LKPDPertemuan 3Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Posisi Silang Jalur Perdagangan dan Transportasi Maritim Geografis Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Posisi Silang Jalur Perdagangan dan Transportasi Maritim Geografis Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Menganalisis Posisi Silang Jalur Perdagangan dan Transportasi Maritim Geografis Indonesia

Geografi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Posisi Silang Jalur Perdagangan dan Transportasi Maritim Geografis Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Posisi Silang Jalur Perdagangan dan Transportasi Maritim Geografis Indonesia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi geografis

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap aktivitas dengan cermat dan teliti.
  • Gunakan peta rute pelayaran dunia/Indonesia yang tersedia pada lembar kerja atau atlas/buku siswa sebagai referensi spasial.
  • Bekerjalah secara aktif, baik saat analisis mandiri maupun diskusi kelompok.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Analisis Posisi Silang Jalur Pelayaran dan Selat Strategis Indonesia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Peta Pola Transportasi Dunia (Buku Siswa Geografi Kelas 11 Gambar 1.9/Atlas)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati peta jaringan jalur pelayaran dunia dan letak selat-selat strategis di Indonesia (khususnya Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, dan Selat Makassar).
  2. Cermati posisi Indonesia yang diapit oleh dua benua (Asia dan Australia) serta dua samudra (Hindia dan Pasifik).
  3. Lengkapi tabel analisis untuk menghubungkan posisi geografis selat-selat tersebut dengan keuntungan lalu lintas maritim internasional yang melintasinya.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis hubungan antara posisi selat strategis di Indonesia dan keuntungan geografisnya bagi lalu lintas transportasi maritim internasional.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan posisi silang geografis di antara dua benua dan dua samudra, analisislah mengapa perairan Indonesia menjadi choke point (titik sempit strategis) pelayaran niaga global.

Format tabel 3 kolom untuk butir 1: [Nama Selat Strategis | Jalur Samudra/Kawasan yang Dihubungkan | Keuntungan Geografis Lalu Lintas Maritim]. Format teks paragraf analitis (minimal 4-5 kalimat) untuk butir 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Keuntungan Ekonomi dan Sosio-Kultural dari Posisi Strategis Geografis

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Geografi Bab 1 Subbab Keuntungan Letak Geografis
  • Kertas plano / lembar diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri dari 3-4 orang murid.
  2. Analisis studi kasus berikut: 'Setiap tahun puluhan ribu kapal kargo internasional melintasi perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan selat-selat utama, membawa nilai komoditas ribuan triliun rupiah.'
  3. Diskusikan dan analisislah keuntungan nyata dari letak geografis tersebut pada aspek ekonomi dan aspek sosio-kultural bagi Indonesia.
  4. Tuliskan hasil analisis kelompok pada bagan analisis yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Analisislah 3 (tiga) keuntungan dari sisi geografis perairan Indonesia bagi sektor ekonomi nasional akibat posisinya pada jalur perdagangan maritim dunia.

2. Analisislah bagaimana posisi silang lalu lintas maritim geografis Indonesia memberikan keuntungan bagi integrasi sosial, keberagaman budaya, dan pertukaran peradaban.

Format uraian bernomor 1-3 untuk butir 1, dan format paragraf hasil diskusi kelompok (minimal 5 kalimat analisis mendalam) untuk butir 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Sintesis dan Penarikan Kesimpulan Keunggulan Posisi Maritim Indonesia

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Rangkuman catatan kegiatan 1 & 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara mandiri untuk mengonsolidasikan pemahaman dari Aktivitas 1 dan 2.
  2. Analisislah korelasi logis antara posisi geografis Indonesia dengan perannya sebagai poros maritim dalam perdagangan dunia.
  3. Selesaikan pertanyaan analisis komparatif dan sintesis kesimpulan, lalu akhiri dengan mengisi refleksi diri.

Pertanyaan:

1. Bandingkan keuntungan geografis rute Selat Malaka dengan ALKI II (Selat Lombok-Selat Makassar). Mengapa diversifikasi kedua jalur pelayaran ini menguntungkan posisi strategis Indonesia secara menyeluruh?

2. Berdasarkan seluruh hasil telaahmu, buatlah satu kesimpulan sintesis mengenai makna penting keuntungan posisi geografis Indonesia di kancah perdagangan maritim internasional.

Format teks analitis komparasi (minimal 4 kalimat) untuk butir 1, dan format paragraf sintesis kesimpulan komprehensif (minimal 3 kalimat) untuk butir 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu tentang posisi silang geografis Indonesia membantumu menyadari pentingnya perairan kepulauan kita bagi dunia?

2. Bagian analisis mana yang paling menantang bagimu saat menghubungkan letak selat dengan keuntungan ekonomi dan sosial maritim?

3. Sikap apa yang perlu kita miliki sebagai warga negara maritim melihat keuntungan posisi strategis wilayah Indonesia saat ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.