LKPD Informatika Kelas 11: Melakukan Troubleshooting Gangguan Komunikasi Data Antar Titik Menggunakan Perangkat Lunak Utilitas
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 11 dengan topik "Melakukan Troubleshooting Gangguan Komunikasi Data Antar Titik Menggunakan Perangkat Lunak Utilitas".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Informatika Kelas 11: Melakukan Troubleshooting Gangguan Komunikasi Data Antar Titik Menggunakan Perangkat Lunak Utilitas
Informatika - Kelas 11
Bab 5 Pertemuan 12
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Informatika — Kelas 11 (Fase F) Topik: Melakukan Troubleshooting Gangguan Komunikasi Data Antar Titik Menggunakan Perangkat Lunak Utilitas INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aktivitas 1: Investigasi Awal Gangguan Titik Jaringan Menggunakan Utilitas Perangkat LunakEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan hasil uji utilitas ping dari Komputer A ke alamat 192.168.1.50 yang menghasilkan respon 'Destination Host Unreachable', lakukan penelusuran status konfigurasi Komputer A dan simpulkan penyebab teknis kegagalan transmisi paket data tersebut. 2. Lengkapi tabel analisis diagnostik berikut untuk membedakan indikasi masalah komunikasi data berdasarkan keluaran pesan utilitas ping:
Ruang tabel jawaban Format jawaban pertanyaan 1 ditulis berupa uraian terstruktur (minimal memuat identifikasi pesan error dan kesimpulan teknis). Format pertanyaan 2 diisi dalam tabel 3 kolom: Kolom 1 (Pesan Error Utilitas), Kolom 2 (Interpretasi Status Komunikasi), Kolom 3 (Titik Indikasi Gangguan). Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menelusuri Titik Putus Komunikasi Multi-Hop Menggunakan TracerouteEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan log traceroute di atas, tentukan pada titik penghubung mana gangguan komunikasi data terjadi dan jelaskan dasar penarikan kesimpulan tersebut! 2. Lakukan perancangan urutan langkah troubleshooting teknis yang harus dijalankan teknisi jaringan untuk menguji dan memulihkan komunikasi data dari Router 2 menuju Router 3! Tuliskan hasil troubleshooting dalam bentuk laporan ringkas: (a) Titik Lokasi Gangguan, (b) Bukti Log Hop, dan (c) Daftar 4 Langkah Perbaikan Sistematis. Kegiatan 3: Aktivitas 3: Studi Kasus Troubleshooting Terputusnya Jalur Komunikasi Data Antar-NodeEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jika Rumah C terhubung ke Rumah B (aktif) dan Rumah D (mati), sedangkan Rumah D terhubung ke Rumah C (mati), Rumah E (aktif), dan Rumah F (aktif); tentukan jalur kabel/link komunikasi mana saja yang wajib diperbaiki terlebih dahulu agar Rumah C dan Rumah D langsung terhubung kembali ke internet pada hari ini! 2. Berdasarkan batasan waktu perbaikan hari ini, berapa jalur koneksi redundan antar-rumah yang dapat ditunda perbaikannya tanpa mengorbankan akses internet Rumah C dan Rumah D? Berikan justifikasi teknis efisiensi jalur tersebut! Format jawaban: Gambarkan skema ringkas aliran pemulihan koneksi internet antar-node, sebutkan jalur yang segera diperbaiki, dan cantumkan jalur yang ditunda beserta alasannya. REFLEKSI1. Bagaimana perintah utilitas seperti ping dan traceroute membantu mempermudah proses troubleshooting masalah jaringan dibandingkan memeriksa fisik kabel satu per satu? 2. Strategi berpikir komputasional apa yang paling membantumu dalam mengisolasi titik penyebab masalah jaringan pada skenario yang rumit? 3. Apa tantangan terbesar yang kamu dan rekan kelompokmu hadapi saat menentukan jalur perbaikan koneksi data, dan bagaimana kalian mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.