LKPDPertemuan 5Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Hidrometeorologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Hidrometeorologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Hidrometeorologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Hidrometeorologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenguraikan Karakteristik Kebencanaan Hidrometeorologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguraikan kebencanaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kondisi alam Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus data kebencanaan hidrometeorologis dengan cermat.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama teman kelompokmu untuk menguraikan keterkaitan fenomena alam dengan potensi bencana.
  • Gunakan sumber belajar Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab 4 serta data BMKG/BNPB yang tersedia untuk melengkapi uraian.
  • Tuliskan hasil uraian dan diskusi pada format tabel dan ruang jawaban yang telah disediakan secara sistematis dan runtut.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menguraikan Faktor Alamiah Pembentuk Bencana Hidrometeorologis di Indonesia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab 4
  • Peta Dinamika Monsun dan Iklim Indonesia
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati stimulus mengenai posisi astronomis, geografis kepulauan, dan peredaran angin monsun Indonesia.
  2. Diskusikan dalam kelompok mengenai penyebab alamiah terjadinya bencana hidrometeorologis (seperti banjir lahar/bandang, cuaca ekstrem, dan kekeringan).
  3. Uraikan bagaimana karakteristik fisik wilayah Indonesia (letak khatulistiwa, sirkulasi monsun, dan Daerah Konvergensi Antar-Tropis/DKAT) secara alami menghasilkan potensi kebencanaan tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kondisi iklim tropis dan letak geografis kepulauan Indonesia, uraikan 3 (tiga) karakteristik kondisi alam Indonesia yang menyebabkan bencana hidrometeorologis menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika wilayah kita!

2. Lengkapi tabel uraian keterkaitan antara fenomena dinamika atmosfer/lautan alami (Monsun Asia/Barat, El Niño, dan La Niña) dengan tipe kebencanaan hidrometeorologis yang menyertainya di wilayah Indonesia!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban nomor 1 berupa 3 paragraf uraian singkat. Format nomor 2 berupa tabel 3 baris dengan 3 kolom: Kolom 1 (Fenomena Alamiah Atmosfer/Laut), Kolom 2 (Proses Fisis yang Terjadi di Indonesia), Kolom 3 (Uraian Potensi Kebencanaan Hidrometeorologis yang Dihasilkan).

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menguraikan Interelasi Kondisi Geomorfologi dan Bencana Hidrometeorologis

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Peta Topografi/Morfologi Indonesia
  • Kertas plano atau lembar kerja bergaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data spasial dan profil bentang alam Indonesia (kombinasi relief perbukitan terjal/vulkanik dan dataran aluvial hilir).
  2. Analisis hubungan interelasi antara curah hujan tinggi musiman dengan kondisi geomorfologis daerah hulu dan hilir sungai.
  3. Uraikan bagaimana bentuk muka bumi Indonesia menjadikan fenomena luapan air dan pergerakan tanah sebagai keniscayaan alami bentang alam.

Pertanyaan:

1. Uraikan mengapa wilayah lereng pegunungan curam di Indonesia secara alamiah memiliki kerentanan sangat tinggi terhadap bencana longsor dan banjir bandang ketika terjadi hujan dengan intensitas lebat!

2. Uraikan peran dataran aluvial pantai dan dataran banjir di bagian hilir sungai di Indonesia sebagai bentang alam alami pengendapan luapan air, serta jelaskan mengapa genangan banjir merupakan bagian dari siklus alamiah pembentukan daratan tersebut!

Format jawaban berupa esai terstruktur masing-masing 1-2 paragraf yang mencakup unsur: kondisi bentang lahan, proses hidrometeorologis yang bekerja, dan uraian bentuk kebencanaannya.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menguraikan Posisi Wilayah Indonesia sebagai Laboratorium Bencana Alam

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan seluruh hasil uraian dari Aktivitas 1 dan 2.
  2. Susun uraian sintesis yang mengukuhkan proposisi: 'Kebencanaan di Indonesia bukan sekadar musibah kebetulan, melainkan konsekuensi logis tak terpisahkan dari kondisi fisik alam Indonesia'.
  3. Sajikan uraian kelompok dalam diskusi kelas dan selesaikan refleksi belajar pada bagian akhir.

Pertanyaan:

1. Uraikan secara komprehensif mengapa predikat 'laboratorium bencana alam' melekat pada Indonesia, dengan menguraikan keterpaduan antara faktor iklim tropis basah, sirkulasi monsun kepulauan, dan dinamika relief kepulauan!

Format jawaban berupa bagan alur konsep keterpaduan faktor alam Indonesia beserta paragraf narasi uraian kesimpulan kelompok (150-200 kata). Termasuk alokasi waktu untuk refleksi individu dan umpan balik.

REFLEKSI

1. Setelah menguraikan faktor-faktor alam Indonesia, bagaimana caramu memandang fenomena banjir dan longsor di sekitarmu: apakah hanya sebagai musibah, atau sebagai dinamika alam yang menuntut kesadaran manusia untuk menyesuaikan diri?

2. Bagian mana dari uraian karakteristik iklim dan bentang alam kepulauan Indonesia yang paling membuka wawasanmu tentang keterkaitan kondisi fisik alam dengan bencana?

3. Sikap kesiapsiagaan berkesadaran apa yang tumbuh dalam dirimu menyadari bahwa kita hidup di wilayah dengan karakteristik alam rawan bencana hidrometeorologis?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.