LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam
Geografi - Kelas 11
Bab 2 Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Geografi — Kelas 11 (Fase F) Topik: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia secara Mendalam INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membedakan Pertanyaan Faktual dan Pertanyaan Ilmiah EksplanatifEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ubah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah mendalam yang menghubungkan fenomena fisik dengan pola keragaman hayati: 'Hewan apa saja yang termasuk fauna tipe Asiatis di Indonesia?' 2. Ubah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah mendalam: 'Berapa luas wilayah persebaran hutan hujan tropis di Pulau Kalimantan?' 3. Ubah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah mendalam: 'Di mana saja habitat alami burung Anoa dan Babirusa ditemukan?' Tuliskan rumusan pertanyaan baru pada format tabel 3 kolom: [Kolom 1: Pertanyaan Faktual Awal], [Kolom 2: Rumusan Pertanyaan Ilmiah Baru], [Kolom 3: Variabel Spasial/Ekologis yang Dihubungkan]. Kegiatan 2: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah Berbasis Fenomena Anomali Keanekaragaman HayatiEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah 1 pertanyaan ilmiah dengan fokus pendekatan keruangan (spasial) mengenai pola sebaran Komodo di pulau-pulau kecil Nusa Tenggara! 2. Buatlah 1 pertanyaan ilmiah dengan fokus pendekatan kelingkungan (ekologis) mengenai interaksi kondisi iklim/abiotik terhadap kelangsungan rantai pakan fauna di wilayah sabana Nusa Tenggara! 3. Buatlah 1 pertanyaan ilmiah dengan fokus pendekatan kompleks wilayah yang mengaitkan fenomena tingginya keragaman hayati laut di perairan Selat Sape/Komodo dengan dinamika arus lintas Indonesia (ARLINDO) dan bentang daratan sekitarnya! Tuliskan hasil diskusi pada lembar bergaris dengan format poin: [Pendekatan Keruangan: Teks Pertanyaan Ilmiah], [Pendekatan Kelingkungan: Teks Pertanyaan Ilmiah], [Pendekatan Kompleks Wilayah: Teks Pertanyaan Ilmiah]. Berikan penjelasan 1 kalimat mengenai indikator keilmiahan dari masing-masing rumusan pertanyaan. Kegiatan 3: Menyusun Matriks Instrumen Pertanyaan Ilmiah Multi-VariabelEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan topik yang dipilih, buatlah 2 pertanyaan ilmiah komparatif untuk menggali pola perbedaan keanekaragaman hayati antar-wilayah! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan topik yang sama, buatlah 2 pertanyaan ilmiah asosiatif/kausalitas untuk menyelidiki pengaruh faktor pendorong terhadap pola keragaman hayati! Ruang tabel jawaban Lengkapi matriks tabel 4 kolom berikut: REFLEKSI1. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat harus merumuskan pertanyaan yang bersifat 'ilmiah eksplanatif' dibandingkan saat membuat pertanyaan 'apa' atau 'di mana'? 2. Bagaimana kemampuan menyusun pertanyaan ilmiah ini dapat membantumu memahami bahwa keanekaragaman hayati di sekitarmu tidak terbentuk secara kebetulan, melainkan dipengaruhi keteraturan pola geografis? 3. Dari rumusan pertanyaan ilmiah yang telah kamu buat hari ini, manakah pertanyaan yang paling membuatmu penasaran untuk mencari bukti datanya lebih lanjut di perpustakaan atau internet? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.