LKPDPertemuan 4Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Informatika Kelas 10: Menganalisis Ekosistem Periksa Fakta untuk Memilah Fakta dan Bukan pada Berita Daring

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Informatika kelas 10 dengan topik "Menganalisis Ekosistem Periksa Fakta untuk Memilah Fakta dan Bukan pada Berita Daring".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Informatika Kelas 10: Menganalisis Ekosistem Periksa Fakta untuk Memilah Fakta dan Bukan pada Berita Daring

Informatika - Kelas 10

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Informatika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menganalisis Ekosistem Periksa Fakta untuk Memilah Fakta dan Bukan pada Berita Daring

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenganalisis Ekosistem Periksa Fakta untuk Memilah Fakta dan Bukan pada Berita Daring
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis ekosistem periksa fakta untuk memilah fakta dan bukan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan kritis dalam kelompok kerja yang telah dibentuk.
  • Gunakan sumber informasi dan teks studi kasus yang tersedia untuk menganalisis ekosistem periksa fakta secara objektif.
  • Tuliskan hasil analisis kelompok pada format ruang jawaban yang telah ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Memetakan Entitas dalam Ekosistem Periksa Fakta

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks pengantar ekosistem periksa fakta
  • Alat tulis
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks deskripsi singkat tentang ekosistem periksa fakta berikut: 'Ekosistem periksa fakta mencakup berbagai entitas yang saling berinteraksi untuk memerangi misinformasi. Entitas tersebut meliputi: (1) Jurnalis/Organisasi Periksa Fakta (misal: Mafindo, Cek Fakta), (2) Komunitas Daring/Masyarakat Sipil (relawan digital), (3) Platform Media Sosial/Teknologi (penyedia kanal dan filter konten), (4) Pemerintah/Regulator (kebijakan hukum seperti UU ITE), dan (5) Akademisi/Pendidikan Media (edukasi literasi).'
  2. Diskusikan peran masing-masing entitas dalam memverifikasi dan memilah klaim fakta dari narasi palsu.
  3. Lengkapi tabel pemetaan entitas dan perannya dalam memilah fakta dan bukan.

Pertanyaan:

1. Analisis peran spesifik dan keterkaitan antara 4 entitas dalam ekosistem periksa fakta (Jurnalis Periksa Fakta, Komunitas Daring, Platform Digital, dan Lembaga Regulator) dalam memilah fakta dan bukan fakta!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan hasil kerja pada tabel 3 kolom: Kolom 1 (Entitas Ekosistem), Kolom 2 (Peran Kunci dalam Memilah Fakta), Kolom 3 (Bentuk Keterkaitan dengan Entitas Lain).

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Alur Kerja Ekosistem pada Kasus Berita Daring

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus berita daring
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi kasus peredaran berita daring berikut: 'Sebuah narasi sensasional beredar luas di media daring dan grup perpesanan: Ramuan teh herbal X diklaim 100% menyembuhkan infeksi virus tertentu tanpa uji klinis. Informasi ini menimbulkan kegaduhan di kalangan warganet.'
  2. Lakukan analisis alur penanganan isu tersebut dengan menguraikan bagaimana elemen-elemen dalam ekosistem periksa fakta bekerja memilah klaim fakta dan bukan fakta.
  3. Jawab pertanyaan analisis berdasarkan kasus tersebut.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah tahap analisis yang dilakukan oleh pemeriksa fakta profesional ketika memilah klaim pada narasi teh herbal tersebut untuk membuktikan apakah klaim tersebut fakta atau bukan fakta?

2. Analisislah dampak yang terjadi jika salah satu entitas (misalnya platform digital atau publik) tidak menjalankan fungsinya dalam ekosistem periksa fakta pada kasus berita daring tersebut!

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian analitis terstruktur (masing-masing 1-2 paragraf) pada lembar jawaban yang disediakan.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Investigasi Komparatif Fakta vs Bukan Fakta melalui Ekosistem

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Cuplikan artikel rilis resmi dan artikel anonim
  • Papan tulis / lembar plano presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Periksa 2 cuplikan kutipan berita daring yang dibagikan guru (Kutipan A: rilis data resmi BPS tentang angka pengangguran; Kutipan B: judul bombastis dari situs agregator anonim tentang bansos tanpa sumber resmi).
  2. Analisis komponen verifikasi yang disediakan oleh ekosistem periksa fakta untuk memilah kedua kutipan tersebut.
  3. Sajikan hasil analisis komparatif kelompok di depan kelas, lalu ikuti sesi refleksi dan penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kerja ekosistem periksa fakta, uraikan bukti-bukti analitis yang membedakan bahwa Kutipan A merupakan fakta dan Kutipan B adalah bukan fakta!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan perbandingan pada tabel perbandingan 4 kolom: Kolom 1 (Kutipan Berita), Kolom 2 (Status: Fakta / Bukan Fakta), Kolom 3 (Bukti Validasi dari Ekosistem), Kolom 4 (Simpulan Analisis).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari kerja ekosistem periksa fakta yang menurutmu paling krusial dalam membantu masyarakat membedakan antara fakta dan informasi palsu?

2. Setelah menganalisis ekosistem ini, bagaimana caramu secara mandiri memastikan suatu informasi di media daring benar-benar fakta sebelum mempercayainya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.