LKPDPertemuan 3Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Usaha dan Perubahan Keadaan pada Proses Isotermal dan Adiabatik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Usaha dan Perubahan Keadaan pada Proses Isotermal dan Adiabatik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Usaha dan Perubahan Keadaan pada Proses Isotermal dan Adiabatik

Fisika - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Usaha dan Perubahan Keadaan pada Proses Isotermal dan Adiabatik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Usaha dan Perubahan Keadaan pada Proses Isotermal dan Adiabatik
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis konsep termodinamika pada proses-proses gas dalam sistem

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar konsep dan petunjuk pengerjaan pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Diskusikan analisis data, grafik, dan persoalan fisika bersama kelompok Anda secara kolaboratif.
  • Tuliskan hasil analisis, interpretasi grafik p-V, dan perhitungan fisis pada format ruang jawaban yang disediakan.
  • Gunakan konsep termodinamika (usaha W, kalor Q, dan energi dalam ΔU) secara tepat dan bertanggung jawab.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Karakteristik dan Variabel Keadaan Proses Isotermal vs Adiabatik

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Fisika Kelas 11 Bab 7 (Termodinamika)
  • Alat tulis dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan deskripsi fisis: Gas ideal dalam silinder berpiston mengalami ekspansi isotermal (suhu sistem T tetap dijaga konstan melalui kontak termal dengan reservoir) dan ekspansi adiabatik (sistem terisolasi termal sempurna sehingga tidak ada aliran kalor, Q = 0).
  2. Analisis keterkaitan antarvariabel keadaan (tekanan p, volume V, dan suhu T) serta transfer energi (usaha W, perubahan energi dalam ΔU, dan kalor Q) berdasarkan Hukum I Termodinamika (ΔU = Q - W atau Q = ΔU + W).
  3. Lengkapi tabel perbandingan analisis termodinamika pada ruang jawaban yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Hukum I Termodinamika, bagaimanakah nilai perubahan energi dalam (ΔU) pada proses isotermal jika suhu sistem tidak berubah (ΔT = 0)? Tuliskan hubungan antara usaha (W) dan kalor (Q) pada proses tersebut.

2. Lengkapi tabel perbandingan analisis proses isotermal dan adiabatik berikut dengan mengisi nilai/kondisi untuk kondisi termal, nilai Q, perubahan energi dalam (ΔU), dan hubungan kerja (W).

Ruang tabel jawaban

Tuliskan uraian nomor 1 pada kolom deskripsi 3-4 baris. Untuk nomor 2, buat tabel 5 baris x 3 kolom dengan kepala kolom: [Variabel/Parameter, Proses Isotermal, Proses Adiabatik], dan baris: [1. Suhu/Kondisi Termal, 2. Aliran Kalor (Q), 3. Energi Dalam (ΔU), 4. Hubungan Usaha (W)].

Kegiatan 2: Analisis Kurva p-V dan Perhitungan Usaha Gas

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas grafik/milimeter blok atau buku catatan bergaris
  • Penggaris dan pensil warna/balpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan deskripsi kurva pada diagram p-V: Suatu gas ideal berekspansi dari volume awal V1 ke volume akhir V2 melalui dua lintasan berbeda: Lintasan A (secara isotermal mengikuti persamaan p = nRT/V) dan Lintasan B (secara adiabatik mengikuti persamaan p = C/V^γ dengan rasio kapasitas kalor γ > 1).
  2. Analisis kemiringan (gradien) kedua kurva ekspansi tersebut pada diagram p-V.
  3. Analisis luas area di bawah grafik p-V untuk membandingkan besarnya usaha (W) yang dihasilkan pada kedua proses tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan persamaan p = nRT/V (isotermal) dan p = C/V^γ (adiabatik dengan γ > 1), analisislah kurva manakah yang memiliki penurunan tekanan lebih curam terhadap pertambahan volume selama proses ekspansi berlangsung. Jelaskan alasan fisisnya.

2. Jika kedua proses gas berekspansi dari volume awal yang sama (V1) dan tekanan awal yang sama (p1) menuju volume akhir yang sama (V2), analisislah proses manakah yang menghasilkan usaha (W) lebih besar. Kaitkan dengan representasi luas daerah di bawah grafik p-V.

Tuliskan hasil analisis fisis nomor 1 dan 2 dalam format paragraf analitis terstruktur (masing-masing 4-6 baris) dengan menyertakan kaitan matematis dan fisis grafik p-V.

Kegiatan 3: Investigasi Komparatif Masalah Termodinamika dan Refleksi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator saintifik
  • Buku catatan dan lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kasus fisis berikut: 1 mol gas ideal monoatomik (Cv = 3/2 R) berekspansi secara adiabatik dari keadaan awal (p1 = 4 x 10^5 Pa, V1 = 0,002 m^3, T1 = 300 K) dan melakukan usaha luar sebesar W = 600 Joule.
  2. Analisis perubahan keadaan gas: hitung perubahan energi dalam (ΔU) sistem dan tentukan suhu akhir gas (T2) jika R = 8,31 J/mol.K.
  3. Diskusikan hasil analisis mengapa terjadi pendinginan pada ekspansi adiabatik, lalu selesaikan refleksi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip proses adiabatik (Q = 0), tentukan besarnya perubahan energi dalam (ΔU) gas dan hitung suhu akhir gas (T2) setelah melakukan usaha 600 Joule.

2. Bandingkan fenomena tersebut dengan proses ekspansi isotermal pada suhu tetap 300 K yang menghasilkan usaha yang sama (W = 600 J). Berapakah kalor (Q) yang harus diserap sistem pada proses isotermal tersebut agar suhunya tidak turun?

Tuliskan langkah sistematis pengerjaan (diketahui, ditanya, formulasi Hukum I Termodinamika, substitusi angka, dan kesimpulan fisis) pada lembar kerja bergaris yang disediakan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari analisis proses isotermal dan adiabatik yang paling menantang bagi Anda saat membaca diagram p-V?

2. Bagaimana pemahaman Anda tentang transfer energi (ΔU = -W pada adiabatik) membantu menjelaskan fenomena turunnya suhu gas saat memuai secara cepat tanpa pertukaran kalor?

3. Strategi belajar apa yang paling efektif Anda gunakan saat menganalisis hubungan matematis dan fisis termodinamika hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.