LKPDPertemuan 6Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Dinamika dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia serta Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Dinamika dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia serta Faktor-faktor yang Mempengaruhinya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Dinamika dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia serta Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Geografi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Dinamika dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia serta Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Dinamika dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia serta Faktor-faktor yang Mempengaruhinya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis karakteristik geografi penduduk di wilayah Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat sebelum menjawab.
  • Gunakan data demografi dan informasi wilayah yang disediakan untuk menganalisis karakteristik kependudukan.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau kelompok sesuai instruksi guru, lalu tuliskan hasil analisis pada format ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Perbedaan Karakteristik Kepadatan dan Persebaran Penduduk Antarwilayah

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis dan kalkulator sederhana

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel data kependudukan tiga wilayah di Indonesia (Wilayah A/Pulau Jawa: Luas 128.297 km², Penduduk ~151 juta jiwa; Wilayah B/Pulau Kalimantan: Luas 544.150 km², Penduduk ~16 juta jiwa; Wilayah C/Pulau Papua: Luas 420.540 km², Penduduk ~4,3 juta jiwa).
  2. Hitung perbandingan kepadatan kasar (crude density) dan bandingkan karakteristik geografis fisik maupun infrastruktur yang mempengaruhinya.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data luas dan jumlah penduduk di atas, analisislah ketimpangan kepadatan penduduk antara Wilayah A (Jawa) dengan Wilayah B (Kalimantan) dan Wilayah C (Papua) serta faktor geografis apa saja yang menyebabkannya terkonsentrasi di Wilayah A!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: (1) Wilayah & Angka Kepadatan Kasar (jiwa/km²), (2) Karakteristik Fisik & Aksesibilitas Geografis, (3) Analisis Penyebab Ketimpangan Konsentrasi Penduduk.

Kegiatan 2: Analisis Karakteristik Struktur dan Komposisi Usia Penduduk Berdasarkan Piramida Penduduk

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Data profil demografi BPS

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan ilustrasi model struktur umur penduduk Indonesia yang saat ini berada pada fase transisi menuju piramida penduduk stasioner (proporsi usia muda 0-14 tahun ~24%, usia produktif 15-64 tahun ~70%, dan usia lansia 65+ tahun ~6%).
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap perbandingan beban ketergantungan (dependency ratio) dan karakteristik geografis tenaga kerja yang terbentuk.
  3. Tuliskan uraian analisis pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Hitunglah angka rasio ketergantungan (dependency ratio) dari komposisi tersebut dan analisislah karakteristik struktur penduduk tersebut terhadap potensi bonus demografi di Indonesia!

2. Analisislah tantangan spasial/geografis yang muncul jika struktur usia produktif yang melimpah ini tidak diimbangi dengan pemerataan pusat aktivitas ekonomi di luar Pulau Jawa!

Format isian uraian terstruktur: Ruang 1 untuk perhitungan Rasio Ketergantungan dan analisis bonus demografi; Ruang 2 untuk analisis tantangan spasial migrasi dan daya dukung keruangan.

Kegiatan 3: Analisis Dinamika Mobilitas Spasial Penduduk dan Implikasinya terhadap Lingkungan

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Peta tematik aglomerasi perkotaan atau infografis dinamika penduduk BPS
  • Kertas plano / lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 orang) mengenai hubungan antara mobilitas penduduk (sirkuler dan permanen/urbanisasi) dengan karakteristik ruang pemukiman di wilayah aglomerasi (seperti Jabodetabek, Gerbangkertosusila, atau Mebidang).
  2. Analisislah faktor penarik-pendorong mobilitas serta dampaknya terhadap alih fungsi lahan dan daya dukung wilayah.
  3. Tuliskan sintesis analisis kelompok dan lakukan refleksi pembelajaran bersama.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan fenomena mobilitas sirkuler dari daerah penyangga (suburban) ke pusat kota (urban core), analisislah karakteristik geografi kependudukan yang terbentuk di wilayah perbatasan kota-desa (rural-urban fringe)!

2. Analisislah bagaimana karakteristik laju pertumbuhan penduduk alami (fertilitas tinggi) yang terkonsentrasi di suatu wilayah mempengaruhi ketersediaan ruang terbuka dan daya tampung lingkungan hidup!

Format lembar diskusi kelompok (kotak analisis sintesis dinamika spasial mobilitas) dan kolom kesimpulan pengaruh demografi terhadap daya dukung lingkungan.

REFLEKSI

1. Dari hasil analisis data kependudukan hari ini, karakteristik demografi wilayah manakah di Indonesia yang menurutmu paling mendesak untuk diperbaiki tata ruangnya dan mengapa?

2. Bagaimana pemahamanmu mengenai rasio ketergantungan dan bonus demografi membantumu melihat posisi dirimu sendiri sebagai bagian dari penduduk usia produktif masa depan Indonesia?

3. Langkah analisis apa yang paling menantang bagimu saat mengaitkan data angka kependudukan dengan realitas ruang dan lingkungan di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.