LKPDPertemuan 7Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Merencanakan Desain dan Memilih Metode Pengukuran Kalor Pertukaran Termal Asas Black

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Merencanakan Desain dan Memilih Metode Pengukuran Kalor Pertukaran Termal Asas Black".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Merencanakan Desain dan Memilih Metode Pengukuran Kalor Pertukaran Termal Asas Black

Fisika - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merencanakan Desain dan Memilih Metode Pengukuran Kalor Pertukaran Termal Asas Black

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerencanakan Desain dan Memilih Metode Pengukuran Kalor Pertukaran Termal Asas Black
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merencanakan dan memilih metode yang sesuai untuk mengumpulkan data penyelidikan fenomena kalor

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar masalah dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Fokus utama LKPD ini adalah merencanakan desain penyelidikan ilmiah dan memilih metode pengumpulan data kalor yang akurat berdasarkan prinsip Asas Black.
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah disediakan untuk menyusun rancangan penyelidikan kalian.
  • Pastikan setiap anggota kelompok aktif berdiskusi dan berkontribusi dalam pengambilan keputusan rancangan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Mengidentifikasi Masalah dan Memilih Alat Ukur Pengumpulan Data Kalor

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Katalog spesifikasi alat laboratorium (neraca, termometer, kalorimeter) sebagai referensi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Sebuah tim penyelidik ingin menentukan kalor jenis sebuah logam tak dikenal melalui pertukaran termal antara logam panas dan air dingin di dalam wadah berinsulasi (kalorimeter).
  2. Diskusikan besaran-besaran apa saja yang wajib diukur untuk mengumpulkan data pertukaran kalor tersebut.
  3. Pilihlah instrumen pengumpulan data yang tepat berdasarkan ketelitian dan fungsinya, lalu tuliskan alasannya pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario penyelidikan pertukaran kalor antara logam panas dan air, tentukan besaran fisika apa saja yang harus diukur, instrumen pengukuran yang dipilih, dan alasan pemilihannya untuk mengumpulkan data yang akurat.

Ruang tabel jawaban

2. Dari opsi wadah wadah berikut: (A) Beaker glass kaca biasa, (B) Cangkir aluminium tanpa tutup, (C) Kalorimeter berinsulasi styrofoam/dinding ganda dengan penutup berlubang termometer; tentukan wadah mana yang paling tepat dipilih untuk mengumpulkan data fenomena pertukaran kalor ini. Jelaskan alasan ilmiah pemilihan metode/wadah tersebut!

Tabel 3 kolom untuk nomor 1: Kolom 1 (Besaran yang Diukur), Kolom 2 (Instrumen yang Dipilih), Kolom 3 (Alasan Pemilihan). Kotak uraian terstruktur untuk nomor 2: Pilihan Wadah [ ... ] dan Alasan Ilmiah [ ... ].

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Merencanakan Prosedur Pengumpulan Data dan Pengendalian Variabel Penyelidikan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Format perancangan prosedur laboratorium

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah urutan langkah kerja operasional untuk mengumpulkan data suhu dan massa pada pertukaran kalor.
  2. Identifikasi variabel yang harus dimanipulasi, variabel yang diukur (respons), serta variabel yang wajib dikendalikan (dijaga konstan) agar pengumpulan data objektif dan dapat dipercaya.
  3. Tuliskan langkah-langkah kerja pengumpulan data secara sistematis dan kronologis.

Pertanyaan:

1. Identifikasikan variabel-variabel dalam rencana penyelidikan ini: Variabel Bebas/Manipulasi, Variabel Terikat/Respons, dan Variabel Kontrol (yang dijaga tetap).

2. Susunlah 4 sampai 5 langkah kerja operasional yang sistematis untuk mengumpulkan data pertukaran kalor mulai dari persiapan hingga pencatatan suhu akhir kesetimbangan!

Format isian terstruktur untuk variabel (Bebas, Terikat, Kontrol). Format daftar bernomor (1 sampai 5) untuk langkah-langkah prosedur pengumpulan data.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Merancang Desain Format Tabel Data dan Mitigasi Galat Pengukuran

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Susunlah sebuah format tabel pencatatan data mentah yang siap digunakan saat penyelidikan berlangsung, lengkap dengan simbol besaran dan satuan SI.
  2. Analisis potensi kesalahan (galat) teknis saat pengambilan data kalor dan rancang metode pencegahannya.
  3. Kerjakan bagian refleksi dan siapkan simpulan rancangan kelompok.

Pertanyaan:

1. Rancanglah format tabel pencatatan data penyelidikan kalor yang memuat seluruh besaran yang akan diukur (massa dan suhu) beserta satuan SI-nya yang jelas!

Ruang tabel jawaban

2. Identifikasi 2 potensi penyebab galat/kesalahan metode saat mengumpulkan data pertukaran kalor ini, dan tentukan metode antisipasi yang kalian rencanakan untuk mengatasinya!

Format tabel kosong data pengamatan berkolom besaran + satuan dan baris pengulangan. Format uraian 2 kolom mitigasi: Kolom 1 (Potensi Galat Metodologis), Kolom 2 (Rencana Tindakan Antisipasi).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perencanaan metode pengukuran kalor ini yang menurutmu paling menantang untuk dibuat akurat?

2. Mengapa dalam merencanakan pengambilan data perpindahan kalor, kecepatan pemindahan benda panas dan isolasi wadah menjadi keputusan metode yang sangat krusial?

3. Strategi apa yang akan kelompokmu perbaiki jika diberi kesempatan merancang metode penyelidikan sains lainnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.