LKPDPertemuan 7Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Informatika Kelas 10: Digitalisasi Budaya Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Digitalisasi Budaya Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Digitalisasi Budaya Indonesia

Informatika - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Digitalisasi Budaya Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikDigitalisasi Budaya Indonesia
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep dan contoh nyata penerapan digitalisasi budaya Indonesia dalam berbagai bidang seperti seni, bahasa, dan warisan budaya.
  2. Murid dapat merancang gagasan sederhana tentang cara memanfaatkan teknologi digital untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara individu dan kelompok sesuai petunjuk masing-masing kegiatan.
  • Siapkan perangkat digital (laptop/HP) dengan akses internet untuk eksplorasi.
  • Tuliskan jawaban dengan jelas dan lengkap pada ruang jawaban yang tersedia.
  • Diskusikan ide-idemu dengan teman kelompok secara terbuka dan saling menghargai pendapat.
  • Jika menemukan istilah baru, catat dan cari maknanya sebagai bagian dari proses belajarmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jelajah Digital: Mengenal Wajah Baru Budaya Indonesia

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Laptop atau smartphone dengan akses internet
  • Buku catatan atau kertas tambahan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka mesin pencari dan kunjungi salah satu platform digitalisasi budaya berikut: Google Arts & Culture (koleksi Indonesia), portal budaya.kemdikbud.go.id, atau kanal YouTube resmi museum nasional.
  2. Pilih DUA contoh digitalisasi budaya Indonesia dari bidang yang berbeda (misalnya seni pertunjukan, bahasa daerah, atau warisan budaya tak benda).
  3. Amati bentuk digitalisasinya: apakah berupa video, arsip digital, aplikasi interaktif, museum virtual, atau bentuk lainnya.
  4. Isi tabel pengamatan pada ruang jawaban di bawah ini berdasarkan hasil eksplorasimu.
  5. Waktu eksplorasi maksimal 15 menit, dilanjutkan mengisi tabel dan menjawab pertanyaan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil eksplorasimu di platform digital:

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatanmu, apa yang dimaksud dengan digitalisasi budaya? Jelaskan dengan bahasamu sendiri dan berikan satu alasan mengapa hal ini penting bagi Indonesia.

3. Menurut pendapatmu, apa perbedaan utama antara melestarikan budaya secara konvensional (misalnya pameran fisik di museum) dengan melestarikan budaya secara digital? Sebutkan minimal satu kelebihan dan satu keterbatasan digitalisasi.

Tabel 4 kolom: Nama Budaya | Bidang (seni/bahasa/warisan budaya) | Bentuk Digital | Manfaat Digitalisasi. Sediakan minimal 2 baris. Di bawah tabel, sediakan ruang uraian 5-8 baris untuk pertanyaan 2 dan 3.

Kegiatan 2: Studi Kasus: Kisah Sukses dan Tantangan Digitalisasi Budaya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Artikel atau studi kasus dari guru (cetak/digital)
  • Kertas plano atau papan tulis kecil untuk presentasi kelompok
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Baca studi kasus singkat berikut yang disediakan guru (atau cari satu berita/artikel tentang proyek digitalisasi budaya Indonesia, misalnya: digitalisasi naskah kuno Perpustakaan Nasional, aplikasi kamus bahasa daerah, atau virtual tour Candi Borobudur).
  3. Diskusikan dalam kelompok pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  4. Tunjuk satu juru bicara untuk mempresentasikan hasil diskusi selama 2 menit di depan kelas.
  5. Catat poin-poin penting dari kelompok lain yang mempresentasikan kasus berbeda.

Pertanyaan:

1. Identifikasi proyek digitalisasi budaya yang kalian pelajari. Jelaskan: (a) budaya apa yang didigitalisasi, (b) teknologi apa yang digunakan, dan (c) siapa yang menjadi target pengguna.

2. Apa tantangan yang dihadapi proyek tersebut? Kelompokkan tantangannya ke dalam aspek: teknis, sosial, dan finansial.

Ruang tabel jawaban

3. Jika kalian menjadi tim pengelola proyek tersebut, solusi apa yang akan kalian tawarkan untuk mengatasi satu tantangan yang paling kritis? Jelaskan alasannya.

Pertanyaan 1: ruang uraian 4-6 baris. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom (Aspek Teknis | Aspek Sosial | Aspek Finansial), masing-masing minimal 1 poin. Pertanyaan 3: ruang uraian 4-6 baris.

Kegiatan 3: Desain Gagasanku: Rancangan Proyek Digitalisasi Budaya Lokal

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4 atau buku gambar untuk sketsa
  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna atau spidol (opsional untuk mempercantik wireframe)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetap dalam kelompok yang sama dari Kegiatan 2.
  2. Pilih SATU budaya lokal dari daerah asal anggota kelompokmu yang menurutmu perlu dilestarikan secara digital (bisa berupa kesenian, tradisi lisan, kuliner khas, permainan tradisional, atau bahasa daerah).
  3. Rancang gagasan proyek digitalisasi sederhana menggunakan format Kanvas Ide yang disediakan di ruang jawaban.
  4. Pikirkan aspek-aspek berikut: nama proyek, budaya yang dipilih, tujuan, bentuk produk digital, teknologi yang digunakan, target audiens, dan langkah-langkah awal yang bisa dilakukan.
  5. Buat sketsa tampilan sederhana (wireframe/mockup kasar) produk digital yang kalian usulkan di kolom yang tersedia.
  6. Presentasikan gagasan kelompok selama 3 menit dan berikan apresiasi pada kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Isi Kanvas Ide Digitalisasi Budaya berikut secara lengkap.

Ruang tabel jawaban

2. Gambarlah sketsa sederhana (wireframe) tampilan utama produk digital yang kalian rancang. Beri label pada setiap bagian penting.

Ruang gambar

3. Jelaskan bagaimana proyek kalian dapat mempromosikan budaya yang dipilih kepada audiens yang lebih luas. Strategi penyebaran apa yang akan kalian gunakan?

Kanvas Ide berupa tabel 2 kolom dan 7 baris: Kolom kiri berisi label (Nama Proyek, Budaya yang Dipilih, Tujuan, Bentuk Produk Digital, Teknologi yang Digunakan, Target Audiens, Langkah Awal). Kolom kanan kosong untuk diisi. Di bawahnya sediakan kotak kosong berukuran setengah halaman untuk sketsa/wireframe. Terakhir, ruang uraian 5-7 baris untuk pertanyaan 3.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, budaya apa yang paling membuatmu tergerak untuk dilestarikan secara digital dan mengapa?

2. Keterampilan atau pengetahuan baru apa yang kamu dapatkan hari ini yang bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-hari atau proyek sekolah lainnya?

3. Jika kamu memiliki sumber daya tak terbatas, proyek digitalisasi budaya seperti apa yang ingin kamu wujudkan untuk Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.