LKPD Informatika Kelas 10: Struktur Data Stack dan Queue
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Struktur Data Stack dan Queue". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Informatika Kelas 10: Struktur Data Stack dan Queue
Informatika - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Informatika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Struktur Data Stack dan Queue INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Stack dan Queue: Dua Dunia yang BerbedaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan menuliskan karakteristik Stack dan Queue berdasarkan pemahamanmu. Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri mengapa Stack disebut LIFO dan Queue disebut FIFO. Berikan masing-masing satu analogi dari kehidupan sehari-hari yang belum disebutkan di atas. 3. Perhatikan operasi berikut: push, pop, enqueue, dequeue. Pasangkan masing-masing operasi dengan struktur data yang tepat dan jelaskan fungsinya dalam satu kalimat. 4. Menurutmu, apa yang terjadi jika kita melakukan operasi pop pada Stack yang kosong atau dequeue pada Queue yang kosong? Diskusikan jawabanmu dengan pasangan. Untuk soal nomor 1, gunakan tabel 4 kolom: Aspek | Stack | Queue | Perbedaan. Untuk soal lain, tulis jawaban dalam kotak uraian yang tersedia (minimal 3 kalimat per soal). Kegiatan 2: Simulasi Stack: Permainan Peran Pemberi Perintah dan SimulatorEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel simulasi Stack (8 baris) berdasarkan perintah yang diberikan oleh Pemberi Perintah. Kolom: No | Perintah | Isi Stack (dari bawah ke atas) | Hasil POP. Ruang tabel jawaban 2. Dari simulasi yang kalian lakukan, tuliskan urutan angka yang dihasilkan oleh semua operasi POP (dari perintah pertama hingga terakhir). Apa pola yang kamu lihat dibandingkan urutan angka yang di-PUSH? 3. Berikan satu contoh penerapan Stack dalam pemrograman atau teknologi sehari-hari. Jelaskan bagaimana operasi push dan pop bekerja dalam konteks tersebut. Gunakan tabel 4 kolom (No, Perintah, Isi Stack, Hasil POP) dengan 8 baris untuk soal nomor 1. Soal nomor 2 dan 3 tulis dalam kotak uraian minimal 3 kalimat. Kegiatan 3: Simulasi Queue: Antri Seperti di Dunia NyataEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel simulasi Queue (8 baris) berdasarkan perintah Pemberi Perintah. Kolom: No | Perintah | Isi Queue (dari depan ke belakang) | Hasil DEQUEUE. Ruang tabel jawaban 2. Bandingkan urutan angka yang keluar pada simulasi Queue (semua hasil DEQUEUE) dengan urutan angka yang masuk (semua ENQUEUE). Apa kesimpulanmu tentang sifat Queue? 3. Perhatikan kasus berikut: Di sebuah rumah sakit, pasien mengambil nomor antrean. Namun ada pasien gawat darurat yang harus didahulukan. Apakah struktur data Queue biasa cocok untuk kasus ini? Jika tidak, usulkan modifikasi apa yang bisa dilakukan. Diskusikan dengan pasanganmu. 4. Sebutkan satu contoh penerapan Queue dalam dunia teknologi/pemrograman dan jelaskan bagaimana enqueue dan dequeue bekerja di dalamnya. Gunakan tabel 4 kolom (No, Perintah, Isi Queue, Hasil DEQUEUE) dengan 8 baris untuk soal nomor 1. Soal lain tulis dalam kotak uraian minimal 3 kalimat. Untuk soal diskusi, tuliskan hasil kesepakatan berdua. REFLEKSI1. Dari kegiatan hari ini, apa perbedaan paling mendasar antara Stack dan Queue yang paling kamu ingat? Mengapa perbedaan itu penting dalam pemrograman? 2. Coba pikirkan satu aktivitas yang kamu lakukan sehari-hari (misalnya membuka aplikasi, menyusun barang, mengantre) — termasuk ke dalam prinsip Stack atau Queue? Jelaskan alasanmu. 3. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat melakukan simulasi? Strategi apa yang kamu gunakan untuk mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.