LKPDPertemuan 4Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Informatika Kelas 10: Pseudokode: Struktur Perulangan dan Fungsi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Pseudokode: Struktur Perulangan dan Fungsi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Pseudokode: Struktur Perulangan dan Fungsi

Informatika - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pseudokode: Struktur Perulangan dan Fungsi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPseudokode: Struktur Perulangan dan Fungsi
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis pseudokode yang menggunakan struktur perulangan (loop) untuk memproses sekumpulan data secara efisien.
  2. Murid dapat mendefinisikan dan menggunakan fungsi dalam pseudokode untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — setiap kegiatan membangun pemahaman untuk kegiatan berikutnya.
  • Baca setiap petunjuk dengan cermat sebelum mulai menulis. Pseudokode yang baik harus bisa dibaca dan dipahami orang lain, bukan hanya dirimu sendiri.
  • Tidak ada satu cara mutlak menulis pseudokode — yang penting logis, konsisten, dan mudah dipahami.
  • Diskusikan jawabanmu dengan teman semeja jika ada bagian yang membingungkan, lalu catat perbedaan pendapat kalian.
  • Gunakan pensil/pulpen dan tulis langsung di lembar ini. Jika membuat kesalahan, coret rapi dan tulis ulang — proses berpikir itu berharga!
  • Setelah selesai semua kegiatan, jawab pertanyaan refleksi di bagian akhir secara jujur dan pribadi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Pola: Pseudokode Perulangan dalam Kehidupan Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca cuplikan skenario berikut dengan seksama, lalu amati pseudokode yang diberikan.
  2. Skenario: Seorang kasir minimarket mengecek harga 5 item belanjaan satu per satu, lalu menjumlahkannya menjadi total belanja.
  3. Pseudokode yang diberikan: TOTAL ← 0 FOR i ← 1 TO 5 DO BACA harga[i] TOTAL ← TOTAL + harga[i] END FOR TULIS 'Total belanja: ', TOTAL
  4. Identifikasi setiap bagian dari pseudokode di atas dengan mengisi tabel analisis di bawah.
  5. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan analisis dan pertanyaan modifikasi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis berikut untuk pseudokode perulangan di atas:

Bagian PseudokodeNama Struktur/IstilahFungsinya dalam Algoritma
TOTAL ← 0??
FOR i ← 1 TO 5??
TOTAL ← TOTAL + harga[i]??
END FOR??

2. Apa yang akan terjadi jika baris 'TOTAL ← 0' dihapus dari pseudokode? Jelaskan alasanmu.

3. Modifikasi pseudokode di atas agar dapat memproses 10 item belanjaan, bukan hanya 5. Tulis pseudokode hasil modifikasimu di ruang yang tersedia.

4. Bayangkan kamu bukan seorang programmer, melainkan seorang kasir sungguhan. Sebutkan 2 contoh aktivitas sehari-harimu yang sebenarnya bekerja seperti struktur FOR loop — yaitu melakukan hal yang sama berulang untuk setiap item dalam suatu kumpulan. Diskusikan dengan teman semejamu.

Soal 1: Salin dan lengkapi tabel 3 kolom (Bagian Pseudokode | Nama Struktur | Fungsinya) dengan 4 baris isian. Soal 2: Tulis uraian minimal 2 kalimat. Soal 3: Tulis ulang pseudokode lengkap hasil modifikasi dalam kotak kode yang disediakan. Soal 4: Tulis dua contoh beserta penjelasan singkat, tandai nama teman diskusimu.

Kegiatan 2: Merancang Sendiri: Pseudokode dengan WHILE Loop dan Fungsi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini kamu akan merancang pseudokode dari awal untuk dua skenario berbeda.
  2. Perhatikan perbedaan antara FOR loop (jumlah pengulangan sudah pasti) dan WHILE loop (ulangi selama kondisi tertentu masih terpenuhi).
  3. Format WHILE loop yang digunakan dalam LKPD ini: WHILE <kondisi> DO <instruksi> END WHILE
  4. Format mendefinisikan fungsi: FUNCTION namaFungsi(parameter1, parameter2) <instruksi> RETURN nilai END FUNCTION
  5. Kerjakan Skenario A dan Skenario B secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan hasilmu dengan teman kelompokmu (3–4 orang).
  6. Tidak ada jawaban yang 100% sama persis — yang penting logika algoritmanya benar dan konsisten.

Pertanyaan:

1. SKENARIO A — WHILE Loop:
Sebuah program meminta pengguna menebak angka rahasia (angka 42). Program terus meminta tebakan baru selama tebakan pengguna belum benar. Ketika benar, program mencetak pesan selamat.

Tulis pseudokode untuk skenario ini menggunakan struktur WHILE loop.

2. Dari pseudokode Skenario A yang kamu buat: kapan perulangan WHILE berhenti? Apa yang terjadi jika pengguna tidak pernah menebak angka yang benar? Apakah ini masalah? Jelaskan.

3. SKENARIO B — Fungsi:
Sebuah program perlu menghitung luas persegi panjang berulang kali untuk berbagai ukuran. Daripada menulis rumus berulang-ulang, kita buat sebuah fungsi.

(a) Definisikan fungsi bernama HitungLuas yang menerima parameter panjang dan lebar, lalu mengembalikan nilai luas.
(b) Tulis pseudokode utama yang memanggil fungsi HitungLuas sebanyak 3 kali dengan ukuran berbeda: (5,3), (10,4), dan (7,7).

