LKPDPertemuan 7Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Informatika Kelas 10: Penerapan Algoritma Standar pada Masalah Nyata

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Penerapan Algoritma Standar pada Masalah Nyata". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Penerapan Algoritma Standar pada Masalah Nyata

Informatika - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Penerapan Algoritma Standar pada Masalah Nyata

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPenerapan Algoritma Standar pada Masalah Nyata
Alokasi Waktu135 menit (3 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memilih algoritma standar yang tepat (pencarian atau pengurutan) untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan.
  2. Murid dapat menerapkan algoritma standar pilihan dalam bentuk pseudokode atau simulasi untuk menghasilkan solusi yang benar.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai.
  • Kerjakan secara mandiri atau berkelompok sesuai instruksi guru.
  • Gunakan pengalaman sehari-hari dan logika berpikirmu untuk menyelesaikan setiap masalah.
  • Tulis jawaban dengan rapi dan lengkap di tempat yang disediakan.
  • Jangan ragu untuk berdiskusi dengan teman atau bertanya kepada guru jika ada yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Data: Memilih Algoritma yang Tepat

Estimasi: 40 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan seksama 5 skenario masalah nyata yang disajikan di bawah.
  2. Untuk setiap skenario, identifikasi apakah masalah tersebut membutuhkan algoritma pencarian atau pengurutan.
  3. Tentukan jenis algoritma spesifik yang paling cocok (misalnya: pencarian linear, pencarian biner, bubble sort, selection sort, dll.).
  4. Berikan alasan singkat mengapa algoritma tersebut paling tepat untuk menyelesaikan masalah.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku, lalu tulis kesimpulan akhir.

Pertanyaan:

1. Perpustakaan sekolah memiliki 5.000 buku yang sudah diurutkan berdasarkan nomor ISBN. Seorang siswa ingin mencari buku dengan ISBN tertentu. Algoritma apa yang paling efisien? Mengapa?

2. Sebuah toko online menerima 200 pesanan dalam sehari dengan waktu pemesanan yang acak. Untuk memproses pengiriman, pesanan harus diurutkan berdasarkan waktu pemesanan (dari paling awal). Algoritma pengurutan apa yang bisa digunakan? Sebutkan minimal 2 pilihan dan bandingkan!

3. Kamu memiliki daftar kontak di HP dengan 50 nama yang tidak terurut. Kamu ingin mencari nomor telepon temanmu bernama 'Rani'. Algoritma apa yang akan otomatis digunakan HP? Mengapa?

4. Sebuah kelas memiliki 30 siswa dengan nilai ujian yang sudah tercatat. Guru ingin mengurutkan nilai dari tertinggi ke terendah untuk menentukan peringkat. Untuk jumlah data kecil ini, algoritma pengurutan sederhana apa yang bisa dipakai? Jelaskan cara kerjanya!

5. Aplikasi streaming musik memiliki jutaan lagu. Ketika kamu mengetik nama lagu di kolom pencarian, hasilnya muncul sangat cepat. Teknik apa yang kemungkinan digunakan? (Petunjuk: pikirkan tentang struktur data dan algoritma pencarian!)

Tulis jawaban setiap nomor dalam format: Nomor - Algoritma yang dipilih - Alasan (minimal 2 kalimat)

Kegiatan 2: Simulasi Algoritma: Urutkan dan Cari!

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • 10 kartu/kertas kecil
  • Spidol atau pulpen
  • Kertas untuk mencatat langkah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan mendapat kartu angka atau boleh membuat sendiri 10 kartu dengan angka acak (misalnya: 45, 12, 78, 23, 56, 89, 34, 67, 11, 90).
  2. Bagian A: Lakukan pengurutan secara manual menggunakan algoritma Selection Sort. Catat setiap langkah perpindahan/pertukaran kartu.
  3. Bagian B: Setelah kartu terurut, lakukan pencarian angka 67 menggunakan algoritma Binary Search. Catat setiap langkah pemeriksaan.
  4. Bagian C: Tulis pseudokode untuk kedua algoritma berdasarkan pengalamanmu melakukan simulasi.
  5. Dokumentasikan prosesmu dengan foto atau sketsa (opsional).

