LKPDPertemuan 4Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Geologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Geologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Geologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menguraikan Karakteristik Kebencanaan Geologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenguraikan Karakteristik Kebencanaan Geologis sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Kondisi Alam Indonesia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguraikan kebencanaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kondisi alam Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus kebencanaan geologis Indonesia dengan saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok kecil untuk menguraikan keterkaitan fenomena alam dengan kerawanan bencana geologis.
  • Gunakan sumber belajar Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab 4 serta peta geologi/tektonik yang disediakan guru.
  • Tuliskan hasil uraian dan diskusi kelompok pada format tabel dan ruang uraian yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menguraikan Dinamika Tektonik dan Kerawanan Gempa serta Gunung Api

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Peta tatanan tektonik lempeng dan sebaran gunung api Indonesia
  • Buku Geografi Siswa SMA Kelas 11 Bab 4
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati posisi tektonik Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng benua/samudera utama (Indo-Australia, Eurasia, Pasifik) dan sabuk Sirkum Pasifik serta Sirkum Mediterania.
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana tatanan lempeng tektonik tersebut secara alamiah membentuk jalur gunung api aktif dan zona patahan/subduksi di Indonesia.
  3. Uraikan keterkaitan fenomena tersebut ke dalam tabel perbandingan kebencanaan geologis berikut.

Pertanyaan:

1. Uraikan penyebab alami mengapa wilayah Indonesia bagian barat hingga timur memiliki tingkat kerawanan gempa bumi dan erupsi gunung api yang sangat tinggi berdasarkan tatanan geologis lempeng dunia!

2. Lengkapilah uraian karakteristik kebencanaan geologis Indonesia pada aspek mekanisme alam pembentuknya untuk peristiwa Gempa Bumi Tektonik, Erupsi Gunung Api, dan Tsunami Geologis!

Ruang tabel jawaban

Format isian tabel 3 baris: Kolom 1 memuat jenis bencana (Gempa Bumi Tektonik, Erupsi Gunung Api, Tsunami Geologis); Kolom 2 memuat uraian mekanisme geologis pembentuknya; Kolom 3 memuat keterkaitannya dengan kondisi alamiah fisik Indonesia.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menguraikan Kerawanan Tanah Longsor Berdasarkan Morfologi dan Batuan

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Peta topografi/kemiringan lereng Indonesia
  • Buku teks siswa Geografi Kelas 11
  • Lembar kerja catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati peta topografi dan kondisi geomorfologi kepulauan Indonesia yang didominasi jalur pegunungan terjal dan lapisan tanah pelapukan vulkanik.
  2. Diskusikan hubungan antara kelerengan (topografi), struktur batuan vulkanik, dan proses geomorfologis alamiah terhadap kerawanan bencana tanah longsor.
  3. Tuliskan uraian hasil analisis kelompok pada lembar kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Uraikan mengapa bencana tanah longsor sering terjadi di berbagai wilayah daratan Indonesia dan bagaimana kondisi morfologi pegunungan serta pelapukan batuan vulkanik menjadikannya bagian tak terpisahkan dari kondisi fisik Indonesia!

2. Uraikan keterkaitan antara getaran gempa bumi tektonik dengan potensi pemicuan runtuhan tebing atau likuefaksi pada lapisan batuan/tanah di Indonesia!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf uraian mendalam pada kolom narasi 8-10 kalimat untuk masing-masing butir pertanyaan.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Sintesis dan Uraian Kebencanaan sebagai Identitas Kondisi Alam Indonesia

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / lembar portofolio kelompok
  • Spidol warna
  • Buku catatan murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Integrasikan temuan dari Aktivitas 1 dan 2 untuk merumuskan simpulan menyeluruh tentang kedudukan kebencanaan geologis bagi alam Indonesia.
  2. Uraikan konsep bahwa bencana geologis bukanlah 'kejadian asing mendadak' melainkan siklus dinamika alam bumi yang membentuk daratan kepulauan Indonesia sekaligus memberikan kesuburan tanah dan potensi sumber daya alam.
  3. Sajikan uraian sintesis kelompok di depan kelas secara bergantian, dilanjutkan dengan pengisian refleksi individu dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Uraikan mengapa ungkapan 'kebencanaan geologis adalah bagian tak terpisahkan dari kondisi alam Indonesia' tepat untuk menggambarkan realitas fisik kepulauan Nusantara! Dukung dengan uraian dua sisi (potensi bencana versus pembentukan daratan/kesuburan tanah).

Format esai argumentatif sintesis sepanjang 2-3 paragraf terstruktur (Pengantar konsep pembentukan alam Indonesia - Uraian dinamika geologis dan bencana - Sintesis kesimpulan).

REFLEKSI

1. Setelah menguraikan keterkaitan tektonik dan vulkanik dengan kebencanaan di Indonesia, apa makna baru yang kamu sadari tentang tempat tinggalmu di kepulauan Indonesia?

2. Bagaimana caramu memandang bencana geologis saat ini: apakah murni sebagai musibah tak terduga, atau konsekuensi logis dari dinamika bumi yang memberi kita kehidupan dan daratan subur?

3. Uraian materi manakah yang paling membantumu memahami bahwa kebencanaan tidak terpisahkan dari kondisi fisik alam Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.