LKPDPertemuan 5Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Kuantitas Penduduk, Komposisi, dan Struktur Piramida Penduduk di Wilayah Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Kuantitas Penduduk, Komposisi, dan Struktur Piramida Penduduk di Wilayah Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Kuantitas Penduduk, Komposisi, dan Struktur Piramida Penduduk di Wilayah Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Kuantitas Penduduk, Komposisi, dan Struktur Piramida Penduduk di Wilayah Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Kuantitas Penduduk, Komposisi, dan Struktur Piramida Penduduk di Wilayah Indonesia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis karakteristik geografi penduduk di wilayah Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan data demografi yang disajikan dengan saksama.
  • Kerjakan aktivitas secara mandiri dan berkolaborasi dalam kelompok sesuai arahan pendidik.
  • Gunakan kemampuan analisis geografis untuk menghubungkan data kuantitas, rasio jenis kelamin, dan piramida penduduk dengan kondisi kependudukan riil di Indonesia.
  • Tuliskan hasil telaah dan temuan analisis pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Kuantitas dan Distribusi Rasio Jenis Kelamin Penduduk Indonesia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab 3
  • Kalkulator/Alat Tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati sajian data ringkas Sensus Penduduk Indonesia 2020 berikut: Jumlah penduduk Indonesia mencapai 270,2 juta jiwa. Secara nasional rasio jenis kelamin adalah 102 (artinya ada 102 laki-laki per 100 perempuan). Namun, terdapat variasi antarwilayah di mana provinsi DI Yogyakarta memiliki rasio jenis kelamin 98 dan Sulawesi Selatan 97 (jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki), sedangkan provinsi Papua memiliki rasio jenis kelamin mencapai 114.
  2. Analisis faktor geografis dan demografis yang menyebabkan perbedaan karakteristik kuantitas serta rasio jenis kelamin antarwilayah tersebut.
  3. Tuliskan hasil analisis kalian pada tabel perbandingan yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data kependudukan tersebut, analisislah faktor penyebab mengapa mayoritas wilayah Indonesia memiliki rasio jenis kelamin di atas 100, namun provinsi seperti DI Yogyakarta dan Sulawesi Selatan justru memiliki rasio jenis kelamin di bawah 100!

2. Lengkapilah analisis perbandingan karakteristik rasio jenis kelamin dan dampaknya terhadap karakteristik geografi penduduk pada tabel kerja!

Ruang tabel jawaban

Format tabel analisis 4 kolom: [Nama Wilayah | Karakteristik Rasio Jenis Kelamin | Faktor Geografis/Demografis Pembentuk | Ciri Geografis Penduduk yang Terbentuk]. Baris 1: DI Yogyakarta, Baris 2: Papua.

Kegiatan 2: Analisis Bentuk Piramida Penduduk dan Struktur Usia di Indonesia

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Grafik/Ilustrasi Piramida Penduduk Indonesia Buku Siswa Geografi Hal 172-174
  • Kertas Plano/Lembar Kerja
  • Spidol/Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati profil struktur piramida penduduk Indonesia hasil sensus terbaru: piramida Indonesia sedang bertransisi dari piramida ekspansif (muda) dengan alas lebar menuju bentuk piramida yang melebar di bagian tengah (usia 15-64 tahun mencapai lebih dari 68%), sementara kelompok usia 0-14 tahun proporsinya mulai menyusut.
  2. Diskusikan dalam kelompok bentuk piramida penduduk tersebut dan analisislah implikasi geografis dari komposisi struktur usia tersebut terhadap beban ketergantungan (dependency ratio) dan fenomena bonus demografi di Indonesia.
  3. Tuangkan uraian hasil telaah kalian secara sistematis pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Analisislah bentuk struktur piramida penduduk Indonesia saat ini berdasarkan pergeseran dari bentuk ekspansif ke arah stasioner! Ciri-ciri struktur penduduk apa saja yang tampak pada kelompok usia belum produktif (0-14), produktif (15-64), dan lansia (65+)?

2. Berdasarkan struktur usia yang mendominasi pada piramida penduduk Indonesia, analisislah angka beban ketergantungan (dependency ratio) dan karakteristik sosial-spasial penduduk yang timbul di wilayah perkotaan maupun perdesaan!

Tuliskan jawaban dalam format uraian analitis sistematis 2-3 paragraf per nomor pada kolom uraian yang disediakan.

Kegiatan 3: Investigasi Analitis: Komparasi Karakteristik Penduduk Antarprovinsi di Indonesia

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Data BPS Kependudukan Provinsi
  • Lembar Kerja Diskusi Kelompok
  • Papan Presentasi/Whiteboard

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah dalam kelompok untuk membandingkan dua profil karakteristik penduduk provinsi kontras di Indonesia: Provinsi A (misalnya DKI Jakarta: kepadatan sangat tinggi, dominasi usia produktif pekerja kantoran/jasa, fertilitas rendah) dan Provinsi B (misalnya Nusa Tenggara Timur: struktur penduduk didominasi usia muda di perdesaan, angka fertilitas relatif tinggi, rasio ketergantungan usia muda tinggi).
  2. Analisislah bagaimana perbedaan kuantitas, komposisi usia, dan struktur piramida kedua wilayah tersebut membentuk karakteristik geografi kependudukan yang unik di masing-masing provinsi.
  3. Rangkum hasil komparasi analisis kelompok ke dalam matriks perbandingan, sajikan secara lisan singkat di hadapan kelas, dan lakukan refleksi bersama.

Pertanyaan:

1. Bandingkan dan analisislah perbedaan karakteristik geografi penduduk antara wilayah perkotaan aglomerasi (seperti DKI Jakarta) dengan wilayah kepulauan/agraris (seperti NTT) ditinjau dari tiga aspek: kuantitas/kepadatan, struktur usia dominan, dan bentuk piramida penduduknya!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis perbandingan piramida dan struktur penduduk kedua wilayah tersebut, simpulkan mengapa kebijakan penyediaan fasilitas umum (seperti kebutuhan sarana pendidikan vs kebutuhan perumahan/lapangan kerja) harus berbeda di antara kedua wilayah tersebut!

Format matriks komparasi 4 baris x 3 kolom [Aspek Komparasi | Karakteristik Provinsi Tipe Perkotaan (DKI) | Karakteristik Provinsi Tipe Kepulauan/Agraris (NTT)] dilanjutkan kolom kesimpulan keterkaitan karakteristik wilayah (1 paragraf).

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis struktur piramida penduduk Indonesia hari ini, posisi kelompok umur manakah kalian saat ini dan apa peran karakteristik kelompok umur kalian dalam mendukung dinamika kependudukan nasional?

2. Bagaimana pemahaman tentang komposisi usia dan rasio jenis kelamin membantu kalian memahami kondisi lingkungan tempat tinggal kalian sendiri?

3. Bagian analisis kependudukan mana yang dirasa paling menantang dan bagaimana kerja sama kelompok membantu mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.