Pertanyaan:

1. Tulis 10 angka awal yang kamu gunakan untuk simulasi (boleh yang disarankan atau angka pilihanmu sendiri):

2. Dokumentasikan proses Selection Sort dalam tabel berikut. Tuliskan kondisi array setelah setiap iterasi (setelah menemukan dan menempatkan elemen terkecil):

Ruang tabel jawaban

3. Berapa kali pertukaran/swap yang kamu lakukan selama proses Selection Sort?

4. Sekarang array sudah terurut: [11,12,23,34,45,56,67,78,89,90]. Gunakan Binary Search untuk mencari angka 67. Catat setiap langkah: elemen tengah yang diperiksa, keputusan (kiri/kanan), hingga angka ditemukan.

5. Tulis pseudokode untuk algoritma Selection Sort berdasarkan simulasi yang kamu lakukan:

6. Tulis pseudokode untuk algoritma Binary Search berdasarkan simulasi yang kamu lakukan:

Gunakan tabel dengan kolom: Iterasi | Kondisi Array untuk nomor 2. Untuk pseudokode, tulis dengan format algoritma yang rapi dan terstruktur.

Kegiatan 3: Studi Kasus: Sistem Perpustakaan Digital Sekolah

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas atau laptop untuk menulis pseudocode
  • Kalkulator (opsional, untuk menghitung log)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca skenario studi kasus berikut dengan saksama.
  2. Identifikasi minimal 3 permasalahan yang membutuhkan algoritma pencarian atau pengurutan.
  3. Untuk setiap permasalahan, rancang solusi: pilih algoritma yang tepat dan tulis pseudocode-nya.
  4. Jelaskan alasan pemilihan algoritma dan prediksi efisiensinya.
  5. Presentasikan solusimu di depan kelas (jika diminta guru).

Pertanyaan:

1. SKENARIO: Perpustakaan digital sekolahmu memiliki 10.000 koleksi e-book yang tersimpan dalam database. Setiap buku memiliki: judul, pengarang, tahun terbit, kategori, dan rating (1-5 bintang). Sistem harus mendukung: (a) Pencarian buku berdasarkan judul, (b) Menampilkan 10 buku dengan rating tertinggi, (c) Menampilkan buku terbaru (urut tahun terbit), (d) Pencarian cepat berdasarkan kode buku unik yang sudah terurut. Identifikasi 3 permasalahan algoritma dari skenario ini:

Ruang tabel jawaban

2. Untuk Masalah 1 (pencarian judul buku), algoritma apa yang kamu pilih? Tulis pseudocode-nya dan jelaskan alasannya!

3. Untuk Masalah 2 (menampilkan 10 buku rating tertinggi), algoritma apa yang kamu pilih? Tulis pseudocode-nya dan jelaskan alasannya!

4. Untuk Masalah 3 (pencarian kode buku unik yang sudah terurut), algoritma apa yang kamu pilih? Tulis pseudocode-nya dan jelaskan alasannya!

5. Bandingkan efisiensi ketiga algoritma yang kamu pilih! Mana yang paling cepat untuk database 10.000 buku? Buat tabel perbandingan!

Ruang tabel jawaban

6. Jika kamu adalah programmer yang mengembangkan sistem ini, optimasi apa yang akan kamu tambahkan agar pencarian judul buku (Masalah 1) menjadi lebih cepat?

Tulis pseudocode dengan format rapi dan terstruktur. Gunakan indentasi yang jelas. Untuk tabel perbandingan, buat 5 kolom: Masalah, Algoritma, Kompleksitas, Pemeriksaan Maksimal, Kecepatan.

REFLEKSI

1. Dari ketiga kegiatan hari ini, algoritma mana yang menurutmu paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh konkret dari pengalamanmu!

2. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat menulis pseudokode? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Setelah mempelajari berbagai algoritma pencarian dan pengurutan, bagaimana pemahamanmu tentang efisiensi program berubah? Mengapa memilih algoritma yang tepat itu penting?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.