4. Bandingkan dua pendekatan berikut dalam menghitung luas persegi panjang untuk 3 ukuran berbeda:

  • Pendekatan 1: Menulis rumus luas (panjang × lebar) langsung 3 kali tanpa fungsi.
  • Pendekatan 2: Membuat fungsi HitungLuas() lalu memanggilnya 3 kali.

Lengkapi tabel perbandingan berikut:

AspekTanpa FungsiDengan Fungsi
Jumlah baris kode??
Kemudahan jika rumus berubah??
Kemudahan dibaca orang lain??
Potensi kesalahan penulisan??

5. [Tantangan] Gabungkan struktur perulangan dan fungsi: Tulis pseudokode yang mendefinisikan fungsi KuadratBilangan(n) yang mengembalikan n², lalu gunakan FOR loop untuk mencetak kuadrat dari bilangan 1 sampai 5 dengan memanggil fungsi tersebut.

Soal 1 & 2: Tulis pseudokode dalam kotak kode bernomor baris, diikuti uraian analisis di bawahnya. Soal 3: Tulis dua blok kode terpisah — (a) definisi fungsi dan (b) program utama — dengan label yang jelas. Soal 4: Salin dan lengkapi tabel 4 baris × 3 kolom. Soal 5 (tantangan): Tulis blok kode lengkap dalam kotak bertanda '⭐ Tantangan'.

Kegiatan 3: Proyek Mini: Pseudokode untuk Masalah Nyata

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis
  • Opsional: kertas buram untuk coretan logika sebelum menulis pseudokode final

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan puncak — kamu akan menerapkan semua yang sudah dipelajari untuk menyelesaikan satu masalah nyata secara utuh.
  2. Kerjakan dalam kelompok 3–4 orang. Tentukan peran: satu orang sebagai 'perancang logika', satu sebagai 'penulis pseudokode', dan satu sebagai 'penguji' yang mengecek apakah pseudokodenya masuk akal.
  3. Baca skenario masalah berikut dengan seksama.
  4. Skenario: Aplikasi 'Nilai Kita' Seorang wali kelas ingin membuat program sederhana untuk memproses nilai ulangan 30 siswa. Program harus: (1) Membaca nilai semua siswa, (2) Menghitung rata-rata nilai kelas, (3) Menentukan apakah setiap siswa lulus (nilai ≥ 75) atau tidak lulus, dan (4) Menghitung berapa siswa yang lulus.
  5. Rancang pseudokode untuk program ini menggunakan kombinasi fungsi dan perulangan. Pecah masalah menjadi minimal 2 fungsi terpisah.
  6. Setelah pseudokode selesai, lakukan 'uji kasus' dengan data contoh yang kamu buat sendiri.
  7. Presentasikan hasil kelompokmu dalam 3 menit kepada kelas (jika diminta guru).

Pertanyaan:

1. Sebelum menulis kode, pecah masalah 'Aplikasi Nilai Kita' menjadi sub-masalah yang lebih kecil. Isi tabel dekomposisi berikut:

Sub-masalahNama Fungsi yang Akan DibuatInput yang DibutuhkanOutput yang Dihasilkan
Menghitung rata-rata???
Menentukan status lulus???
(tambahkan jika ada)???

2. Tulis pseudokode lengkap untuk 'Aplikasi Nilai Kita'. Pseudokode harus mencakup:

  • Minimal 2 definisi fungsi
  • Minimal 1 struktur perulangan (FOR atau WHILE)
  • Program utama yang memanggil fungsi-fungsi tersebut

3. Lakukan uji kasus pada pseudokodemu. Buat data sampel 5 siswa (bukan 30, untuk efisiensi) dengan nilai: 80, 65, 90, 70, 75.

Telusuri pseudokodemu langkah demi langkah (trace) dan isi tabel penelusuran:

Iterasi ke-Nilai SiswaStatus Lulus?Nilai jumlahLulus setelah iterasi ini
180??
265??
390??
470??
575??

Berapa rata-rata dari 5 nilai ini? _______

4. Diskusi kelompok: Bayangkan fitur baru diminta — program juga harus mencetak nilai tertinggi dan terendah dari seluruh siswa. Apakah kamu perlu membuat fungsi baru, atau cukup memodifikasi yang sudah ada? Bagaimana strategi kelompokmu? Tuliskan rencana singkat (tidak perlu menulis pseudokode lengkap).

Soal 1: Salin dan lengkapi tabel dekomposisi 4 kolom (minimal 2 baris isian + 1 baris tambahan opsional). Soal 2: Tulis pseudokode dalam kotak kode besar berlabel 'Pseudokode Aplikasi Nilai Kita' — beri nomor baris. Soal 3: Lengkapi tabel penelusuran 5 baris dan tulis jawaban rata-rata di garis titik-titik. Soal 4: Tulis hasil diskusi kelompok dalam 3–5 kalimat, cantumkan nama semua anggota kelompok.

REFLEKSI

1. Setelah hari ini, bagian mana dari pseudokode — perulangan atau fungsi — yang menurutmu lebih 'klik' dan lebih mudah kamu pahami? Mengapa?

2. Pikirkan satu rutinitas harianmu (misalnya menyiapkan sarapan, mengecek notifikasi HP, atau belajar untuk ujian). Bisakah kamu gambarkan rutinitas itu menggunakan konsep loop dan fungsi? Bagian mana yang berulang, dan bagian mana yang bisa dijadikan 'fungsi' tersendiri?

3. Apa satu hal yang masih membuatmu bingung atau ingin kamu eksplorasi lebih jauh tentang topik hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.