LKPD Informatika Kelas 10: Digitalisasi Budaya Indonesia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Digitalisasi Budaya Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Informatika Kelas 10: Digitalisasi Budaya Indonesia
Informatika - Kelas 10
Bab 3 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Informatika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Digitalisasi Budaya Indonesia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Jelajah Digital: Mengenal Wajah Baru Budaya IndonesiaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil eksplorasimu di platform digital: Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan pengamatanmu, apa yang dimaksud dengan digitalisasi budaya? Jelaskan dengan bahasamu sendiri dan berikan satu alasan mengapa hal ini penting bagi Indonesia. 3. Menurut pendapatmu, apa perbedaan utama antara melestarikan budaya secara konvensional (misalnya pameran fisik di museum) dengan melestarikan budaya secara digital? Sebutkan minimal satu kelebihan dan satu keterbatasan digitalisasi. Tabel 4 kolom: Nama Budaya | Bidang (seni/bahasa/warisan budaya) | Bentuk Digital | Manfaat Digitalisasi. Sediakan minimal 2 baris. Di bawah tabel, sediakan ruang uraian 5-8 baris untuk pertanyaan 2 dan 3. Kegiatan 2: Studi Kasus: Kisah Sukses dan Tantangan Digitalisasi BudayaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi proyek digitalisasi budaya yang kalian pelajari. Jelaskan: (a) budaya apa yang didigitalisasi, (b) teknologi apa yang digunakan, dan (c) siapa yang menjadi target pengguna. 2. Apa tantangan yang dihadapi proyek tersebut? Kelompokkan tantangannya ke dalam aspek: teknis, sosial, dan finansial. Ruang tabel jawaban 3. Jika kalian menjadi tim pengelola proyek tersebut, solusi apa yang akan kalian tawarkan untuk mengatasi satu tantangan yang paling kritis? Jelaskan alasannya. Pertanyaan 1: ruang uraian 4-6 baris. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom (Aspek Teknis | Aspek Sosial | Aspek Finansial), masing-masing minimal 1 poin. Pertanyaan 3: ruang uraian 4-6 baris. Kegiatan 3: Desain Gagasanku: Rancangan Proyek Digitalisasi Budaya LokalEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isi Kanvas Ide Digitalisasi Budaya berikut secara lengkap. Ruang tabel jawaban 2. Gambarlah sketsa sederhana (wireframe) tampilan utama produk digital yang kalian rancang. Beri label pada setiap bagian penting. Ruang gambar 3. Jelaskan bagaimana proyek kalian dapat mempromosikan budaya yang dipilih kepada audiens yang lebih luas. Strategi penyebaran apa yang akan kalian gunakan? Kanvas Ide berupa tabel 2 kolom dan 7 baris: Kolom kiri berisi label (Nama Proyek, Budaya yang Dipilih, Tujuan, Bentuk Produk Digital, Teknologi yang Digunakan, Target Audiens, Langkah Awal). Kolom kanan kosong untuk diisi. Di bawahnya sediakan kotak kosong berukuran setengah halaman untuk sketsa/wireframe. Terakhir, ruang uraian 5-7 baris untuk pertanyaan 3. REFLEKSI1. Dari kegiatan hari ini, budaya apa yang paling membuatmu tergerak untuk dilestarikan secara digital dan mengapa? 2. Keterampilan atau pengetahuan baru apa yang kamu dapatkan hari ini yang bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-hari atau proyek sekolah lainnya? 3. Jika kamu memiliki sumber daya tak terbatas, proyek digitalisasi budaya seperti apa yang ingin kamu wujudkan untuk Indonesia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.