LKPDPertemuan 5Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Mengamati Fenomena Penurunan Spesies Endemik terhadap Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengamati Fenomena Penurunan Spesies Endemik terhadap Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengamati Fenomena Penurunan Spesies Endemik terhadap Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengamati Fenomena Penurunan Spesies Endemik terhadap Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengamati Fenomena Penurunan Spesies Endemik terhadap Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena di Indonesia dan/atau dunia untuk memahami pola keanekaragaman hayati

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan data faktual yang disajikan pada setiap aktivitas dengan cermat.
  • Lakukan pengamatan secara sistematis terhadap data sebaran wilayah, perubahan populasi satwa endemik, serta peta pola keanekaragaman hayati yang tersedia.
  • Tuliskan hasil pengamatan dan identifikasi data pada kolom atau tabel yang disediakan secara jelas dan terstruktur.
  • Diskusikan hasil temuan pengamatan bersama teman kelompok untuk mengonfirmasi keteraturan pola persebaran hayati di Indonesia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengamatan Data Fenomena Penurunan Populasi Spesies Endemik Indonesia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks ringkasan data status spesies endemik
  • Alat tulis
  • Peta garis Wallace dan Weber (pada buku paket Geografi Kelas 11)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks data ringkas mengenai kondisi 3 spesies endemik berikut: (1) Badak Jawa (Ujung Kulon, Jawa Bagian Barat): populasi tersisa sekitar 75-80 individu akibat penyusutan habitat hutan dataran rendah; (2) Anoa (Sulawesi Bagian Tengah): populasi berkurang drastis di bawah 2.500 individu akibat fragmentasi hutan peralihan; (3) Cendrawasih Wilson (Kepulauan Waigeo/Papua Bagian Timur): kawasan jelajah menyempit di kanopi hutan hujan tropis.
  2. Amati dan catat data identitas wilayah, jenis spesies endemik, serta bentuk fenomena penurunan yang teramati ke dalam format tabel pengamatan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks data ringkas yang disajikan, lakukan pengamatan dan lengkapi tabel hasil observasi spesies endemik: sebutkan nama spesies, wilayah persebarannya di Indonesia, dan bentuk fenomena perubahan populasi/keberadaannya yang teramati.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris pengamatan dengan 4 kolom: [No] | [Nama Spesies Endemik] | [Wilayah Persebaran di Indonesia] | [Fenomena Penurunan yang Teramati]

Kegiatan 2: Pengamatan Spasial Keterkaitan Fenomena Spesies terhadap Pola Sebaran Hayati

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Peta tematik zonasi biogeografi fauna Indonesia (Garis Wallace & Weber)
  • Spidol/pensil warna untuk menandai zona

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati peta zonasi keanekaragaman hayati Indonesia (zona Asiatis/Dangkalan Sunda, zona Peralihan/Wallacea, dan zona Australis/Dangkalan Sahul).
  2. Tandai posisi ketiga spesies endemik dari Kegiatan 1 pada peta wilayah tersebut.
  3. Lakukan pengamatan komparatif: amati apakah fenomena penurunan spesies endemik tersebut terjadi secara terpusat di satu zona saja atau teramati merata melintasi ketiga zona pola keanekaragaman hayati Indonesia.

Pertanyaan:

1. Dari hasil pengamatan letak ketiga spesies endemik pada peta zonasi hayati (Asiatis, Peralihan, Australis), tunjukkan pola sebaran fenomena penurunan tersebut: apakah fenomena ini hanya teramati pada satu zona tertentu atau teramati di seluruh zona biogeografi Indonesia? Tuliskan bukti letak zonanya.

2. Amati karakteristik tipe habitat alami tempat spesies-spesies endemik tersebut hidup berdasarkan pembagian wilayahnya. Pola karakteristik vegetasi dan bentang alam apa yang teramati mendominasi lingkungan hidup spesies endemik yang terancam tersebut?

Lembar isian singkat untuk pertanyaan 1 (penjelasan zona dan bukti) dan 1 paragraf ringkas (3-4 kalimat) hasil pengamatan pola habitat untuk pertanyaan 2.

Kegiatan 3: Pengamatan Sintesis Fenomena Penurunan Spesies terhadap Pola Keanekaragaman Hayati

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Buku Siswa Geografi Bab 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok data hasil observasi pada Kegiatan 1 dan Kegiatan 2.
  2. Amati pola umum: jika spesies endemik di masing-masing zona biogeografi terus mengalami penurunan populasi secara konsisten, apa yang teramati terjadi pada kekhasan pola keanekaragaman hayati antarwilayah Indonesia?
  3. Tuliskan poin-poin hasil pengamatan kelompok secara runtut dan siapkan untuk dipresentasikan singkat di kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan rangkaian observasi fenomena penurunan spesies endemik di zona Asiatis, Peralihan, dan Australis, rumuskan hasil pengamatan kelompok: bagaimana fenomena penyusutan populasi spesies khas ini memengaruhi keunikan pola keanekaragaman hayati di tiap zona wilayah Indonesia?

Kolom ringkasan hasil diskusi kelompok berformat poin temuan pengamatan (maksimal 1 halaman/kotak kesimpulan pengamatan).

REFLEKSI

1. Bagian pengamatan mana yang paling membantumu memahami pola pembagian wilayah keanekaragaman hayati (Asiatis, Peralihan, Australis) di Indonesia?

2. Setelah mengamati data fenomena penurunan spesies endemik, bagaimana kesadaranmu terhadap kondisi kekayaan hayati di pulau atau daerah tempat tinggalmu saat ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.