LKPDPertemuan 13Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan dan Menabulasi Data Observasi Lapangan Serta Data Pustaka Terkait Iklim dan Kebencanaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan dan Menabulasi Data Observasi Lapangan Serta Data Pustaka Terkait Iklim dan Kebencanaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan dan Menabulasi Data Observasi Lapangan Serta Data Pustaka Terkait Iklim dan Kebencanaan

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 13

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan dan Menabulasi Data Observasi Lapangan Serta Data Pustaka Terkait Iklim dan Kebencanaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan dan Menabulasi Data Observasi Lapangan Serta Data Pustaka Terkait Iklim dan Kebencanaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengumpulkan data fenomena perubahan iklim dan kebencanaan di Indonesia melalui observasi langsung dan kajian pustaka

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 4-5 murid sesuai arahan guru.
  • Baca dengan saksama setiap instruksi kerja pada setiap bagian kegiatan.
  • Gunakan sumber observasi lingkungan sekolah/sekitar dan referensi pustaka (buku teks/artikel data resmi BMKG/BNPB) yang disediakan.
  • Tuliskan hasil pengumpulan data secara tertib, teliti, dan sistematis pada format tabel yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengumpulan Data Fenomena Iklim dan Potensi Bencana Sekitar melalui Observasi Langsung

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar observasi
  • Alat tulis
  • Gawai/kamera ponsel untuk dokumentasi
  • Alat ukur sederhana (penggaris/meteran)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pengamatan langsung secara berkelompok di area lingkungan sekolah dan sekitarnya (halaman, saluran drainase, vegetasi, atau kondisi fisik bangunan).
  2. Kumpulkan data faktual mengenai indikator kondisi cuaca/iklim lokal serta tanda-tanda kerentanan fisik terhadap potensi bencana hidrometeorologi (seperti genangan air, drainase tersumbat, kekeringan tanah, atau pohon rapuh).
  3. Catat seluruh data hasil pengamatan lapangan secara terperinci ke dalam tabel observasi yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan minimal 3 data fenomena kondisi fisik/iklim lokal dan potensi bencana dari hasil observasi langsung di area sekitar sekolah ke dalam tabel observasi.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan rincian alat atau instrumen yang kalian gunakan serta waktu pencatatan saat mengumpulkan data observasi langsung tersebut.

Tabel 4 kolom: [Lokasi Pengamatan | Fenomena yang Diamati | Fakta/Ukuran Teramati | Kategori Data Bencana/Iklim], diikuti 2 baris isian instrumen dan waktu pengamatan.

Kegiatan 2: Pengumpulan Data Fenomena Perubahan Iklim dan Kebencanaan di Indonesia melalui Kajian Pustaka

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Geografi Siswa Kelas XI
  • Lembar cetak intisari data bencana BNPB/iklim BMKG
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka buku teks Geografi Kelas 11 Bab IV atau dokumen infografis/laporan bencana dari sumber pustaka resmi (BMKG/BNPB) yang telah disiapkan.
  2. Kumpulkan data statistik, angka kejadian, dan sebaran wilayah bencana hidrometeorologi serta fenomena perubahan iklim di Indonesia dalam rentang waktu yang tercantum pada pustaka.
  3. Dokumentasikan data pustaka tersebut secara terstruktur pada tabel inventarisasi pustaka.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan minimal 3 data fenomena kebencanaan dan perubahan iklim di wilayah Indonesia dari dokumen/kajian pustaka yang tersedia ke dalam tabel pengumpulan data pustaka.

Ruang tabel jawaban

2. Catat identitas sumber pustaka rujukan yang kalian telusuri (mencakup judul publikasi/dokumen, penerbit/institusi pengeluar data, dan tahun terbit).

Tabel 4 kolom: [Sumber Rujukan & Tahun | Fenomena Kebencanaan/Iklim | Fakta Data/Statistik Wilayah | Cakupan Wilayah di Indonesia], dilanjutkan isian daftar identitas rujukan.

Kegiatan 3: Tabulasi dan Pengorganisasian Data Gabungan Lapangan dan Pustaka

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Format matriks tabulasi cetak / lembar kertas plano/HVS
  • Hasil kerja Kegiatan 1 dan 2
  • Alat tulis / spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Satukan seluruh data yang telah kalian kumpulkan dari Kegiatan 1 (observasi langsung) dan Kegiatan 2 (kajian pustaka).
  2. Organisasikan seluruh butir data ke dalam tabel tabulasi master berdasarkan metode perolehan data, lokasi/skala fenomena, fakta temuan, dan keterkaitannya dengan isu iklim atau bencana.
  3. Lakukan pemeriksaan bersama kelompok untuk memastikan tidak ada data yang terlewat atau tidak memiliki rincian fakta lapangan/pustaka.

Pertanyaan:

1. Tabulasikan seluruh data yang berhasil dikumpulkan (gabungan minimal 2 data observasi lapangan dan minimal 2 data kajian pustaka) ke dalam satu format matriks tabulasi data terpadu.

Ruang tabel jawaban

2. Periksa kelengkapan data kalian: Sebutkan jumlah total data yang terkumpul dan pastikan seluruh sumber asal data (langsung vs pustaka) telah terverifikasi.

Format tabel master 5 kolom: [No | Metode Pengumpulan (Observasi Langsung / Kajian Pustaka) | Lokasi/Skala Wilayah | Uraian Fakta & Angka Data | Kategori Isu (Iklim/Bencana)], diakhiri isian ringkasan verifikasi kelengkapan.

REFLEKSI

1. Keterampilan teknis apa yang paling kalian rasakan berkembang saat mengumpulkan data langsung di lapangan dibandingkan membaca data pustaka?

2. Kendala apa yang kalian jumpai saat mencatat dan mengorganisasikan data iklim serta bencana ke dalam format tabel, dan bagaimana kalian mengatasinya?

3. Bagaimana ketelitian dalam mengumpulkan data ini membantu kalian menyadari kondisi kerentanan lingkungan di sekitar sekolah kalian?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.