LKPDPertemuan 9Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan Data melalui Observasi Keanekaragaman Hayati Wilayah Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Data melalui Observasi Keanekaragaman Hayati Wilayah Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengumpulkan Data melalui Observasi Keanekaragaman Hayati Wilayah Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan Data melalui Observasi Keanekaragaman Hayati Wilayah Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan Data melalui Observasi Keanekaragaman Hayati Wilayah Indonesia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka mengenai keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia serta mendokumentasikan data secara sistematis

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah dalam kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.
  • Siapkan instrumen observasi, alat tulis, dan perangkat dokumentasi (kamera gawai bila tersedia) sebelum memulai pengamatan.
  • Amati secara cermat keanekaragaman hayati di lingkungan sekolah atau rujuk sumber kajian pustaka yang ditentukan guru.
  • Catat dan dokumentasikan setiap data keanekaragaman hayati secara objektif dan terstruktur pada format tabel yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Instrumen dan Pengumpulan Data Melalui Observasi Lapangan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Papan jalan (clipboard)
  • Lembar pengamatan
  • Alat tulis
  • Kamera ponsel/lup (kaca pembesar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan observasi langsung di area lingkungan sekolah (taman, kebun sekolah, atau halaman sekitar) selama 20 menit.
  2. Kumpulkan data minimal 4 spesies organisme (flora atau fauna) yang ditemukan secara langsung di lokasi pengamatan.
  3. Catat identitas temuan, perkiraan jumlah individu yang teramati, karakteristik morfologi spesifik, serta kondisi habitat tempat organisme ditemukan ke dalam tabel pencatatan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pencatatan data observasi langsung keanekaragaman hayati di lingkungan sekolah untuk minimal 4 jenis organisme yang diamati!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 5 kolom: | No | Nama Organisme (Flora/Fauna) | Kategori (Flora/Fauna) | Jumlah/Kelimpahan Teramati | Karakteristik Fisik yang Diamati | Kondisi Habitat/Titik Temu |

Kegiatan 2: Pengumpulan dan Dokumentasi Data Sekunder Melalui Kajian Pustaka

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi Kelas 11 Kemendikbudristek
  • Gawai/laptop terhubung internet untuk akses data BRIN/KSDAE
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan sumber pustaka terpercaya (Buku Siswa Geografi Kelas XI Bab 2 atau atlas flora/fauna/portal resmi lembaga konservasi KSDAE/LIPI-BRIN) untuk melengkapi data spesies di wilayah bioregion Indonesia yang tidak ditemukan di lingkungan sekolah.
  2. Kumpulkan data 3 spesies hayati khas wilayah Indonesia (mewakili Zona Asiatis/Indomalayan, Peralihan/Wallacea, dan Australis).
  3. Dokumentasikan data sekunder tersebut ke dalam lembar dokumentasi terstruktur mencakup nama spesies, tipe sebaran wilayah, dan sumber rujukan pustaka.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan data 3 spesies khas Indonesia dari kajian pustaka untuk mengisi format dokumentasi data keanekaragaman hayati wilayah Indonesia (Asiatis, Peralihan, dan Australis) beserta sumber pustakanya!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 5 kolom: | No | Nama Spesies & Nama Ilmiah | Zona Persebaran di Indonesia (Asiatis/Peralihan/Australis) | Ringkasan Data Spesies (Tipe/Ciri Khas) | Sumber Rujukan Pustaka (Buku/Laman Resmi) |

Kegiatan 3: Penyusunan Katalog Dokumentasi Data Hayati Hasil Observasi dan Kajian

Estimasi: 30 menit (termasuk verifikasi, refleksi, transisi, dan penutup)

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Kompilasi data Kegiatan 1 dan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Satukan data hasil observasi lapangan (Kegiatan 1) dan data kajian pustaka (Kegiatan 2) menjadi satu draf lembar inventarisasi (katalog data) yang sistematis.
  2. Verifikasi kelengkapan seluruh atribut data: tanggal perolehan, metode perolehan (observasi langsung vs kajian pustaka), klasifikasi organisme, dan lokasi/persebaran.
  3. Tuliskan laporan pengelompokan ringkas mengenai total ragam data spesies yang berhasil dikumpulkan kelompok.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan seluruh data yang telah kalian himpun dari observasi langsung dan kajian pustaka, kelompokkan data tersebut secara sistematis ke dalam ringkasan inventarisasi data hayati!

2. Periksalah kelengkapan data kelompokmu. Sebutkan komponen data apa saja yang wajib dicatat agar sebuah dokumentasi observasi keanekaragaman hayati dapat dikatakan sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya!

Format isian terstruktur: Bagian A: Tabel Ringkasan Rekapitulasi Data (Metode, Jumlah Spesies Flora, Jumlah Spesies Fauna, Total). Bagian B: Paragraf deskriptif uraian komponen kelengkapan data sistematis.

REFLEKSI

1. Tantangan apa yang kelompokmu hadapi saat mengumpulkan data organisme langsung di lapangan dibandingkan saat mengumpulkan data melalui kajian pustaka?

2. Bagaimana ketelitian dalam mencatat atribut data (seperti ciri fisik, jumlah, dan habitat) membantumu mendokumentasikan keanekaragaman hayati secara lebih sistematis?

3. Langkah apa yang akan kamu perbaiki dalam teknik observasi dan pencatatan data hayati jika melakukan pengamatan lapangan berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.