LKPDPertemuan 9Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Informatika Kelas 10: Menganalisis Penerapan Digitalisasi Budaya Indonesia melalui Berbagai Media Teknologi Digital

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 10 dengan topik "Menganalisis Penerapan Digitalisasi Budaya Indonesia melalui Berbagai Media Teknologi Digital".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Menganalisis Penerapan Digitalisasi Budaya Indonesia melalui Berbagai Media Teknologi Digital

Informatika - Kelas 10

Bab 3 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menganalisis Penerapan Digitalisasi Budaya Indonesia melalui Berbagai Media Teknologi Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenganalisis Penerapan Digitalisasi Budaya Indonesia melalui Berbagai Media Teknologi Digital
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis penerapan digitalisasi budaya Indonesia melalui media teknologi digital

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap pengantar studi kasus dengan teliti dan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk masing-masing kegiatan.
  • Fokuskan analisis kalian pada penerapan media teknologi digital dalam melestarikan, mendokumentasikan, dan mempromosikan budaya Indonesia.
  • Tuliskan hasil analisismu pada format ruang jawaban yang telah disediakan secara jelas dan terstruktur.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi dan Pemetaan Bentuk Digitalisasi Budaya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis
  • Gawai/komputer (opsional jika ingin melihat contoh visual)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 contoh penerapan media teknologi digital pada budaya Indonesia: (A) Tur Virtual 360 Candi Borobudur di platform web, (B) Aplikasi Ponsel Kamus & Aksara Daerah Interaktif, dan (C) Pengarsipan Audio Visual Digital Tarian Tradisional di Repositori Cloud/YouTube.
  2. Analisis komponen teknologi yang digunakan, unsur budaya yang didigitalkan, serta fungsi penerapan teknologi tersebut pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis pemetaan untuk ketiga contoh penerapan digitalisasi budaya tersebut ke dalam tabel yang mencakup: Jenis Media Digital, Unsur Budaya yang Didigitalkan, dan Fungsi Penerapan Teknologi Digitalnya.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris x 4 kolom dengan tajuk: [Kasus Penerapan Digitalisasi] | [Jenis Media Teknologi Digital] | [Unsur Budaya Indonesia] | [Fungsi Penerapan Digitalisasi].

Kegiatan 2: Analisis Perbandingan Efektivitas Media Digital Budaya

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan dua pendekatan media digital dalam mengenalkan motif batik nusantara: Pendekatan 1 (E-katalog PDF statis berisi foto motif dan keterangan tertulis) versus Pendekatan 2 (Filter Augmented Reality/AR di media sosial yang memproyeksikan kain batik 3D beserta info audio filosofi motif saat disorot kamera).
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap aspek jangkauan audiens, tingkat interaktivitas pengguna, dan kedalaman informasi pelestarian budaya yang disampaikan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kedua pendekatan tersebut, analisislah kelebihan dan keterbatasan masing-masing media dalam menyampaikan nilai budaya batik nusantara.

2. Analisislah media teknologi digital mana yang paling efektif jika target utamanya adalah generasi muda (Gen Z) perkotaan yang minim pengetahuan tentang filosofi batik, beserta alasan analitisnya.

Kolom uraian terstruktur: Nomor 1 dibagi 2 sub-bagian (Analisis E-Katalog PDF dan Analisis Filter AR), Nomor 2 berupa paragraf analisis argumentatif minimal 4-6 kalimat.

Kegiatan 3: Analisis Peluang dan Tantangan Digitalisasi Warisan Budaya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus singkat: Sebuah komunitas seniman wayang kulit mengunggah rekaman pementasan dan digitalisasi karakter wayang ke dalam aset grafis digital di internet. Digitalisasi ini membuat wayang dikenal di mancanegara, namun muncul kekhawatiran distorsi makna pakem pewayangan serta klaim kepemilikan tanpa izin.
  2. Analisislah dampak penerapan teknologi digital tersebut dari segi peluang pelestarian dan potensi risiko terhadap keaslian budaya, lalu rumuskan strategi pemanfaatannya.
  3. Selesaikan kegiatan analisis ini, kemudian lanjutkan dengan mengisi refleksi individu dan penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Analisislah 2 dampak positif (peluang) dan 2 risiko (tantangan) dari penerapan teknologi digital terhadap warisan budaya wayang kulit pada kasus di atas.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis peluang dan risiko tersebut, rumuskan analisis solusi: bagaimana teknologi digital dapat diterapkan secara tepat agar budaya Indonesia tetap lestari tanpa kehilangan nilai autentiknya?

Tabel 2 kolom (Peluang vs Risiko) untuk pertanyaan 1, dan kotak uraian solusi analitis (minimal 1 paragraf padat) untuk pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis berbagai penerapan digitalisasi budaya Indonesia hari ini, media teknologi digital apa yang menurutmu paling berdampak nyata bagi pelestarian budaya di sekitarmu, dan mengapa?

2. Bagian mana dari proses menganalisis penerapan teknologi digital (pemetaan fungsi, perbandingan efektivitas media, atau analisis peluang & risiko) yang paling menantang bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.