LKPDPertemuan 12Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan Data Riwayat Bencana dan Anomali Iklim di Indonesia Melalui Kajian Pustaka Resmi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Data Riwayat Bencana dan Anomali Iklim di Indonesia Melalui Kajian Pustaka Resmi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan Data Riwayat Bencana dan Anomali Iklim di Indonesia Melalui Kajian Pustaka Resmi

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan Data Riwayat Bencana dan Anomali Iklim di Indonesia Melalui Kajian Pustaka Resmi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan Data Riwayat Bencana dan Anomali Iklim di Indonesia Melalui Kajian Pustaka Resmi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengumpulkan data fenomena perubahan iklim dan kebencanaan di Indonesia melalui observasi langsung dan kajian pustaka

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja secara seksama bersama rekan kelompokmu.
  • Gunakan sumber pustaka resmi yang kredibel (seperti portal data BNPB/DIBI, BMKG, atau publikasi resmi pemerintah/lembaga riset terkait) serta pengamatan lingkungan sekitar sekolah.
  • Fokuskan kegiatan pada proses mengumpulkan dan mencatat data faktual sesuai parameter yang ditentukan ke dalam format tabel data yang disediakan.
  • Selesaikan rangkaian kerja tepat waktu sesuai alokasi tiap tahapan kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengumpulan Data Observasi Langsung: Indikasi Perubahan Cuaca/Iklim dan Kerentanan Lingkungan Lokal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar pencatatan/papan jalan
  • Alat tulis
  • Termometer ruangan/ponsel pintar untuk mencatat waktu dan koordinat (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja beranggotakan 3-4 orang murid.
  2. Lakukan observasi langsung di area lingkungan sekitar sekolah/ruang terbuka yang ditentukan guru.
  3. Kumpulkan fakta dan data lapangan mengenai tanda fisik fenomena cuaca/mikro-klimat dan kerentanan fisik terhadap potensi bencana (misalnya: genangan air, drainase tersumbat, vegetasi peneduh, suhu udara permukaan).
  4. Catat minimal 3 data temuan observasi langsung ke dalam format tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan dan catatlah data hasil observasi langsung kondisi lingkungan fisik sekolah/sekitarnya yang menunjukkan fenomena variabilitas cuaca/iklim lokal atau titik rawan bencana pada tabel yang disediakan!

Ruang tabel jawaban

Tabel isian 4 kolom: Kolom 1 (No), Kolom 2 (Lokasi Spesifik Pengamatan), Kolom 3 (Fakta/Kondisi Fisik Hasil Observasi), Kolom 4 (Kategori Fenomena: Cuaca/Iklim atau Kerentanan Bencana). Sediakan 3 baris isian data.

Kegiatan 2: Pengumpulan Data Sekunder: Kajian Pustaka Riwayat Bencana Alam di Indonesia (Portal Resmi BNPB)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Gawai/laptop terhubung internet atau cetakan dokumen kompilasi laporan bencana BNPB/BPBD
  • Buku Siswa Geografi Kelas 11

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Akses dokumen pustaka resmi (buku modul/laporan tahunan BNPB atau portal Geoportal Data Informasi Bencana Indonesia/DIBI BNPB).
  2. Cari dan kumpulkan data riwayat kejadian bencana alam di Indonesia dalam rentang 5-10 tahun terakhir.
  3. Pilihlah 3 jenis bencana alam berbeda (misal: banjir, gempa bumi, tanah longsor, atau kekeringan), lalu catat data statistik dan sebaran spasialnya ke dalam tabel yang ditentukan.

Pertanyaan:

1. Dari kajian pustaka resmi kebencanaan (BNPB/BPBD), kumpulkan data spesifik mengenai: jenis bencana, tahun/periode kejadian, wilayah sebaran utama di Indonesia, dan besaran dampak fisik/korban yang terdokumentasi!

Ruang tabel jawaban

Tabel kajian pustaka 5 kolom: Kolom 1 (Jenis Bencana), Kolom 2 (Tahun/Periode Kejadian), Kolom 3 (Wilayah Sebaran Utama), Kolom 4 (Data Besaran Dampak Faktual), Kolom 5 (Nama Sumber Pustaka Resmi). Minimal terisi 3 baris data.

Kegiatan 3: Pengumpulan Data Anomali Iklim dan Fenomena Perubahan Iklim di Indonesia Melalui Pustaka Resmi BMKG

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Akses internet / dokumen cetak rilis iklim BMKG
  • Buku catatan murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka publikasi atau rilis informasi iklim resmi BMKG (misal: Buletin Iklim, data tren suhu rata-rata tahunan, atau publikasi anomali El Nino/La Nina).
  2. Kumpulkan data riwayat kejadian anomali iklim yang pernah melanda Indonesia.
  3. Catat data nama fenomena anomali iklim, tahun kejadian, indikator angka/faktual (seperti deviasi suhu atau indeks curah hujan), serta daerah di Indonesia yang terdampak.
  4. Lengkapi rangkuman data pustaka pada tabel yang disediakan sebelum sesi presentasi singkat dan penutup.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan minimal 2 data fenomena anomali iklim di Indonesia dari kajian pustaka resmi BMKG, lalu tuliskan indikator numerik/faktual serta sumber referensinya!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan keseluruhan data yang telah dikumpulkan (observasi dan pustaka), kelompokkan sumber data tersebut ke dalam jenis instrumen pengumpulan data yang digunakan (observasi langsung vs kajian pustaka resmi)!

Nomor 1: Format tabel 5 kolom (Nama Fenomena Iklim, Periode Kejadian, Indikator Faktual/Angka BMKG, Wilayah Terdampak, Sumber Rujukan Resmi) untuk 2 baris data. Nomor 2: Kolom isian daftar verifikasi klasifikasi 2 jenis instrumen data.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan tadi, perbedaan nyata apa yang kamu rasakan antara mengumpulkan data melalui pengamatan langsung di lapangan dengan mengumpulkan data melalui kajian dokumen resmi?

2. Kendala apa yang kamu temui saat mencari dan mencatat data angka resmi kebencanaan atau iklim dari sumber pustaka, dan bagaimana cara kamu memastikannya benar?

3. Seberapa yakin kamu bahwa data riwayat bencana dan iklim yang kamu catat hari ini dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.