LKPDPertemuan 6Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Informatika Kelas 10: Menerapkan Konfigurasi Privasi pada Akun Platform Digital

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 10 dengan topik "Menerapkan Konfigurasi Privasi pada Akun Platform Digital".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Menerapkan Konfigurasi Privasi pada Akun Platform Digital

Informatika - Kelas 10

Bab 4 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menerapkan Konfigurasi Privasi pada Akun Platform Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenerapkan Konfigurasi Privasi pada Akun Platform Digital
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan konfigurasi privasi dan keamanan pada akun platform digital sesuai kebutuhan perlindungan data

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan seksama sebelum melakukan konfigurasi.
  • Gunakan perangkat peranti digital (laptop/komputer/smartphone) secara bertanggung jawab untuk memeriksa pengaturan akun.
  • Pastikan tidak membagikan informasi rahasia seperti kata sandi atau kode OTP kepada pihak lain saat beraktivitas.
  • Tanyakan kepada guru jika menemukan kendala teknis saat membuka menu setelan privasi dan keamanan pada akun platform digital.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Audit dan Pemetaan Konfigurasi Privasi Akun Digital

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Perangkat digital (smartphone/laptop/komputer)
  • Akses internet
  • Akun platform digital pribadi murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu akun platform digital utama yang kamu miliki (misalnya Google, media sosial, atau akun sekolah).
  2. Buka menu setelan (Settings) lalu navigasikan ke bagian 'Privasi dan Keamanan' (Privacy and Security).
  3. Periksa 5 aspek konfigurasi privasi: visibilitas profil/informasi publik, riwayat penelusuran/aktivitas, izin lokasi, izin akses aplikasi pihak ketiga, dan filter pesan/interaksi.
  4. Catat status konfigurasi saat ini dan tentukan konfigurasi yang seharusnya diterapkan sesuai kebutuhan perlindungan datamu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel audit konfigurasi privasi berikut berdasarkan hasil pengecekan langsung pada menu setelan akun platform digitalmu:

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: [1] Aspek Privasi Akun, [2] Status Konfigurasi Saat Ini, [3] Konfigurasi Baru yang Diterapkan, [4] Kebutuhan Perlindungan Data (Alasan Keamanan). Aspek yang diisi wajib mencakup: (a) Visibilitas Profil, (b) Riwayat Aktivitas, (c) Izin Lokasi, (d) Akses Aplikasi Pihak Ketiga, dan (e) Filter Interaksi/Pesan.

Kegiatan 2: Praktik Penerapan Konfigurasi Keamanan Tambahan Akun

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Perangkat digital (smartphone/laptop/komputer)
  • Akses internet
  • Akun platform digital aktif

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka menu setelan 'Keamanan' (Security) pada akun platform digital yang sama.
  2. Lakukan konfigurasi teknis untuk 3 fitur keamanan berikut: (1) Autentikasi Dua Langkah / Two-Factor Authentication (2FA), (2) Tinjauan Sesi Login Aktif / Keluar dari Perangkat Asing, dan (3) Pembaruan/Pengecekan Pemulihan Akun (email/nomor telepon pemulihan).
  3. Terapkan pengaturan tersebut secara langsung pada perangkatmu.
  4. Tuliskan langkah konkret yang kamu klik dan status verifikasi keberhasilan penerapannya.

Pertanyaan:

1. Tuliskan langkah operasional yang kamu lakukan saat mengonfigurasi Autentikasi Dua Langkah (2FA) dan sebutkan metode 2FA apa yang berhasil kamu aktifkan pada akunmu!

2. Lakukan pengecekan pada daftar 'Perangkat Anda / Sesi Login Aktif'. Tuliskan tindakan konfigurasi yang kamu terapkan jika ditemukan perangkat asing atau perangkat lama yang tidak dikenali!

Format uraian berpoin: menyebutkan menu/tombol yang diklik secara berurutan, metode keamanan yang dipilih, serta bukti status aktif setelah dikonfigurasi.

Kegiatan 3: Penerapan Konfigurasi Privasi dan Keamanan Berbasis Studi Kasus Kebutuhan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari skenario studi kasus kebutuhan perlindungan data berikut:
  2. Skenario: 'Rian sering menggunakan laptop sekolah untuk mengerjakan tugas dan sesekali membuka platform media sosial serta email belajarnya. Kemarin, ia menerima notifikasi login dari peramban yang tidak ia kenal, dan foto profil serta riwayat pencariannya dapat dilihat oleh siapa saja di internet termasuk orang tak dikenal yang mulai mengirimkan tautan aneh melalui pesan langsung.'
  3. Terapkan solusi konfigurasi privasi dan keamanan yang tepat untuk Rian agar datanya terlindungi.
  4. Diskusikan dalam kelompok berpasangan (teman sebangku) rancangan konfigurasi yang harus diterapkan, lalu tuliskan langkah konfigurasinya secara spesifik.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario Rian, buatlah daftar langkah konfigurasi privasi dan keamanan yang harus diterapkan secara bertahap untuk menyelesaikan masalah kebocoran data dan ancaman akun tersebut!

Format daftar bernomor: tuliskan 4 tindakan konfigurasi terperinci mencakup menu setelan yang dibuka, opsi yang diubah, dan tujuan perlindungan data yang dicapai.

REFLEKSI

1. Setelah memeriksa dan menerapkan konfigurasi privasi dan keamanan pada akunmu hari ini, fitur apa yang sebelumnya belum aktif dan paling berisiko membahayakan datamu jika diabaikan?

2. Bagaimana kamu akan membiasakan diri untuk memeriksa konfigurasi keamanan perangkat/akun secara berkala ketika menggunakan fasilitas internet bersama (seperti di sekolah atau ruang publik)?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.