LKPDPertemuan 11Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan Data Fenomena Mikroklimat dan Kerentanan Lingkungan Sekolah Melalui Observasi Langsung

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Data Fenomena Mikroklimat dan Kerentanan Lingkungan Sekolah Melalui Observasi Langsung".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan Data Fenomena Mikroklimat dan Kerentanan Lingkungan Sekolah Melalui Observasi Langsung

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan Data Fenomena Mikroklimat dan Kerentanan Lingkungan Sekolah Melalui Observasi Langsung

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan Data Fenomena Mikroklimat dan Kerentanan Lingkungan Sekolah Melalui Observasi Langsung
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengumpulkan data fenomena perubahan iklim dan kebencanaan di Indonesia melalui observasi langsung dan kajian pustaka

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok yang terdiri atas 3-4 orang.
  • Bawa lembar kerja ini, alat tulis, dan gawai (smartphone) yang memiliki aplikasi pengukur suhu/cuaca atau termometer lapangan.
  • Lakukan pengamatan di area lingkungan sekolah secara berkesadaran, cermat, dan tetap utamakan keselamatan diri.
  • Kumpulkan seluruh data yang diminta pada tabel yang telah disediakan sebelum menarik kesimpulan berbasis data.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengumpulan Data Sekunder: Kajian Pustaka Tren Iklim dan Bencana Lokal/Nasional

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab IV
  • Gawai terkoneksi internet (portal BMKG/BNPB)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan data pustaka BMKG/Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab 4 yang disediakan pada lembar ini.
  2. Akses informasi pustaka tambahan daring (misal laman BMKG/data cuaca provinsi setempat) menggunakan gawai kelompok.
  3. Kumpulkan dan catat data tren perubahan suhu/iklim dan rekam kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia ke dalam tabel pencatatan data kajian pustaka.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kajian pustaka data BMKG/bacaan terkait tren anomali suhu dan bencana hidrometeorologi di Indonesia selama 1-2 dekade terakhir, himpun dan catatlah sekurang-kurangnya 3 data kuantitatif/faktual yang menunjukkan fenomena perubahan iklim dan kejadian kebencanaan terkait!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris isian data kajian pustaka dengan kolom: [No | Parameter/Fenomena yang Dikaji | Sumber Pustaka | Data Faktual/Angka yang Diperoleh].

Kegiatan 2: Pengumpulan Data Primer: Observasi Langsung Mikroklimat Lingkungan Sekolah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Gawai beraplikasi pengukur suhu cuaca lokal / Termometer ruangan lapangan
  • Lembar pengamatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kunjungi 3 titik observasi berbeda di lingkungan sekolah: (Titik A: Lapangan terbuka tanpa peneduh/beraspal atau semen; Titik B: Area bervegetasi/taman sekolah rindang; Titik C: Koridor/selasar kelas tertutup).
  2. Gunakan sensor suhu gawai/termometer lingkungan untuk mencatat suhu udara di setiap titik secara simultan pada rentang waktu yang sama.
  3. Lakukan observasi visual terhadap indikator mikroklimat (tutupan kanopi, jenis permukaan tanah/perkerasan, kelembapan kasat mata, arah embusan angin).
  4. Catat seluruh angka dan deskripsi kondisi fisik pada lembar data observasi.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan dan isikan data parameter mikroklimat hasil observasi langsung dari ketiga lokasi sekolah yang telah ditentukan ke dalam tabel data observasi lapangan!

Ruang tabel jawaban

Format tabel observasi 4 kolom: [Titik Lokasi | Suhu Udara (°C) Hasil Ukur | Karakteristik Tutupan Lahan & Permukaan | Catatan Kondisi Termal/Mikroklimat Langsung].

Kegiatan 3: Pengumpulan Data Observasi Potensi Bahaya & Kerentanan Lingkungan Sekolah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kamera ponsel (opsional untuk dokumentasi)
  • Lembar observasi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan penelusuran (walkthrough survey) di area sekitar sekolah untuk mengamati titik-titik yang memiliki kerentanan fisik terhadap dampak cuaca ekstrem/kebencanaan.
  2. Catat bukti fisik langsung yang ditemukan pada elemen drainase, kanopi pohon tua, atap gedung, lereng/talud, atau area genangan.
  3. Gabungkan data observasi langsung ini dengan data sekunder yang telah dikumpulkan pada Kegiatan 1 dan 2 ke dalam rekapitulasi data gabungan.
  4. Selesaikan pengisian sebelum 10 menit terakhir untuk melaksanakan refleksi dan penutupan.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan data hasil observasi langsung mengenai titik kerentanan fisik lingkungan sekolah terhadap bahaya hidrometeorologi (misal: banjir mikro/genangan air, dahan pohon lapuk rawan tumbang saat angin kencang, atap rusak, drainase tersumbat). Tuliskan minimal 3 temuan faktual lapangan beserta lokasinya!

2. Berdasarkan seluruh proses pengumpulan data (kajian pustaka pada Kegiatan 1 dan observasi langsung pada Kegiatan 2 & 3), sajikan inventarisasi ringkas yang mengelompokkan data yang berhasil dihimpun ke dalam: (a) Data fenomena iklim/suhu, dan (b) Data kerentanan kebencanaan!

Format isian terstruktur: Ruang daftar inventarisasi data untuk butir 1 (lokasi, jenis bahaya, dan kondisi fisik) serta butir 2 (kolom pengelompokan Data Iklim vs Data Kebencanaan).

REFLEKSI

1. Bagaimana keterampilan mengamati dan mencatat data lapangan secara langsung membantumu menyadari perbedaan kondisi iklim mikro di lingkungan sekitarmu?

2. Kendala apa yang kamu dan kelompokmu hadapi saat mengumpulkan data di lapangan, dan bagaimana caramu memastikan data yang dicatat tetap akurat?

3. Setelah menghimpun data kondisi mikroklimat dan titik kerentanan sekolah, data penting apa lagi yang menurutmu perlu dikumpulkan untuk melengkapi informasi kesiapsiagaan lingkungan sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.