LKPDPertemuan 7Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Informatika Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 1: Data, Informasi, dan Validasinya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Data, Informasi, dan Validasinya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 1: Data, Informasi, dan Validasinya

Informatika - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Data, Informasi, dan Validasinya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Data, Informasi, dan Validasinya
Alokasi Waktu3 JP (135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pencarian informasi dengan banyak variabel, koleksi data, ekosistem periksa fakta, serta evaluasi validitas data dan sumber data melalui asesmen sumatif bab.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh LKPD dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kalian akan melakukan tiga kegiatan: Detektif Informasi, Verifikasi Data, dan Ekspedisi Fakta.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan. Diskusikan dengan teman jika diperlukan, namun jawaban bersifat individual.
  • Gunakan perangkat yang terhubung internet setelah mendapat izin guru. Jika tidak memungkinkan, beri tahu guru untuk alternatif.
  • Tulis semua jawaban pada lembar jawaban yang disediakan atau pada dokumen terpisah sesuai format yang diminta.
  • Waktu pengerjaan total 135 menit. Pantau waktu agar setiap kegiatan selesai tepat waktu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Informasi: Pencarian Cerdas dengan Banyak Variabel

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Laptop/tablet dengan koneksi internet (jika tersedia)
  • Kertas/lembar jawaban atau dokumen digital

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kalian akan menjadi detektif informasi yang harus mencari data akurat tentang sebuah isu kompleks.
  2. Bacalah skenario berikut: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang efektivitas vaksin terbaru. Temukan artikel asli pernyataan tersebut, data pendukung dari dua sumber terpercaya, dan satu artikel yang membantah klaim tersebut.
  3. Lakukan pencarian di internet menggunakan teknik variabel banyak (operator Boolean, frasa eksak, filter tanggal, dan sumber domain spesifik).
  4. Catat setiap langkah pencarian yang kamu lakukan: kata kunci yang digunakan, operator, filter, dan alasan memilihnya.
  5. Dari hasil pencarian, pilih tiga tautan teratas yang menurutmu paling relevan dan kredibel.
  6. Evaluasi ketiga sumber tersebut menggunakan kriteria kredibilitas (penulis, publikasi, bukti pendukung, tanggal, bias).

Pertanyaan:

1. Tuliskan strategi pencarian lengkap yang kamu gunakan, dengan format: kata kunci/frasa eksak, operator Boolean yang digunakan, filter (tanggal, bahasa, domain), dan alasan pemilihan strategi tersebut.

2. Sajikan tiga sumber terpilih dalam bentuk tabel dengan kolom: No, Judul Artikel, URL, Penulis/Organisasi, Tanggal Publikasi, dan Alasan Pemilihan (kaitkan dengan kriteria kredibilitas).

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan hasil evaluasimu, tuliskan dalam satu paragraf (maksimal 100 kata) sejauh mana kredibilitas informasi tentang efektivitas vaksin tersebut, dengan mempertimbangkan keberagaman sumber.

Tulis jawaban untuk pertanyaan 1 pada kertas/lembar jawaban; untuk pertanyaan 2, buat tabel seperti contoh; untuk pertanyaan 3, tulis paragraf di bawahnya. Gunakan nomor soal jelas.

Kegiatan 2: Koleksi Data & Verifikasi: Membongkar Hoax

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Akses internet
  • Lembar kerja untuk mencatat log

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap hari kita terpapar banyak informasi, sebagian di antaranya adalah hoax atau misinformasi. Kali ini kita akan mengumpulkan dan memvalidasi data terkait sebuah berita mencurigakan.
  2. Perhatikan potongan berita berikut yang beredar di media sosial (guru akan menampilkan atau membagikan teks): 'Menteri Kesehatan: Minum air hangat bisa cegah virus! Terbukti ampuh!'
  3. Tugasmu: lakukan pencarian untuk mengumpulkan data terkait klaim tersebut. Cari: (a) sumber asli pernyataan, apakah benar menteri mengatakannya, (b) bukti ilmiah tentang air hangat dan virus, (c) keberadaan berita serupa di media arus utama, (d) penelusuran fakta dari situs cek fakta.
  4. Gunakan teknik membaca lateral: buka beberapa tab, bandingkan, dan verifikasi silang. Jangan hanya mengandalkan satu sumber.
  5. Catat proses penelusuranmu dalam bentuk log pencarian.

