LKPDPertemuan 5Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Penerapan Siklus Termodinamika dan Efisiensi Mesin Kalor Carnot

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Penerapan Siklus Termodinamika dan Efisiensi Mesin Kalor Carnot".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Penerapan Siklus Termodinamika dan Efisiensi Mesin Kalor Carnot

Fisika - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Penerapan Siklus Termodinamika dan Efisiensi Mesin Kalor Carnot

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Penerapan Siklus Termodinamika dan Efisiensi Mesin Kalor Carnot
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis penerapan hukum termodinamika dalam penyelesaian masalah siklus dan mesin kalor

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar konsep dan cermati diagram siklus termodinamika yang disajikan pada setiap kegiatan.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau berkelompok kecil untuk menganalisis data, grafik, dan persoalan matematis yang diberikan.
  • Tuliskan langkah analisis hukum termodinamika secara runtut dan sistematis pada ruang jawaban yang tersedia.
  • Diskusikan hasil analisis bersama guru dan teman sekelas sebelum menyusun simpulan akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Empat Proses dalam Siklus Carnot Berdasarkan Hukum I Termodinamika

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Grafik p-V Siklus Carnot
  • Alat tulis dan kalkulator sainstifik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan diagram p-V siklus Carnot yang terdiri atas 4 tahapan berurutan: A -> B (ekspansi isotermal pada suhu tinggi Th), B -> C (ekspansi adiabatik hingga suhu rendah Tc), C -> D (kompresi isotermal pada suhu Tc), dan D -> A (kompresi adiabatik kembali ke Th).
  2. Terapkan persamaan Hukum I Termodinamika: delta U = Q - W (atau Q = delta U + W) untuk menganalisis nilai perubahan energi dalam (delta U), kalor (Q), dan usaha (W) pada masing-masing proses.
  3. Lengkapi tabel analisis proses siklus Carnot dan jawab pertanyaan terkait perubahan energi dalam total selama satu siklus penuh.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis Hukum I Termodinamika untuk keempat proses pada siklus Carnot:

  1. Proses A->B (Ekspansi isotermal pada Th),
  2. Proses B->C (Ekspansi adiabatik),
  3. Proses C->D (Kompresi isotermal pada Tc), dan
  4. Proses D->A (Kompresi adiabatik). Nyatakan kondisi delta U (apakah 0, bernilai positif, atau bernilai negatif), kondisi Q (apakah Q masuk, Q keluar, atau 0), dan hubungan antara W dan variabel lainnya.
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis Hukum I Termodinamika, berapakah nilai total perubahan energi dalam (delta U_siklus) setelah gas menyelesaikan satu siklus penuh (A -> B -> C -> D -> A), dan bagaimanakah hubungan matematis antara usaha total siklus (W_total) dengan kalor yang diserap (Qh) dan dilepas (Qc)? Jelaskan alasannya secara ilmiah.

Tabel 4 baris x 4 kolom [Proses, delta U, Kalor (Q), Hubungan Usaha (W)] dilanjutkan kotak uraian narasi 4-5 baris untuk penjelasan W_total dan delta U_siklus.

Kegiatan 2: Analisis Efisiensi Termal Mesin Kalor Carnot Berdasarkan Hukum II Termodinamika

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja soal numerik
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pahamilah bahwa Hukum II Termodinamika pernyataan Kelvin-Planck menyatakan tidak mungkin membuat mesin kalor yang bekerja dalam satu siklus yang mengubah seluruh kalor yang diserap menjadi usaha seutuhnya (pasti ada kalor Qc yang dilepas ke reservoir dingin).
  2. Gunakan rumus efisiensi mesin kalor: eta = (W / Qh) x 100% = (1 - Qc / Qh) x 100%. Untuk mesin Carnot ideal, perbandingan kalor setara dengan rasio suhu mutlak reservoir: Qc / Qh = Tc / Th (dalam Kelvin).
  3. Selesaikan dua kasus masalah efisiensi mesin kalor berikut melalui perhitungan dan penalaran analitis.

Pertanyaan:

1. Sebuah mesin kalor Carnot beroperasi di antara reservoir bersuhu tinggi 527 °C dan reservoir bersuhu rendah 127 °C. Jika pada setiap siklus mesin menyerap kalor sebesar 8.000 Joule dari reservoir suhu tinggi: (a) Konversikan kedua suhu ke satuan Kelvin, (b) Analisislah efisiensi teoritis maksimum mesin tersebut, (c) Hitunglah besar usaha mekanik total (W) yang dihasilkan mesin per siklus, dan (d) Hitunglah besar kalor yang terbuang ke reservoir suhu rendah (Qc).

2. Jika insinyur ingin meningkatkan efisiensi mesin Carnot pada soal nomor 1 menjadi 60% dengan tetap mempertahankan suhu reservoir rendah pada 127 °C, analisislah berapakah suhu reservoir tinggi (Th_baru) yang harus disetel (dalam Kelvin dan derajat Celsius)? Mengapa efisiensi 100% secara prinsip termodinamika mustahil dicapai di dunia nyata?

Kolom pengerjaan bertahap: (1) Identifikasi variabel diketahui dan konversi satuan suhu, (2) Persamaan dasar yang digunakan, (3) Substitusi angka dan hasil akhir terstruktur.

Kegiatan 3: Analisis Perbandingan Mesin Kalor Nyata dan Siklus Carnot Ideal Serta Dampak Termalnya

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Data operasional PLTU dan bagan diagram alir energi
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah data spesifikasi mesin pembangkit tenaga uap (PLTU) nyata berikut: Suhu uap masuk turbin (Th) = 500 °C (773 K), suhu air pendingin kondensor (Tc) = 35 °C (308 K). Mesin ini membakar bahan bakar dan menghasilkan energi kalor Qh = 10.000 kJ per detik, namun hanya menghasilkan daya listrik netto sebesar 3.500 kJ per detik.
  2. Bandingkan efisiensi mesin nyata tersebut dengan efisiensi teoritis maksimum siklus Carnot yang bekerja pada batas suhu yang sama.
  3. Analisislah aliran kalor buangan ke lingkungan sekitar berdasarkan Hukum II Termodinamika.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data PLTU tersebut: (a) Hitung efisiensi mesin nyata (eta_nyata = W / Qh x 100%), (b) Hitung efisiensi teoritis maksimum Carnot (eta_Carnot = 1 - Tc/Th x 100%), dan (c) Bandingkan kedua nilai efisiensi tersebut serta jelaskan faktor penyebab efisiensi nyata selalu lebih kecil dari efisiensi Carnot.

2. Analisislah besar energi kalor yang terbuang ke reservoir dingin (lingkungan perairan/menara pendingin) setiap detiknya pada PLTU nyata tersebut, dan kaitkan temuan ini dengan batasan Hukum II Termodinamika mengenai pelepasan kalor ke lingkungan.

Kolom komparasi dua perhitungan efisiensi (nyata vs Carnot) dan bidang uraian terstruktur untuk argumentasi fisis pembuangan kalor (minimal 6-8 baris).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari analisis siklus termodinamika (perhitungan usaha atau analisis efisiensi) yang paling menantang bagi Anda, dan bagaimana Anda mengatasinya?

2. Bagaimana pemahaman tentang Hukum II Termodinamika pada mesin kalor mengubah cara pandang Anda terhadap penggunaan energi dan pembuangan panas pada kendaraan bermotor atau pembangkit listrik di sekitar kita?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.