LKPDPertemuan 7Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Penerapan Konsep Efek Rumah Kaca Berdasarkan Keseimbangan Termal Global

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Penerapan Konsep Efek Rumah Kaca Berdasarkan Keseimbangan Termal Global".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Penerapan Konsep Efek Rumah Kaca Berdasarkan Keseimbangan Termal Global

Fisika - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Penerapan Konsep Efek Rumah Kaca Berdasarkan Keseimbangan Termal Global

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Penerapan Konsep Efek Rumah Kaca Berdasarkan Keseimbangan Termal Global
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis penerapan konsep termodinamika untuk mengidentifikasi fenomena perubahan iklim

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan data termodinamika yang disajikan secara teliti.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan analisis fisikanya.
  • Terapkan konsep Hukum I Termodinamika (kekekalan energi dan energi dalam) serta konsep kesetimbangan radiasi termal untuk memecahkan setiap persoalan.
  • Tuliskan jawaban pada format ruang jawaban yang telah disediakan secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Keseimbangan Termal Global sebagai Sistem Termodinamika

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Kalkulator
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati model sistem Bumi-Atmosfer sebagai sistem termodinamika yang menerima laju radiasi surya netto (Qin = 240 W/m²) dan memancarkan radiasi termal gelombang panjang ke luar angkasa (Qout).
  2. Tinjau kondisi ketika Qin = Qout (kondisi kesetimbangan termal awal) dan bandingkan dengan kondisi terganggunya kesetimbangan ketika konsentrasi gas rumah kaca meningkat sehingga mereduksi Qout yang lepas ke angkasa.
  3. Jawablah pertanyaan analisis termodinamika berikut berdasarkan Hukum I Termodinamika (ΔU = Q - W, dengan W sistem global dianggap 0 sehingga dU/dt = Qin - Qout).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Hukum I Termodinamika, jika laju kalor masuk (Qin) bernilai 240 W/m² dan laju kalor keluar (Qout) yang lolos ke luar angkasa menurun menjadi 237 W/m² akibat terperangkap gas rumah kaca, analisislah perubahan energi dalam sistem Bumi (dU/dt) dan kaitkan dampaknya terhadap suhu rata-rata global!

2. Lengkapilah analisis identifikasi perubahan parameter termodinamika pada tabel kesetimbangan radiasi berikut ketika terjadi peningkatan efek rumah kaca!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Uraian analisis sistematis (rumus Hukum I Termodinamika, substitusi angka, dan interpretasi fisis suhu). Nomor 2: Tabel 4 kolom (Kondisi Sistem, Qin & Qout, dU/dt, Status Suhu Global).

Kegiatan 2: Analisis Perubahan Iklim Berdasarkan Ketidakseimbangan Fluks Termal

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Grafik anomali termal lautan/albedo (disediakan pada modul ajar)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data fenomena perubahan iklim: kenaikan suhu perairan laut, peningkatan kapasitas kalor atmosfer yang memicu cuaca ekstrem, dan pelelehan es kutub.
  2. Gunakan prinsip penyerapan kalor laten (perubahan wujud es menjadi air) dan transfer kalor konveksi-radiasi untuk menganalisis keterkaitan antara akumulasi kalor sisa (radiative forcing) dengan manifestasi perubahan iklim.
  3. Diskusikan dalam kelompok dan jawab pertanyaan investigasi berikut.

Pertanyaan:

1. Sekitar 90% dari kelebihan energi termal (dU/dt positif) diserap oleh lautan. Analisislah dengan konsep kalor jenis air yang tinggi (c_air ≈ 4.184 J/kg°C) dan pemuaian termal air, mengapa penyerapan kalor dalam jumlah raksasa ini berdampak pada kenaikan permukaan air laut serta pergeseran pola arus konveksi laut global!

2. Kutub Bumi mengalami penurunan luas tudung es putih (albedo tinggi ≈ 0,8) menjadi lautan terbuka (albedo rendah ≈ 0,1). Analisislah fenomena 'albedo feedback' ini menggunakan mekanisme transfer radiasi termodinamika: bagaimana perubahan penyerapan kalor surya mempercepat laju perubahan iklim?

Jawaban uraian analitis logis dengan mengaitkan variabel termodinamika (kalor jenis, konveksi fluida, dan radiasi/albedo) ke fenomena perubahan iklim.

Kegiatan 3: Sintesis dan Perumusan Rekonstruksi Keseimbangan Termal Global

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Papan tulis / lembar diskusi plano (jika presentasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan analisis Hukum I Termodinamika pada kegiatan 1 dan 2, susun argumen ilmiah mengenai cara mengembalikan sistem Bumi ke kondisi kesetimbangan termal dinamis (dU/dt = 0).
  2. Diskusikan langkah mitigasi berbasis manipulasi variabel termodinamika (misal: penurunan emisi gas rumah kaca untuk memperbesar Qout yang lolos, atau peningkatan albedo permukaan untuk mereduksi Qin yang terserap).
  3. Kerjakan soal sintesis dan lakukan refleksi pembelajaran bersama seluruh anggota kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan persamaan kesetimbangan dU/dt = Qin - Qout, rumuskan analisis dua jalur intervensi termodinamika yang dapat menghentikan laju pemanasan iklim global hingga dU/dt kembali bernilai 0!

Format uraian argumen terstruktur: Identifikasi variabel (Qin dan Qout), mekanisme fisikanya, serta dampaknya pada penghentian pemanasan global.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman konsep Hukum I Termodinamika (kekekalan energi) membantu Anda melihat fenomena perubahan iklim bukan sekadar kenaikan cuaca biasa, melainkan ketidakseimbangan energi termal global?

2. Dari analisis variabel Qin dan Qout hari ini, bagian konsep termodinamika mana yang paling menantang dan paling bermakna untuk dipelajari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.