LKPDPertemuan 11Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Data dengan Pendekatan Ilmiah terkait Pola Keanekaragaman Hayati Dunia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Data dengan Pendekatan Ilmiah terkait Pola Keanekaragaman Hayati Dunia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Data dengan Pendekatan Ilmiah terkait Pola Keanekaragaman Hayati Dunia

Geografi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Data dengan Pendekatan Ilmiah terkait Pola Keanekaragaman Hayati Dunia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Data dengan Pendekatan Ilmiah terkait Pola Keanekaragaman Hayati Dunia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis data dengan pendekatan ilmiah dan menyimpulkan hasil analisis tentang pola keanekaragaman hayati untuk menjawab pertanyaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan data ilmiah yang disajikan pada setiap kegiatan secara seksama.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai arahan guru untuk menganalisis keteraturan pola sebaran keanekaragaman hayati dunia.
  • Gunakan pendekatan ilmiah geografi dalam membaca pola, membandingkan variabel lingkungan, dan merumuskan simpulan data.
  • Tuliskan hasil analisis dan simpulan secara runtut dan objektif pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Analisis Gradien Lintang terhadap Kekayaan Spesies (Latitudinal Diversity Gradient)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar data numerik pada LKPD
  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel data hubungan letak lintang, suhu rata-rata tahunan, curah hujan tahunan, dan estimasi kekayaan jenis pohon per 1 hektar hutan berikut:
  2. Data A (Lintang 0°-10° LU/LS - Hutan Hujan Tropis / Indonesia & Amazon): Suhu 26-28°C, Curah hujan 2.500-4.000 mm/tahun, Kekayaan jenis: 150-300 spesies/ha.
  3. Data B (Lintang 35°-45° LU/LS - Hutan Gugur Iklim Sedang / Amerika Utara & Eropa Barat): Suhu 10-15°C, Curah hujan 750-1.500 mm/tahun, Kekayaan jenis: 20-40 spesies/ha.
  4. Data C (Lintang 55°-65° LU - Hutan Boreal/Taiga / Skandinavia & Rusia Utara): Suhu -5-3°C, Curah hujan 300-600 mm/tahun, Kekayaan jenis: 3-8 spesies/ha.
  5. Data D (Lintang 70°-80° LU - Tundra Arktik / Greenland Utara): Suhu < -10°C, Curah hujan 100-250 mm/tahun, Kekayaan jenis: 0-1 spesies/ha.
  6. Jawab pertanyaan analitis 1 dan 2 berdasarkan tabel data tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data kuantitatif di atas, analisis bagaimana tren perubahan jumlah spesies pohon per hektar dari wilayah ekuator (lintang rendah) menuju ke arah kutub (lintang tinggi)? Sebutkan dua variabel iklim yang berkorelasi positif dengan tren tersebut!

2. Lakukan analisis komparasi data: Hitung perbandingan rasio kekayaan spesies maksimum antara Hutan Tropis (Data A) dengan Hutan Taiga (Data C), serta jelaskan secara ilmiah mengapa ketersediaan energi panas dan air menghasilkan disparitas data tersebut!

Tuliskan jawaban dalam 2 paragraf analitis pada lembar jawaban bergaris dengan mencantumkan angka/data pendukung secara eksplisit.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Matriks Wilayah Biogeografi Dunia dan Endemisitas

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel data biogeografi
  • Pena
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data ringkasan wilayah biogeografi dunia (Zona Wallace/Udvardy) berikut:
  2. Zona Neotropikal: Jumlah famili mamalia darat = 50, Persentase famili endemik = 40%.
  3. Zona Afrotropikal: Jumlah famili mamalia darat = 52, Persentase famili endemik = 35%.
  4. Zona Oriental (Indomalayan): Jumlah famili mamalia darat = 48, Persentase famili endemik = 15%.
  5. Zona Australasia: Jumlah famili mamalia darat = 35, Persentase famili endemik = 65%.
  6. Zona Palearktik: Jumlah famili mamalia darat = 42, Persentase famili endemik = 5%.
  7. Zona Nearktik: Jumlah famili mamalia darat = 37, Persentase famili endemik = 10%.
  8. Isi tabel analisis data dan jawab pertanyaan inferensi ilmiah berdasarkan fakta data tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel klasifikasi data tingkat endemisitas mamalia: urutkan 3 zona biogeografi dengan tingkat endemisitas tertinggi dan 3 zona dengan tingkat endemisitas terendah!

Ruang tabel jawaban

2. Zona Palearktik dan Australasia memiliki luas wilayah yang sangat berbeda, namun Australasia memiliki persentase famili endemik 13 kali lebih besar dari Palearktik. Analisislah data anomali isolasi geografis ini menggunakan pendekatan ilmiah geografi!

Tabel 2 kolom (Kategori dan Nama Zona beserta Persentasenya), dilanjutkan ruang teks 4-5 baris untuk penjelasan analisis isolasi geografis.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Sintesis dan Penarikan Kesimpulan Ilmiah Pola Keanekaragaman Hayati Global

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kompilasi data Kegiatan 1 dan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Hubungkan temuan analisis dari Kegiatan 1 (gradien lintang dan iklim) dan Kegiatan 2 (isolasi wilayah biogeografi).
  2. Jawab pertanyaan sintesis untuk merumuskan hukum/generalisasi ilmiah mengenai pola keanekaragaman hayati dunia.
  3. Selesaikan pertanyaan refleksi diri pada bagian akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan keseluruhan analisis data pada Kegiatan 1 dan Kegiatan 2, rumuskanlah sebuah simpulan ilmiah komprehensif yang menjawab pertanyaan: 'Faktor apa sajakah yang mengontrol pola keanekaragaman hayati di permukaan bumi dan bagaimana pola distribusinya terbentuk?'

2. Seorang peneliti mengajukan hipotesis: 'Wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia selalu memiliki tingkat endemisitas tertinggi pula.' Berdasarkan data pada Kegiatan 1 dan 2, buktikan apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak, dan sajikan bukti datanya!

Format esai ilmiah singkat terstruktur (Klaim/Pernyataan Simpulan, Bukti Data Numerik, dan Penalaran Ilmiah).

REFLEKSI

1. Keterampilan analisis data geografi apa yang paling menantang bagimu saat mengaitkan angka-angka kuantitatif dengan kondisi fisik bumi nyata?

2. Bagaimana pemahaman ilmiah tentang pola keanekaragaman hayati dunia ini mengubah cara pandangmu terhadap signifikansi posisi geografis hutan hujan tropis Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.