. Cermati skenario: Di kantin sekolah terdapat 4 murid yang memesan makanan pada waktu yang berurutan: Ani (datang pukul 09.30, waktu layan 4 menit), Budi (datang pukul 09.32, waktu layan 3 menit), Citra (datang pukul 09.33, waktu layan 5 menit), dan Doni (datang pukul 09.35, waktu layan 2 menit).
  3. Terapkan konsep antrean untuk menentukan urutan pelayanan serta hitung kapan setiap murid selesai dilayani jika kantin hanya memiliki 1 loket pelayanan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip antrean First-In First-Out (FIFO), tentukan urutan pelayanan murid dan isilah tabel jadwal pelayanan lengkap dengan waktu mulai, lama pelayanan, dan waktu selesai!

Ruang tabel jawaban

2. Tentukan berapa lama Doni harus menunggu sejak ia datang (09.35) hingga pelayanannya selesai (09.44)!

Tabel 5 kolom: Nama Murid | Waktu Datang | Waktu Mulai Dilayani | Durasi Layanan | Waktu Selesai. Di bawah tabel, sertakan baris kalimat hitungan waktu tunggu Doni.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Optimasi Penjadwalan Aktivitas Mandiri

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/Buku tulis
  • Pena
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario tugas rumah sore hari milik Rian (pukul 16.00 - 17.30 / 90 menit tersedia): 1) Merebus air di panci besar (butuh kompor menyala 30 menit, tidak perlu ditunggui terus-menerus), 2) Mengerjakan PR Matematika (40 menit, butuh konsentrasi meja belajar), 3) Menyiram tanaman di halaman (20 menit, membutuhkan fisik di luar rumah), 4) Menata buku pelajaran untuk esok hari (15 menit, butuh meja belajar).
  2. Terapkan berpikir komputasional dengan menyusun jadwal kerja paralel/sekuensial agar seluruh kegiatan selesai dalam batas waktu seoptimal mungkin tanpa ada konflik sumber daya.

Pertanyaan:

1. Susunlah rancangan penjadwalan aktivitas Rian ke dalam tabel linimasa waktu yang menunjukkan aktivitas yang berjalan mandiri dan aktivitas yang dapat dilakukan bersamaan (paralel)!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan alasan penerapan urutan kegiatan yang kalian buat agar tidak terjadi pemborosan waktu maupun bentrok kegiatan!

Tabel linimasa 3 kolom: Rentang Waktu | Nama Aktivitas | Keterangan Sumber Daya/Status Paralel. Kolom uraian penjelasan alasan di bawah tabel.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Penerapan Solusi Penjadwalan pada Kasus Rumah Tangga

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tugas
  • Pensil/spidol warna
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selesaikan masalah optimasi penjadwalan pada kegiatan mencuci dan mengeringkan pakaian keluarga:
  2. Tersedia 1 mesin cuci (proses cuci 45 menit per muatan) dan 1 tali jemuran berkapasitas 1 muatan (proses jemur kering butuh 60 menit terkena panas). Terdapat 2 muatan pakaian: Muatan A (seragam sekolah) dan Muatan B (pakaian santai).
  3. Tentukan urutan langkah pemanfaatan mesin dan jemuran agar kedua muatan pakaian dapat selesai dicuci dan dijemur dalam waktu secepat mungkin.

Pertanyaan:

1. Gambarkan bagan alur waktu (diagram/tabel blok) yang menunjukkan kapan Muatan A dan Muatan B berada di mesin cuci serta kapan berada di tali jemuran!

Ruang gambar

2. Berapa total waktu minimal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pencucian dan penjemuran kedua muatan pakaian tersebut secara tuntas?

Area gambar diagram balok waktu / tabel penjadwalan horizontal 2 baris (Mesin Cuci dan Tali Jemuran) sepanjang skala menit 0 sampai 180, diikuti baris isian total waktu.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu mengenali pekerjaan sehari-hari yang dapat dikerjakan secara bersamaan (paralel) versus yang harus dikerjakan mengantre?

2. Apa manfaat menerapkan cara berpikir komputasional saat kamu mengatur jadwal kegiatan belajarmu di rumah?

3. Langkah perbaikan apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari rencanamu bentrok atau tidak selesai tepat waktu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.