LKPDPertemuan 1Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Informatika Kelas 11: Menjelaskan Tahapan Analisis Kebutuhan dan Perancangan pada Alur Proses Pengembangan Program

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Tahapan Analisis Kebutuhan dan Perancangan pada Alur Proses Pengembangan Program".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 11: Menjelaskan Tahapan Analisis Kebutuhan dan Perancangan pada Alur Proses Pengembangan Program

Informatika - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menjelaskan Tahapan Analisis Kebutuhan dan Perancangan pada Alur Proses Pengembangan Program

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenjelaskan Tahapan Analisis Kebutuhan dan Perancangan pada Alur Proses Pengembangan Program
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan alur proses pengembangan program atau produk teknologi digital

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap pengantar konteks dan petunjuk kerja secara saksama bersama rekan belajarmu.
  • Gunakan kemampuan bernalar kritis untuk menjelaskan alur proses pengembangan program secara logis dan runtut.
  • Tuliskan penjelasan dan hasil analisismu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.
  • Diskusikan hasil pekerjaan dalam kelompok sebelum dipaparkan dan dievaluasi bersama guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menjelaskan Urutan dan Logika Alur Pengembangan Program

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Informatika Kelas 11 Bab 3
  • Alat tulis atau lembar kertas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati bagan siklus alur proses pengembangan program (Analisis Kebutuhan -> Perancangan/Desain -> Pengkodean/Implementasi -> Pengujian/Testing -> Pemeliharaan).
  2. Jelaskan fungsi serta tujuan dari masing-masing tahapan dalam alur tersebut.
  3. Jelaskan keterkaitan logis antartahapan, khususnya mengapa tahapan analisis kebutuhan dan perancangan harus mendahului penulisan kode program (coding).

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan alur proses pengembangan program dan sebutkan secara berurutan tahapan-tahapan utamanya!

2. Jelaskan mengapa tahapan 'Analisis Kebutuhan' dan 'Perancangan (Desain)' wajib dilakukan sebelum pengembang mulai menulis baris kode program (coding)? Apa risiko yang terjadi jika kedua tahapan ini dilewati?

Tuliskan penjelasan nomor 1 dan nomor 2 dalam bentuk paragraf terstruktur (masing-masing 1-2 paragraf) pada lembar kerja yang disediakan.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menjelaskan Rincian Analisis Kebutuhan dan Perancangan pada Kasus Aplikasi

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Panduan Siswa Informatika Kelas 11
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah skenario kasus: Sebuah tim pengembang ingin membuat aplikasi 'Suara Tokoh Bangsa' yang dapat memperdengarkan audio pidato sejarah pahlawan nasional ketika pengguna menyentuh foto tokoh bersangkutan.
  2. Berdasarkan skenario tersebut, jelaskan rincian tahapan analisis kebutuhan (kebutuhan pengguna, input, proses, output, dan sumber daya data).
  3. Jelaskan pula bagaimana tahapan perancangan (desain alur interaksi dan logika program) diterjemahkan sebelum masuk ke tahap pengkodean.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario aplikasi 'Suara Tokoh Bangsa', jelaskan rincian analisis kebutuhan aplikasi tersebut dengan mengisi komponen: Sasaran Pengguna, Input, Proses, Output, dan Kebutuhan Resource (Data)!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan tahapan perancangan (desain logika alur interaksi) dari sisi sistem ketika pengguna memilih salah satu pahlawan hingga suara berhasil keluar!

Isi pada tabel 5 baris untuk pertanyaan 1 (Kolom: Komponen Kebutuhan, Penjelasan Rincian) dan uraikan alur logika langkah demi langkah dalam bentuk poin-poin bernomor untuk pertanyaan 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Diskusi dan Penjelasan Perbandingan Praktik Pengembangan Program

Estimasi: 50 menit (termasuk presentasi singkat, refleksi, dan penutup)

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / lembar diskusi kelompok
  • Spidol / alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja beranggotakan 3-4 murid.
  2. Diskusikan dua pendekatan pembuatan produk digital: Pendekatan A (langsung melakukan coding tanpa dokumentasi perancangan) dan Pendekatan B (mengikuti alur sistematis: analisis kebutuhan, perancangan, koding, hingga pengujian).
  3. Jelaskan kelebihan, keterbatasan, dan dampak akhir dari kedua pendekatan tersebut pada kualitas produk teknologi digital.
  4. Lakukan refleksi mandiri di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil diskusi kelompok, jelaskan perbandingan antara pengembang yang mengabaikan tahap perancangan (langsung coding) dengan pengembang yang tertib mengikuti alur proses pengembangan program!

Tuliskan hasil simpulan diskusi kelompok dalam bentuk format komparasi dua kolom (Pendekatan Langsung Coding vs Pendekatan Berbasis Alur Lengkap) disertai penjelasan argumentatif.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari materi ini, mengapa pemahaman mengenai alur proses pengembangan program sangat penting bagi seorang pengembang produk digital?

2. Tahapan mana antara analisis kebutuhan dan perancangan yang menurutmu paling menantang untuk dirumuskan? Jelaskan alasannya!

3. Bagaimana caramu menerapkan pola pikir berurutan dan terencana ini ketika menyelesaikan masalah kompleks di kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.