LKPDPertemuan 7Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam

Geografi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMembuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia secara mendalam

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah stimulus dan fenomena geografi yang disajikan pada setiap bagian LKPD secara saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama kelompok kecil (3-4 orang) untuk mendiskusikan perumusan pertanyaan.
  • Fokus utama lembar kerja ini adalah merumuskan/membuat pertanyaan ilmiah yang dapat diuji dan digali lebih mendalam, bukan mencari jawaban akhir atau memecahkan masalahnya.
  • Gunakan kata tanya ilmiah (seperti: Mengapa, Bagaimana hubungan antara, Sejauh mana pengaruh) yang mengarah pada penyelidikan hubungan sebab-akibat atau pola spasial keanekaragaman hayati.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedakan Pertanyaan Faktual dan Pertanyaan Ilmiah Eksplanatif

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Peta pembagian wilayah fauna menurut Wallace, Weber, dan Lydekker
  • Teks stimulus ringkas keragaman hayati Indonesia
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks fenomena Garis Wallace dan Garis Weber yang membagi fauna Indonesia menjadi tipe Asiatis, Peralihan, dan Australis.
  2. Identifikasi perbedaan antara pertanyaan tingkat rendah (sekadar faktual/hafalan) dengan pertanyaan ilmiah mendalam (menyelidiki keterkaitan faktor geografis/geologis dengan pola persebaran).
  3. Ubah 3 contoh pertanyaan faktual yang disediakan menjadi pertanyaan ilmiah mendalam yang berorientasi pada penyelidikan pola keanekaragaman hayati.

Pertanyaan:

1. Ubah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah mendalam yang menghubungkan fenomena fisik dengan pola keragaman hayati: 'Hewan apa saja yang termasuk fauna tipe Asiatis di Indonesia?'

2. Ubah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah mendalam: 'Berapa luas wilayah persebaran hutan hujan tropis di Pulau Kalimantan?'

3. Ubah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah mendalam: 'Di mana saja habitat alami burung Anoa dan Babirusa ditemukan?'

Tuliskan rumusan pertanyaan baru pada format tabel 3 kolom: [Kolom 1: Pertanyaan Faktual Awal], [Kolom 2: Rumusan Pertanyaan Ilmiah Baru], [Kolom 3: Variabel Spasial/Ekologis yang Dihubungkan].

Kegiatan 2: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah Berbasis Fenomena Anomali Keanekaragaman Hayati

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Peta batas lempeng dan batimetri kawasan Wallacea/Nusa Tenggara
  • Artikel ringkas fenomena Wallacea
  • Kertas plano atau lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati narasi studi kasus: 'Kawasan Nusa Tenggara memiliki curah hujan relatif rendah dan didominasi sabana tropis, namun pulau Komodo dan Rinca memiliki kadal karnivora raksasa (Komodo) yang tidak ditemukan secara alami di belahan bumi lainnya. Sementara itu, di perairan sekitarnya (Segitiga Terumbu Karang), kekayaan spesies laut mencapai tingkat tertinggi di dunia.'
  2. Diskusikan keterkaitan antara aspek iklim, posisi tektonik, arus laut, dan isolasi pulau terhadap keragaman spesies darat dan laut di kawasan tersebut.
  3. Buatlah pertanyaan ilmiah mendalam untuk masing-masing tingkatan fokus kajian geografi (keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah).

Pertanyaan:

1. Buatlah 1 pertanyaan ilmiah dengan fokus pendekatan keruangan (spasial) mengenai pola sebaran Komodo di pulau-pulau kecil Nusa Tenggara!

2. Buatlah 1 pertanyaan ilmiah dengan fokus pendekatan kelingkungan (ekologis) mengenai interaksi kondisi iklim/abiotik terhadap kelangsungan rantai pakan fauna di wilayah sabana Nusa Tenggara!

3. Buatlah 1 pertanyaan ilmiah dengan fokus pendekatan kompleks wilayah yang mengaitkan fenomena tingginya keragaman hayati laut di perairan Selat Sape/Komodo dengan dinamika arus lintas Indonesia (ARLINDO) dan bentang daratan sekitarnya!

Tuliskan hasil diskusi pada lembar bergaris dengan format poin: [Pendekatan Keruangan: Teks Pertanyaan Ilmiah], [Pendekatan Kelingkungan: Teks Pertanyaan Ilmiah], [Pendekatan Kompleks Wilayah: Teks Pertanyaan Ilmiah]. Berikan penjelasan 1 kalimat mengenai indikator keilmiahan dari masing-masing rumusan pertanyaan.

Kegiatan 3: Menyusun Matriks Instrumen Pertanyaan Ilmiah Multi-Variabel

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Atlas Indonesia dan Dunia
  • Lembar matriks pertanyaan ilmiah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri atau berpasangan, rancanglah sebuah matriks penyelidikan ilmiah geografi keanekaragaman hayati.
  2. Pilihlah salah satu topik keanekaragaman hayati: (A) Gradien Ketinggian dan Pola Flora Pegunungan di Jawa/Sumatra, atau (B) Tingkat Endemisitas Fauna di Pulau Terisolasi (Sulawesi/Papua).
  3. Buatlah 2 pertanyaan ilmiah komparatif (membandingkan dua entitas wilayah/lingkungan) dan 2 pertanyaan ilmiah asosiatif (meneliti korelasi/sebab-akibat antar-dua variabel).
  4. Lakukan penilaian mandiri (peer review singkat) apakah rumusan pertanyaan sudah memenuhi kaidah operasional (dapat diselidiki dengan data pustaka/geospasial).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan topik yang dipilih, buatlah 2 pertanyaan ilmiah komparatif untuk menggali pola perbedaan keanekaragaman hayati antar-wilayah!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan topik yang sama, buatlah 2 pertanyaan ilmiah asosiatif/kausalitas untuk menyelidiki pengaruh faktor pendorong terhadap pola keragaman hayati!

Ruang tabel jawaban

Lengkapi matriks tabel 4 kolom berikut:
[Kolom 1: Kategori Pertanyaan (Komparatif 1, Komparatif 2, Asosiatif 1, Asosiatif 2)]
[Kolom 2: Rumusan Pertanyaan Ilmiah Lengkap]
[Kolom 3: Variabel yang Diamati/Dibandingkan]
[Kolom 4: Ketersediaan Data untuk Menjawab (Data Citra/Peta/Data Lapangan)].

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat harus merumuskan pertanyaan yang bersifat 'ilmiah eksplanatif' dibandingkan saat membuat pertanyaan 'apa' atau 'di mana'?

2. Bagaimana kemampuan menyusun pertanyaan ilmiah ini dapat membantumu memahami bahwa keanekaragaman hayati di sekitarmu tidak terbentuk secara kebetulan, melainkan dipengaruhi keteraturan pola geografis?

3. Dari rumusan pertanyaan ilmiah yang telah kamu buat hari ini, manakah pertanyaan yang paling membuatmu penasaran untuk mencari bukti datanya lebih lanjut di perpustakaan atau internet?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.