LKPD Informatika Kelas 11: Menganalisis Alternatif Solusi Persoalan Relasi Rekurensi dengan Strategi Algoritmik Rekursi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Alternatif Solusi Persoalan Relasi Rekurensi dengan Strategi Algoritmik Rekursi".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Informatika Kelas 11: Menganalisis Alternatif Solusi Persoalan Relasi Rekurensi dengan Strategi Algoritmik Rekursi
Informatika - Kelas 11
Bab 3 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Informatika — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis Alternatif Solusi Persoalan Relasi Rekurensi dengan Strategi Algoritmik Rekursi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Dekomposisi Kasus Menara Tangga (Climbing Stairs)Estimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan seluruh kemungkinan kombinasi langkah untuk mencapai anak tangga ke-1, ke-2, ke-3, dan ke-4! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan pengamatan kombinasi langkah di atas, analisislah dekomposisi rekursif persoalan: bagaimana nilai cara melangkah ke anak tangga N dinyatakan berdasarkan nilai cara melangkah ke anak-anak tangga sebelumnya? Tentukan base case (basis) dan recurrence relation (relasi rekursifnya)! Tabel 2 kolom (Nilai N | Daftar Urutan Kombinasi Langkah & Jumlah Total Cara) dilanjutkan uraian penjelasan pemecahan dekomposisi rekursif beserta perumusan matematis basis dan relasi rekursinya. Kegiatan 2: Analisis Alternatif Solusi Rekursi: Top-Down vs Bottom-Up StateEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah Alternatif Solusi A (Top-Down): Jika fungsi didefinisikan hitungCaraSisa(sisaTangga), bagaimana perumusan kondisi basis (saat sisaTangga == 0 dan sisaTangga < 0) serta pemanggilan rekursifnya? 2. Analisislah Alternatif Solusi B (Forward State Accumulation): Jika fungsi didefinisikan hitungCaraMaju(posisiSaatIni, targetN), bagaimana perumusan basis terminasi dan pemanggilan rekursifnya? 3. Lakukan perbandingan analitis antara Alternatif Solusi A dan Alternatif Solusi B dalam tabel komparasi meliputi: parameter masukan, mekanisme pengurangan/penambahan masalah, dan kesamaan hasil akhirnya! Ruang tabel jawaban Format isian uraian untuk penurunan relasi Alternatif A dan B, diikuti tabel komparasi 4 kolom: Aspek Analisis | Alternatif A (Top-Down) | Alternatif B (Forward State) | Kesimpulan Kesetaraan. Kegiatan 3: Analisis Solusi Alternatif pada Persoalan dengan Aturan KhususEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah Alternatif 1: Bagaimana struktur relasi rekursi jika anak tangga rusak (misal tangga k = 3) dimasukkan sebagai kondisi basis pencegah? 2. Analisislah Alternatif 2: Bagaimana struktur relasi rekursi jika pemanggilan fungsi rekursif dicegah sebelum cabang dipanggil (filtering cabang)? 3. Dari hasil pohon penelusuran untuk N = 4 (tangga 3 rusak), berapakah total alternatif cara yang valid dan urutan langkah apa saja yang sah? Diagram/pohon pemanggilan rekursi sederhana N=4, lembar analisis perbandingan Alternatif 1 & 2, serta kotak isian jalur valid dan total cara. REFLEKSI1. Bagaimana pemahaman konsep dekomposisi rekursi membantumu melihat bahwa satu masalah komputasi ternyata dapat dimodelkan dengan lebih dari satu alternatif rancangan relasi rekurensi? 2. Ketika menghadapi persoalan rekursif yang memiliki kendala atau pembatasan (seperti kondisi anak tangga rusak), alternatif penanganan mana yang menurutmu paling intuitif dan mengapa? 3. Langkah strategi belajar apa yang akan kamu gunakan ke depan saat menganalisis relasi matematis rekursif yang lebih rumit? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.