LKPDPertemuan 6Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Dunia secara Mendalam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Dunia secara Mendalam".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Dunia secara Mendalam

Geografi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Membuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Dunia secara Mendalam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMembuat Pertanyaan Ilmiah untuk Menggali Pola Keanekaragaman Hayati Dunia secara Mendalam
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia secara mendalam

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar fenomena dan stimulus geografi yang disajikan pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Fokus utama lembar kerja ini adalah melatih keterampilan merumuskan pertanyaan ilmiah yang mendalam, terukur, dan berbasis hubungan sebab-akibat terkait pola keragaman hayati.
  • Bekerjalah secara mandiri pada kegiatan awal dan berkolaborasi secara berpasangan/kelompok kecil pada kegiatan perumusan mendalam.
  • Gunakan kata tanya ilmiah (seperti 'mengapa', 'bagaimana', 'sejauh mana') yang mendorong penyelidikan mendalam, bukan sekadar pertanyaan faktual tertutup (seperti 'apa' atau 'di mana').

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedakan dan Mengubah Pertanyaan Faktual Menjadi Pertanyaan Ilmiah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi Kelas 11 Bab 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan stimulus singkat: 'Kawasan hutan hujan tropis di Indonesia dan Lembah Amazon memiliki kekayaan spesies tertinggi di dunia, sedangkan kawasan gurun dan kutub memiliki keragaman hayati yang sangat rendah.'
  2. Pahami perbedaan antara pertanyaan faktual dangkal (hanya menanyakan nama, lokasi, atau hafalan definisi) dengan pertanyaan ilmiah mendalam (menanyakan mekanisme, hubungan kausalitas antarvariabel fisik, atau faktor pembatas persebaran).
  3. Kerjakan tugas telaah dan transformasi pertanyaan pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Dari 3 draf pertanyaan berikut terkait keanekaragaman hayati: (A) 'Apa nama bioma terbesar di dunia?', (B) 'Mengapa keanekaragaman hayati cenderung menurun dari ekuator menuju kutub?', dan (C) 'Di benua mana kanguru hidup?', tentukan manakah yang tergolong pertanyaan ilmiah mendalam beserta alasan karakteristiknya!

2. Ubahlah pertanyaan faktual berikut menjadi pertanyaan ilmiah yang mendalam: 'Apakah beruang kutub bisa hidup di hutan tropis Indonesia?'

Tuliskan jawaban nomor 1 dalam 1 paragraf penjelasan alasan. Untuk nomor 2, tuliskan rumusan pertanyaan baru hasil modifikasi dalam format kalimat tanya ilmiah berorientasi kausalitas.

Kegiatan 2: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah Berdasarkan Fenomena Garis Wallace dan Bioma Dunia

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Peta Sebaran Fauna Wallacea
  • Peta Bioma Dunia
  • Kertas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati stimulus data fenomena biogeografi berikut: 1. Fenomena Garis Wallace-Weber: Indonesia terbagi menjadi wilayah fauna Asiatis, Peralihan (endemik), dan Australis dengan batas pemisah yang tegas di perairan dalam Selat Lombok dan Selat Makassar. 2. Pola Bioma Dunia: Bioma taiga dan tundra mendominasi wilayah lintang tinggi belahan bumi utara, tetapi hampir tidak dijumpai di belahan bumi selatan pada lintang yang sama.
  2. Rumuskan pertanyaan ilmiah mendalam untuk masing-masing fenomena tersebut.
  3. Pastikan pertanyaan Anda memuat komponen: (a) Variabel fisik/geografis (iklim, geologi, fisiografi, atau sejarah bumi), dan (b) Pengaruhnya terhadap pola sebaran hayati.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan stimulus fenomena Garis Wallace-Weber, buatlah 2 rumusan pertanyaan ilmiah yang menggali penyebab atau pola pemisahan fauna tersebut secara mendalam!

2. Berdasarkan stimulus pola bioma dunia, buatlah 2 rumusan pertanyaan ilmiah yang meneliti alasan asimetri persebaran bioma taiga dan tundra antara belahan bumi utara dan selatan!

Format tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat 'Fokus Fenomena' (Wallacea / Bioma Dunia) dan Kolom 2 memuat 'Rumusan Pertanyaan Ilmiah (memuat variabel fisik & pola hayati)'.

Kegiatan 3: Menyusun Matriks Pertanyaan Ilmiah Multi-Skala Berdasarkan Dimensi Geografis

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja LKPD
  • Artikel singkat isu lingkungan global

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berpasangan, pilihlah salah satu isu keragaman hayati global: (1) Fragmentasi hutan tropis dan kepunahan satwa payung, ATAU (2) Pemutihan terumbu karang global akibat kenaikan suhu laut.
  2. Susunlah 3 pertanyaan ilmiah mendalam berdasarkan tiga skala tinjauan geografis: Skala Lokal (tapak/habitat spesifik), Skala Regional (kawasan benua/regional), dan Skala Global (pola dunia).
  3. Gunakan rubrik mandiri untuk memeriksa apakah setiap pertanyaan sudah memenuhi kriteria: ilmiah, terukur, dan mengungkap pola keruangan secara mendalam.

Pertanyaan:

1. Tuliskan topik isu yang dipilih, lalu rumuskan 3 pertanyaan ilmiah mendalam yang masing-masing mencerminkan skala spasial: (a) Skala Lokal, (b) Skala Regional, dan (c) Skala Global!

Ruang tabel jawaban

2. Lakukan telaah kritis terhadap salah satu pertanyaan yang kelompokmu buat: Tuliskan variabel terikat (fenomena hayati) dan variabel bebas (faktor pemicu/geografis) yang terkandung di dalam rumusan pertanyaan tersebut!

Isikan pada tabel matriks 4 baris: Baris 1 (Identitas Topik), Baris 2 (Pertanyaan Skala Lokal), Baris 3 (Pertanyaan Skala Regional), Baris 4 (Pertanyaan Skala Global), dilanjutkan isian singkat variabel bebas dan terikat di bawah tabel.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan paling mendasar yang kamu rasakan saat menyusun pertanyaan fakta sederhana dibandingkan menyusun pertanyaan ilmiah mendalam tentang fenomena biosfer?

2. Bagian mana dari pembuatan pertanyaan ilmiah (menemukan variabel fisik, mengaitkan hubungan sebab-akibat, atau menentukan skala spasial) yang menurutmu paling menantang dan bagaimana caramu mengatasinya?

3. Bagaimana kemampuan merumuskan pertanyaan ilmiah ini membantumu memahami kondisi lingkungan hidup di sekitar tempat tinggalmu secara lebih kritis?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.