Pertanyaan:

1. Isilah log pencarian berikut untuk setiap langkah: Langkah ke-, Sumber yang Dikunjungi (URL), Informasi Kunci yang Diperoleh, Evaluasi Kredibilitas Sumber (otoritas, bias, bukti).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data yang sudah kamu kumpulkan, tentukan status klaim: Fakta, Misinformasi, atau Disinformasi? Jelaskan alasannya dengan merujuk pada hasil verifikasi.

3. Bayangkan kamu adalah seorang jurnalis warga. Buatlah rekomendasi berjudul 'Cara Cepat Tangkal Hoax' dalam 3 langkah singkat yang bisa dilakukan siapa saja.

Buat tabel log pencarian, lalu tulis jawaban analisis dan rekomendasi di bawahnya. Gunakan kertas terpisah atau format digital yang rapi.

Kegiatan 3: Ekspedisi Fakta: Simulasi Pemeriksaan Fakta Profesional

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Koneksi internet
  • Alat tulis atau dokumen digital
  • Akses ke situs cek fakta

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam dunia jurnalistik modern, pemeriksaan fakta menjadi kunci melawan misinformasi. Kamu akan berperan sebagai pemeriksa fakta profesional di sebuah redaksi.
  2. Klaim yang akan diperiksa: 'Pemerintah diam-diam telah menerapkan microchip pada vaksin COVID-19 untuk melacak warga.'
  3. Lakukan investigasi menyeluruh menggunakan ekosistem periksa fakta:
  4. - Cari asal-usul klaim (first appearance) menggunakan penelusuran tanggal dan kata kunci.
  5. - Gunakan setidaknya dua situs cek fakta (Mafindo, Snopes, FactCheck.org, dll).
  6. - Periksa pernyataan resmi dari lembaga terkait (Kemenkes, BPOM, WHO).
  7. - Analisis bukti pendukung klaim: apakah ada foto/video yang dimanipulasi? Gunakan reverse image search jika ada gambar.
  8. - Susun laporan singkat hasil pemeriksaan fakta yang berisi: klaim, asal-usul, hasil verifikasi, kesimpulan, dan rekomendasi untuk publik.

Pertanyaan:

1. Telusuri asal-usul klaim. Dari mana pertama kali klaim ini muncul? Sertakan URL atau sumber pertama yang kamu temukan dan jelaskan bagaimana kamu menemukannya.

2. Lakukan pemeriksaan di dua situs cek fakta berbeda. Isi tabel berikut: Nama Situs Cek Fakta, URL Artikel, Status Klaim (Benar/Salah/Sesat), Ringkasan Temuan.

Ruang tabel jawaban

3. Setelah mengumpulkan semua bukti, tulis laporan pemeriksaan fakta maksimal 200 kata, mencakup: Klaim, Asal-Usul, Bukti Verifikasi (minimal 3 poin), Kesimpulan, dan Saran untuk Masyarakat.

Sediakan ruang pada lembar jawaban untuk menulis kronologi pencarian, mengisi tabel, dan menulis laporan. Format bebas namun terstruktur.

REFLEKSI

1. Setelah menyelesaikan tiga kegiatan tadi, bagaimana pandanganmu terhadap informasi yang beredar di internet? Apakah ada perubahan cara kamu memverifikasi informasi?

2. Bagian mana dari kegiatan ini yang paling menantang dan paling membuka mata? Mengapa?

3. Jika suatu saat kamu menemukan berita mencurigakan di grup keluarga atau media sosial, langkah konkret apa yang akan kamu lakukan berdasarkan pengalaman hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.