LKPDPertemuan 7Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Informatika Kelas 11: Menganalisis Data Terstruktur untuk Pengambilan Keputusan Secara Efektif dan Efisien

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Data Terstruktur untuk Pengambilan Keputusan Secara Efektif dan Efisien".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 11: Menganalisis Data Terstruktur untuk Pengambilan Keputusan Secara Efektif dan Efisien

Informatika - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Data Terstruktur untuk Pengambilan Keputusan Secara Efektif dan Efisien

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Data Terstruktur untuk Pengambilan Keputusan Secara Efektif dan Efisien
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis hasil olahan data untuk pengambilan keputusan secara efektif, efisien, dan optimal

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap skenario kasus dan tabel ringkasan hasil olahan data dengan teliti.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau bersama kelompok sesuai instruksi pada tiap aktivitas.
  • Gunakan kemampuan analisis data untuk menilai alternatif keputusan berdasarkan kriteria efektivitas (ketercapaian target), efisiensi (penghematan sumber daya/biaya/waktu), dan optimalitas (keseimbangan terbaik antara dampak dan pengorbanan).
  • Tuliskan hasil analisis dan justifikasi keputusanmu langsung pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Komparasi Hasil Olahan Data Vendor Komputasi Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel hasil olahan data performa dan biaya 3 penyedia layanan komputasi awan (cloud server) untuk laboratorium komputer sekolah berikut.
  2. Kebutuhan sekolah: Menjalankan ujian daring bersamaan untuk 600 siswa dengan anggaran sewa maksimal Rp 2.500.000 per bulan, uptime minimal 99%, dan waktu penanganan kendala (response time) tercepat.
  3. Tabel Data Olahan Vendor: - Vendor Alpha: Kapasitas Beban Puncak 500 siswa, Rata-rata Uptime 99.5%, Waktu Tanggap 15 menit, Biaya Sewa Rp 1.800.000/bulan. - Vendor Beta: Kapasitas Beban Puncak 750 siswa, Rata-rata Uptime 99.8%, Waktu Tanggap 10 menit, Biaya Sewa Rp 2.300.000/bulan. - Vendor Gamma: Kapasitas Beban Puncak 1000 siswa, Rata-rata Uptime 99.9%, Waktu Tanggap 5 menit, Biaya Sewa Rp 3.200.000/bulan.
  4. Analisis data setiap vendor berdasarkan kriteria efektivitas (memenuhi syarat teknis) dan efisiensi (memenuhi batasan anggaran).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan tabel olahan data tersebut, tentukan vendor mana yang TIDAK efektif memenuhi kebutuhan beban puncak siswa dan vendor mana yang TIDAK efisien karena melampaui pagu anggaran!

2. Lakukan analisis terhadap Vendor Beta: jelaskan mengapa memilih Vendor Beta merupakan keputusan yang efektif, efisien, dan paling optimal bagi sekolah!

Format isian pada lembar kerja:
1. Vendor Tidak Efektif: [tulis nama vendor dan alasannya] | Vendor Tidak Efisien: [tulis nama vendor dan alasannya]
2. Uraian Analisis Optimalitas Vendor Beta (minimal 3 argumen: tinjauan efektivitas teknis, tinjauan efisiensi biaya, dan simpulan titik optimal).

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Matriks Data Terstruktur untuk Pengambilan Keputusan Program Digitalisasi OSIS

