LKPDPertemuan 1Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Variabel Keadaan Gas Ideal pada Diagram Tekanan-Volume (p-V)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Variabel Keadaan Gas Ideal pada Diagram Tekanan-Volume (p-V)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Variabel Keadaan Gas Ideal pada Diagram Tekanan-Volume (p-V)

Fisika - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Variabel Keadaan Gas Ideal pada Diagram Tekanan-Volume (p-V)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Variabel Keadaan Gas Ideal pada Diagram Tekanan-Volume (p-V)
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis konsep termodinamika pada proses-proses gas dalam sistem

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi dan data pada setiap bagian LKPD dengan saksama.
  • Gunakan persamaan gas ideal pV = nRT serta konsep termodinamika pada diagram p-V untuk menganalisis keadaan dan proses gas.
  • Bekerjasamalah dalam kelompok untuk mendiskusikan penalaran grafik, kemudian tuliskan hasil analisis pada format lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Variabel Keadaan dan Karakteristik Proses Gas pada Diagram p-V

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar grafik berpetak p-V
  • Alat tulis dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Suatu sampel gas ideal berada pada keadaan A dengan tekanan p1 = 2 x 10^5 Pa dan volume V1 = 1 x 10^-3 m^3.
  2. Gas mengalami empat lintasan proses yang berbeda menuju keadaan akhir masing-masing: Proses 1 (Isobarik) ke volume V2 = 3 x 10^-3 m^3; Proses 2 (Isokhorik) ke tekanan p2 = 4 x 10^5 Pa; Proses 3 (Isotermik) ke volume V2 = 2 x 10^-3 m^3; dan Proses 4 (Adiabatik) berekspansi cepat ke volume V2 = 2 x 10^-3 m^3.
  3. Analisis perubahan variabel keadaan (tekanan p, volume V, dan suhu mutlak T) untuk setiap proses berdasarkan konsep termodinamika, lalu lengkapi tabel analisis yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis perubahan variabel keadaan (p, V, T) untuk keempat proses gas tersebut: sebutkan variabel yang konstan serta apakah nilai variabel lainnya bertambah/berkurang/tetap.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hubungan pV = nRT, analisis mengapa pada proses isobarik kenaikan volume gas selalu disertai dengan kenaikan suhu sistem.

Tabel 5 kolom: [Nama Proses | Variabel Konstan | Perubahan Tekanan (p) | Perubahan Volume (V) | Perubahan Suhu (T)], diikuti kotak teks uraian untuk penjelasan hubungan pV=nRT.

Kegiatan 2: Analisis Usaha Luar (W) Melalui Luas Area Diagram p-V

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator ilmiah
  • Buku referensi Fisika SMA Kelas 11

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan diagram p-V yang menunjukkan gas monoatomik menjalani lintasan dari keadaan awal X (p = 3 x 10^5 Pa, V = 2 x 10^-3 m^3) menuju keadaan Y (p = 3 x 10^5 Pa, V = 5 x 10^-3 m^3) secara isobarik, lalu dilanjutkan dari Y menuju Z (p = 1 x 10^5 Pa, V = 5 x 10^-3 m^3) secara isokhorik.
  2. Gunakan konsep termodinamika bahwa usaha W merupakan integral p dV atau representasi luas daerah di bawah kurva diagram p-V.
  3. Hitung dan analisis besar usaha pada lintasan X-Y, lintasan Y-Z, serta total lintasan X-Y-Z.

Pertanyaan:

1. Analisis nilai usaha (W) yang dilakukan oleh gas pada lintasan X-Y dan lintasan Y-Z berdasarkan perubahan volumenya.

2. Tentukan usaha total selama proses X-Y-Z dan analisis arti fisis tanda aljabar (positif/negatif) dari nilai usaha total tersebut.

Format uraian terstruktur: Langkah perhitungan matematis usaha per lintasan, satuan besaran fisik, serta paragraf penjelasan analisis tanda aljabar usaha.

Kegiatan 3: Analisis Perbandingan Proses Termodinamika dan Refleksi Konsep

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja diskusi
  • Grafik perbandingan isotermik vs adiabatik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok: Bandingkan kurva ekspansi isotermik dan ekspansi adiabatik yang dimulai dari titik awal keadaan yang sama (p0, V0) menuju volume akhir yang sama (2V0).
  2. Analisis perbedaan penurunan tekanan dan interpretasikan nilai usaha berdasarkan luasan di bawah kedua kurva tersebut.
  3. Selesaikan pertanyaan analisis komparatif dan isi refleksi akhir kegiatan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Mengapa kurva proses adiabatik pada diagram p-V memiliki kemiringan yang lebih curam dibandingkan kurva isotermik saat mengalami ekspansi dari keadaan awal yang sama? Analisis menggunakan konsep variabel keadaan dan perpindahan energi.

2. Berdasarkan diagram p-V dari titik awal (p0, V0) ke (2V0), tentukan proses mana (isotermik atau adiabatik) yang menghasilkan usaha (W) lebih besar. Jelaskan alasannya berdasarkan representasi visual grafik.

Kolom ringkasan hasil diskusi kelompok berisikan perbandingan kurva dan paragraf analisis fisis luasan kurva diagram p-V.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari interpretasi diagram p-V (membaca variabel p, V, T atau menghitung luas daerah usaha) yang paling membantumu memahami perilaku gas dalam sistem?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang variabel keadaan gas ideal membantumu menganalisis cara kerja mesin yang memanfaatkan pemuaian gas (seperti piston mesin kendaraan)?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.