LKPDPertemuan 10Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah Menggali Hubungan Kausalitas Perubahan Iklim dan Bencana Hidrometeorologis di Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Membuat Pertanyaan Ilmiah Menggali Hubungan Kausalitas Perubahan Iklim dan Bencana Hidrometeorologis di Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah Menggali Hubungan Kausalitas Perubahan Iklim dan Bencana Hidrometeorologis di Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Membuat Pertanyaan Ilmiah Menggali Hubungan Kausalitas Perubahan Iklim dan Bencana Hidrometeorologis di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMembuat Pertanyaan Ilmiah Menggali Hubungan Kausalitas Perubahan Iklim dan Bencana Hidrometeorologis di Indonesia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi secara mendalam tentang fenomena perubahan iklim dan kebencanaan di Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah stimulus fenomena kebencanaan dan perubahan iklim di Indonesia dengan cermat sebelum menyusun pertanyaan.
  • Fokus utama lembar kerja ini adalah melatih keterampilan merumuskan pertanyaan ilmiah yang mendalam (mengapa, bagaimana, sejauh mana hubungan sebab-akibat), bukan sekadar pertanyaan faktual sederhana.
  • Kerjakan secara mandiri dan diskusikan hasil rumusan pertanyaan bersama pasangan/kelompok sesuai instruksi pada tiap kegiatan.
  • Tuliskan pertanyaan ilmiah yang kamu buat pada format tabel dan ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedakan dan Mengembangkan Pertanyaan Ilmiah Kausalitas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks stimulus fenomena perubahan iklim dan bencana hidrometeorologis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks fenomena: 'Peningkatan suhu muka laut akibat perubahan iklim memicu pergeseran pola monsun dan peningkatan frekuensi cuaca ekstrem, seperti siklon tropis serta curah hujan berintensitas tinggi yang memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah kepulauan Indonesia.'
  2. Amati dua contoh pertanyaan berikut: Pertanyaan A ('Kapan banjir bandang terjadi di Jawa Tengah?') dan Pertanyaan B ('Bagaimana anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik memengaruhi frekuensi bencana hidrometeorologis di pesisir utara Jawa?').
  3. Tentukan mana yang tergolong pertanyaan ilmiah mendalam dan jelaskan ciri pembedanya.
  4. Buatlah 2 pertanyaan ilmiah baru yang berfokus pada hubungan sebab-akibat (kausalitas) perubahan iklim terhadap bencana hidrometeorologis di Indonesia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan contoh teks fenomena, manakah antara Pertanyaan A dan Pertanyaan B yang tergolong pertanyaan ilmiah guna menggali informasi secara mendalam? Jelaskan alasanmu berdasarkan unsur kausalitas!

2. Buatlah 2 butir rumusan pertanyaan ilmiah yang menghubungkan salah satu faktor perubahan iklim (misal: pemanasan suhu permukaan laut, perubahan curah hujan, pergeseran musim) dengan salah satu bencana hidrometeorologis (banjir, kekeringan, siklon) di Indonesia!

Tuliskan jawaban nomor 1 dalam 2-3 kalimat penjelasan. Tuliskan jawaban nomor 2 dalam format butir: 1. [Pertanyaan Ilmiah 1], 2. [Pertanyaan Ilmiah 2].

Kegiatan 2: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah Berbasis Fenomena Spesifik Wilayah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja / LKPD
  • Ringkasan teks Kasus I dan Kasus II

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua studi kasus singkat berikut: Kasus I: Di wilayah pesisir utara Jakarta dan Pekalongan, peningkatan permukaan air laut global yang dipadukan dengan penurunan muka tanah memperparah banjir rob musiman. Kasus II: Di Nusa Tenggara Timur (NTT), pergeseran awal musim kemarau dan kenaikan suhu ekstrem memperpanjang masa kekeringan meteorologis dan krisis air bersih.
  2. Pilih salah satu atau gunakan kedua kasus tersebut sebagai bahan penyusunan pertanyaan.
  3. Buatlah pertanyaan ilmiah mendalam untuk tiap tingkatan aspek keruangan: aspek penyebab keruangan (geosfer), aspek sebaran dampak, dan aspek mekanisme keterkaitan fenomena perubahan iklim dengan kebencanaan tersebut.
  4. Tuliskan pertanyaanmu ke dalam tabel perumusan pertanyaan ilmiah yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perumusan pertanyaan ilmiah dengan membuat 3 pertanyaan ilmiah yang berbeda aspek (aspek proses/mekanisme, aspek keterkaitan spasial/wilayah, dan aspek dinamika tren masa depan) berdasarkan kasus bencana hidrometeorologis yang telah disajikan!

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 3 kolom: [Aspek Pertanyaan (Mekanisme / Keterkaitan Spasial / Tren Dinamika)], [Fenomena Kasus yang Dipilih], [Rumusan Pertanyaan Ilmiah yang Dibuat].

Kegiatan 3: Peer-Review dan Penyempurnaan Pertanyaan Ilmiah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar rubrik telaah teman sejawat
  • Kompilasi pertanyaan dari Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tukarkan pertanyaan ilmiah yang telah kamu buat pada Kegiatan 2 dengan teman sebangku/kelompok.
  2. Ujilah pertanyaan temanmu menggunakan checklist kriteria pertanyaan ilmiah: (a) Apakah menanyakan hubungan sebab-akibat fenomena perubahan iklim dan bencana? (b) Apakah fokus pada wilayah Indonesia? (c) Apakah dapat diselidiki melalui pengumpulan data geografi?
  3. Tuliskan saran perbaikan atas pertanyaan temanmu.
  4. Tuliskan kembali 1 rumusan pertanyaan ilmiah terbaik hasil revisi/penyempurnaan yang siap digunakan untuk penyelidikan mandiri.
  5. Selesaikan kegiatan tepat waktu untuk melanjutkan ke sesi refleksi dan penutupan kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil telaah bersama pasangan, tuliskan masukan perbaikan terhadap rumusan pertanyaan ilmiah pasanganmu!

2. Tuliskan 1 rumusan pertanyaan ilmiah final yang paling tajam, mendalam, dan memenuhi seluruh kriteria pertanyaan ilmiah tentang kausalitas perubahan iklim dan bencana hidrometeorologis di Indonesia!

Tuliskan hasil diskusi pada format: [Pertanyaan Teman Sebelum Ditelaah], [Catatan Telaah/Masukan], dan [Rumusan Pertanyaan Ilmiah Final Hasil Penyempurnaan].

REFLEKSI

1. Apa perbedaan utama yang kamu rasakan saat menyusun pertanyaan mendalam bertipe sebab-akibat (mengapa/bagaimana) dibandingkan pertanyaan informasi dasar (apa/kapan)?

2. Bagaimana kemampuan merumuskan pertanyaan ilmiah membantumu memahami ancaman bencana akibat perubahan iklim di sekitar tempat tinggalmu?

3. Bagian mana dari langkah menyusun pertanyaan ilmiah hari ini yang paling menantang bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.