LKPDPertemuan 17Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Mengomunikasikan Hasil Kajian Bencana Serta Merefleksi Proses dan Hasil Analisis yang Diperoleh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan Hasil Kajian Bencana Serta Merefleksi Proses dan Hasil Analisis yang Diperoleh".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengomunikasikan Hasil Kajian Bencana Serta Merefleksi Proses dan Hasil Analisis yang Diperoleh

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 17

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan Hasil Kajian Bencana Serta Merefleksi Proses dan Hasil Analisis yang Diperoleh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan Hasil Kajian Bencana Serta Merefleksi Proses dan Hasil Analisis yang Diperoleh
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan hasil analisis fenomena perubahan iklim dan kebencanaan dalam berbagai media serta merefleksi proses dan hasil yang diperoleh

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan skenario data hasil kajian bencana dengan cermat.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok untuk menyusun media komunikasi dan menyampaikan pesan kunci kebencanaan.
  • Lakukan komunikasi hasil analisis secara lugas, berbasis data, dan lakukan refleksi menyeluruh terhadap proses dan hasil analisis yang telah dikerjakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Pesan Komunikasi Hasil Analisis Bencana ke dalam Ragam Media

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis
  • Kutipan data ringkasan kajian Pesisir X pada LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan data hasil analisis kajian bencana berikut: 'Kajian Wilayah Pesisir X menunjukkan kenaikan muka air laut 0,8 cm/tahun memicu abrasi 12 meter garis pantai dan banjir rob rutin, mengancam 450 KK nelayan serta merusak 15 hektare tambak.'
  2. Tentukan 2 bentuk media komunikasi yang berbeda (misalnya: infografis digital, tabel ringkasan eksekutif, peta tematik rawan bencana, atau siaran pers singkat).
  3. Susun pesan utama dan data kunci dari hasil kajian tersebut agar mudah dipahami oleh publik atau pengambil kebijakan pada format tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan ringkasan data Pesisir X, buatlah rancangan penyajian data ke dalam dua media komunikasi yang berbeda (Media A dan Media B). Tuliskan media yang dipilih, target audiens, dan pesan kunci hasil analisis yang akan dikomunikasikan!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 kolom: [Media Komunikasi yang Dipilih] | [Target Audiens] | [Data Kunci yang Ditampilkan] | [Rumusan Pesan Utama yang Disampaikan].

Kegiatan 2: Simulasi Mengomunikasikan Hasil Kajian Perubahan Iklim dan Bencana

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Media rancangan komunikasi kelompok (kertas plano/lembar kerja)
  • Lembar catatan umpan balik audiens

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara bergantian per kelompok, komunikasikan hasil analisis kebencanaan yang telah dituangkan dalam media pada Kegiatan 1 di hadapan kelompok lain (durasi presentasi komunikasi 3 menit per perwakilan kelompok).
  2. Kelompok penyimak memberikan catatan terhadap kejelasan data dan ketepatan pemilihan media yang dipakai penyaji.
  3. Jawab pertanyaan evaluasi komunikasi berdasarkan proses penyampaian yang telah berlangsung.

Pertanyaan:

1. Saat kelompokmu mengomunikasikan hasil kajian bencana, bagaimana cara kelompokmu memastikan data angka (seperti laju abrasi, jumlah populasi terdampak) tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan kepanikan yang keliru pada audiens?

2. Bandingkan efektivitas media visual (seperti infografis/peta) dengan media teks/tabel saat mengomunikasikan fenomena bencana iklim kepada masyarakat umum. Media mana yang paling komunikatif dan apa alasannya?

Tuliskan jawaban pada kolom uraian terstruktur nomor 1 dan 2 minimal 3-4 kalimat per butir jawaban.

Kegiatan 3: Refleksi Proses dan Hasil Analisis Kebencanaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja refleksi
  • Catatan hasil diskusi simulasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan peninjauan kembali terhadap seluruh tahapan yang telah dilalui: mulai dari membaca data hasil analisis, menyusun media, hingga mengomunikasikannya kepada orang lain.
  2. Analisis kendala yang dihadapi selama proses komunikasi dan tentukan perbaikan nyata untuk penyempurnaan hasil kajian berikutnya.
  3. Kerjakan evaluasi reflektif pada ruang jawaban yang tersedia (termasuk penuntasan lembar refleksi mandiri dan penutup sesi).

Pertanyaan:

1. Lakukan refleksi proses: Apa tantangan terbesar yang kelompokmu temui saat berusaha menerjemahkan data analisis perubahan iklim dan kebencanaan yang rumit menjadi media komunikasi yang komunikatif? Bagaimana kalian mengatasinya?

2. Lakukan refleksi hasil: Apakah pesan dan rekomendasi kebencanaan yang kalian komunikasikan sudah memberikan pemahaman utuh mengenai risiko bahaya di wilayah tersebut? Bukti apa dari respons audiens yang menunjukkan hal itu tercapai atau belum tercapai?

Tuliskan hasil refleksi proses dan hasil analisis pada lembar refleksi 2 kolom: [Tahap Analisis & Komunikasi] dan [Temuan Refleksi & Rencana Perbaikan].

REFLEKSI

1. Setelah mengomunikasikan hasil analisis bencana hari ini, keterampilan komunikasi apa yang menurutmu paling berkembang pada dirimu?

2. Bagian mana dari proses analisis dan penyusunan media komunikasi tadi yang paling menantang dan ingin kamu sempurnakan di masa mendatang?

3. Bagaimana pengalaman belajar mengomunikasikan risiko bencana ini menyadarkanmu tentang pentingnya penyampaian informasi geografi yang akurat kepada masyarakat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.