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Kertas plano/lembar kerja siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 murid.
  2. Cermati tabel matriks hasil olahan data survei dan kalkulasi 3 alternatif platform sistem pemilihan ketua OSIS berikut: - Opsi A (Formulir Online Gratis): Biaya Implementasi Rp 0, Tingkat Integritas Data (Keamanan Duplikasi Suara) 60%, Waktu Penghitungan Suara Cepat (15 menit), Persentase Kemudahan Penggunaan oleh Murid 92%. - Opsi B (Aplikasi E-Voting Khusus Terintegrasi NISN): Biaya Implementasi Rp 750.000, Tingkat Integritas Data 98%, Waktu Penghitungan Suara Sangat Cepat (1 menit secara otomatis), Persentase Kemudahan Penggunaan oleh Murid 90%. - Opsi C (Mesin Kios Kertas Sentuh Mandiri Sewaan): Biaya Implementasi Rp 2.500.000, Tingkat Integritas Data 99%, Waktu Penghitungan Suara Cepat (20 menit), Persentase Kemudahan Penggunaan oleh Murid 75%. Catatan: OSIS memiliki dana kas dialokasikan maksimal Rp 1.000.000 dan menargetkan keabsahan suara tanpa manipulasi ganda minimal 95%.
  3. Diskusikan dan analisis opsi mana yang harus dipilih dengan mempertimbangkan trade-off (untung-rugi) data di atas.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis perbandingan keputusan untuk mengevaluasi status kelayakan (Memenuhi / Tidak Memenuhi) tiap opsi terhadap parameter: Anggaran (<= Rp 1.000.000) dan Integritas Suara (>= 95%)!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil analisis tabel di atas, rumuskan keputusan final kelompokmu secara kritis! Mengapa opsi yang kamu pilih merupakan keputusan paling efektif dan efisien dibandingkan alternatif lainnya?

Format jawaban:
1. Tabel 4 kolom: [Nama Opsi] | [Kelayakan Anggaran (Memenuhi/Tidak)] | [Kelayakan Integritas (Memenuhi/Tidak)] | [Status Kelayakan Alternatif].
2. Paragraf kesepakatan kelompok memuat keputusan akhir dan 3 poin justifikasi rasional (efektivitas integritas, efisiensi anggaran, dan analisis komparasi terhadap opsi lain).

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menganalisis Trade-off dan Menetapkan Rekomendasi Keputusan Optimal

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan secara mandiri.
  2. Pelajari data olahan hasil survei preferensi belajar daring mandiri 120 siswa kelas 11 berikut: - Metode 1 (Video Animasi Interaktif): Rata-rata Skor Pemahaman Siswa 88/100, Rata-rata Kuota Terpakai 1.2 GB/minggu, Tingkat Ketuntasan Tugas Tepat Waktu 85%. - Metode 2 (Modul Interaktif Web Berbasis Teks & Gambar Ringan): Rata-rata Skor Pemahaman Siswa 84/100, Rata-rata Kuota Terpakai 0.2 GB/minggu, Tingkat Ketuntasan Tugas Tepat Waktu 92%. - Kasus: Sekolah ingin menetapkan metode daring dengan mempertimbangkan bahwa 40% siswa mengeluhkan keterbatasan kuota internet, namun sekolah tetap menginginkan ketuntasan tugas di atas 80% dan pemahaman materi di atas 80.
  3. Analisis data trade-off di atas dan tuliskan simpulan rekomendasi keputusanmu beserta rencana refleksi pembelajaran hari ini.

Pertanyaan:

1. Bandingkan rasio efisiensi penggunaan kuota dan efektivitas hasil belajar antara Metode 1 dan Metode 2 berdasarkan data olahan tersebut!

2. Putuskan metode mana yang paling optimal untuk direkomendasikan kepada pihak sekolah, dan berikan justifikasi pengambilan keputusanmu berbasis data!

Format ruang jawaban:
1. Paragraf perbandingan efisiensi kuota vs efektivitas capaian belajar.
2. Formulasi rekomendasi keputusan final disertai 2-3 bukti angka dari data olahan.
3. Kolom isian refleksi diri di bagian akhir halaman.

REFLEKSI

1. Bagaimana ketersediaan data olahan yang terstruktur membantumu menghindari keputusan yang bersifat emosional atau sekadar tebakan subjektif?

2. Apa tantangan terbesarmu saat harus menyeimbangkan antara kriteria 'efektivitas' (hasil capaian maksimal) dan 'efisiensi' (keterbatasan sumber daya) ketika menganalisis data?

3. Dalam kehidupan sehari-hari (misalnya mengelola uang saku atau memilih rute perjalanan ke sekolah), bagaimana cara kamu mengaplikasikan analisis data sederhana untuk mengambil keputusan yang optimal?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.