LKPDPertemuan 13Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Geografi Kelas 11: Mengomunikasikan Analisis Sebaran Sumber Daya Hayati Menggunakan Simbol Peta Tematik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Geografi kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan Analisis Sebaran Sumber Daya Hayati Menggunakan Simbol Peta Tematik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Geografi Kelas 11: Mengomunikasikan Analisis Sebaran Sumber Daya Hayati Menggunakan Simbol Peta Tematik

Geografi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 13

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Geografi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan Analisis Sebaran Sumber Daya Hayati Menggunakan Simbol Peta Tematik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan Analisis Sebaran Sumber Daya Hayati Menggunakan Simbol Peta Tematik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan hasil analisis potensi dan pemanfaatan sumber daya alam dalam bentuk media peta

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Gunakan data potensi dan pemanfaatan sumber daya hayati yang telah disediakan untuk menyusun media peta tematik.
  • Pastikan simbol kartografi yang dipilih mampu mengomunikasikan lokasi potensi dan bentuk pemanfaatannya secara jelas, informatif, dan mudah dipahami.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama kelompok dan selesaikan seluruh tahapan tepat waktu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Perancangan Simbol Kartografi untuk Komunikasi Sumber Daya Alam

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis dan pensil warna/spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan data analisis potensi dan pemanfaatan sumber daya hayati berikut: (1) Hutan Mangrove (potensi: penahan abrasi dan habitat kepiting bakau; pemanfaatan: ekowisata pesisir di Surabaya), (2) Kelapa Sawit (potensi: perkebunan produktif; pemanfaatan: bahan baku minyak nabati di Riau), (3) Kayu Jati (potensi: hutan produksi; pemanfaatan: industri mebel di Blora).
  2. Rancanglah simbol kartografi tematik (titik, garis, atau area) beserta komponen legenda untuk mengomunikasikan data potensi dan pemanfaatan tersebut ke dalam media peta.
  3. Tuliskan rancangan simbol dan keterangan komunikasinya pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Rancanglah simbol kartografi yang tepat (pilih bentuk simbol titik, piktorial/geometris, warna, atau arsiran) untuk mengomunikasikan ketiga data potensi dan pemanfaatan sumber daya hayati di atas pada media peta, lalu lengkapi tabel perancangan simbol legenda!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: Kolom 1 (Nama Sumber Daya & Lokasi), Kolom 2 (Bentuk Simbol & Warna yang Dipilih), Kolom 3 (Teks Keterangan Legenda), Kolom 4 (Pesan Informasi yang Dikomunikasikan).

Kegiatan 2: Pembuatan Media Peta Tematik Potensi dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Peta dasar kosong
  • Penggaris
  • Spidol warna/pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan lembar peta dasar rupa bumi wilayah Indonesia/regional yang disediakan.
  2. Plotkan simbol-simbol yang telah dirancang pada Kegiatan 1 ke posisi wilayah yang tepat (Surabaya - Jawa Timur, Riau - Sumatra, Blora - Jawa Tengah).
  3. Lengkapi komponen peta tematik pendukung komunikasi: Judul Peta yang memuat tema potensi dan pemanfaatan, Arah Mata Angin, Skala Peta, dan Kotak Legenda Penjelas Simbol.
  4. Pastikan media peta terbaca secara visual dan informatif bagi pembaca peta.

Pertanyaan:

1. Gambarkan simbol tematik hasil rancangan kelompokmu pada peta dasar yang tersedia serta susunlah legenda lengkap agar media peta tersebut dapat mengomunikasikan persebaran potensi serta bentuk pemanfaatan sumber daya hayati secara visual!

Ruang gambar

Format ruang peta berbingkai (layout peta tematik) lengkap dengan ruang judul di bagian atas, bidang peta dasar Indonesia/wilayah kepulauan, kolom legenda di sudut kanan/bawah, serta orientasi arah dan skala angka/garis.

Kegiatan 3: Mengomunikasikan Informasi Peta dan Validasi Pembacaan Media

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Media peta hasil karya Kegiatan 2
  • Lembar catatan masukan audiens

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan presentasi singkat antar-kelompok/silang kelompok untuk mengomunikasikan isi peta yang telah dibuat.
  2. Jelaskan informasi spasial apa saja yang dapat dibaca oleh audiens dari peta kelompokmu.
  3. Catat tanggapan audiens terkait kejelasan simbol dan keterbacaan pesan potensi serta pemanfaatan yang disajikan dalam media peta.

Pertanyaan:

1. Uraikan poin-poin penjelasan komunikasi peta yang kelompokmu sampaikan kepada audiens: bagaimana simbol pada peta menjelaskan hubungan antara potensi sumber daya alam hayati dengan pemanfaatannya di masing-masing wilayah?

2. Berdasarkan masukan dari audiens saat peta dikomunikasikan, evaluasilah apakah simbol dan legenda peta kelompokmu sudah cukup jelas terbaca? Sebutkan perbaikan teknis simbol yang diperlukan jika ada!

Format uraian terstruktur: Poin 1 (Penyampaian Pesan Peta per Komoditas dan Wilayah), Poin 2 (Catatan Evaluasi Keterbacaan Visual & Rekomendasi Perbaikan Media Peta).

REFLEKSI

1. Bagaimana peran media peta dan simbol visual membantumu mengomunikasikan data potensi serta pemanfaatan sumber daya alam secara lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan teks narasi?

2. Bagian mana dari pembuatan media peta tematik tadi yang menurutmu paling menantang dalam memastikan pesan spasial tersampaikan secara akurat kepada pembaca?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.