LKPD Geografi Kelas 11: Mengomunikasikan Hasil Analisis Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dalam Media Peta Tematik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan Hasil Analisis Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dalam Media Peta Tematik".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Geografi Kelas 11: Mengomunikasikan Hasil Analisis Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dalam Media Peta Tematik
Geografi - Kelas 11
Bab 2 Pertemuan 15
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Geografi — Kelas 11 (Fase F) Topik: Mengomunikasikan Hasil Analisis Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dalam Media Peta Tematik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyusun Simbologi dan Komponen Visual Peta Tematik Keanekaragaman HayatiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel spesifikasi simbol peta berikut agar data persebaran keanekaragaman hayati Indonesia dapat dikomunikasikan secara visual tanpa membingungkan pembaca: tentukan bentuk simbol visual, kode warna/arsir, serta label informasinya untuk 3 wilayah (Asiatis, Peralihan, Australis) beserta 2 garis batas biogeografi (Garis Wallace dan Garis Weber). Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan mengapa pemilihan simbol warna dan bentuk piktogram sangat menentukan efektivitas pengomunikasian peta tematik pola keanekaragaman hayati kepada masyarakat umum. Tabel 4 kolom: [Unsur Geografis | Jenis Simbol (Titik/Garis/Area) | Pilihan Warna/Bentuk Visual | Keterangan/Label Komunikasi], dilanjutkan dengan ruang uraian 4-5 baris untuk pertanyaan nomor 2. Kegiatan 2: Mengomunikasikan Pola Hayati dalam Draf Peta Tematik dan Tabel InfografisEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan dan komunikasikan sebaran pola keanekaragaman hayati Indonesia pada draf peta dasar yang disediakan dengan memadukan unsur garis batas (Wallace & Weber), pembagian zona warna, dan penempatan simbol fauna representatif. Ruang gambar 2. Susunlah tabel infografis ringkas di samping peta untuk mengomunikasikan karakteristik pembeda fauna di ketiga zona tersebut kepada pembaca. Ruang tabel jawaban Kotak bidang peta dasar Indonesia berukuran 15x25 cm lengkap dengan kotak legenda di pojok, diikuti tabel ringkasan infografis 3 kolom: [Zona Wilayah | Ciri Utama Karakteristik Fauna | Daftar Spesies Kunci pada Peta]. Kegiatan 3: Penyajian Lisan dan Umpan Balik Media Komunikasi Peta TematikEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan naskah penjelasan lisan singkat (3-4 kalimat) yang kamu sampaikan saat mempresentasikan media peta tematikmu agar pembaca langsung memahami inti pola keanekaragaman hayati Indonesia. 2. Berdasarkan masukan rekan dan pengamatan mandiri, tuliskan evaluasi terhadap media petamu: apakah informasi pola keanekaragaman hayati telah tersampaikan dengan jelas, dan apa perbaikan teknis simbolisasi yang diperlukan? Kolom naskah presentasi komunikasi lisan (1 paragraf) dan kolom tabel evaluasi umpan balik rekan [Aspek Keterbacaan Media | Catatan Masukan | Rencana Perbaikan Tampilan Peta]. REFLEKSI1. Bagian mana dari media peta tematik yang kamu buat yang paling berhasil membuat orang lain langsung memahami pola keanekaragaman hayati Indonesia? 2. Tantangan terbesar apa yang kamu hadapi saat mengubah data persebaran hayati yang kompleks ke dalam bentuk simbol visual peta dan infografis? 3. Bagaimana keterampilan mengomunikasikan data geospasial melalui media grafis/peta ini dapat membantumu menyampaikan isu lingkungan hidup di kehidupan sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.