LKPDPertemuan 8Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Gejala Interferensi Celah Ganda dan Difraksi Kisi pada Gelombang Cahaya serta Penerapannya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Gejala Interferensi Celah Ganda dan Difraksi Kisi pada Gelombang Cahaya serta Penerapannya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Gejala Interferensi Celah Ganda dan Difraksi Kisi pada Gelombang Cahaya serta Penerapannya

Fisika - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Gejala Interferensi Celah Ganda dan Difraksi Kisi pada Gelombang Cahaya serta Penerapannya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Gejala Interferensi Celah Ganda dan Difraksi Kisi pada Gelombang Cahaya serta Penerapannya
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis gejala gelombang cahaya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar konsep dan petunjuk langkah kerja pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok untuk menganalisis data pengamatan dan fenomena yang disajikan.
  • Gunakan persamaan interferensi celah ganda (d * sin θ = m * λ atau d * y / L = m * λ) dan difraksi kisi (d * sin θ = m * λ dengan d = 1/N) dalam mengolah data kuantitatif.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Pola Interferensi Celah Ganda Young

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja
  • Kalkulator ilmiah / alat tulis
  • Data spesifikasi percobaan Young

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati narasi percobaan celah ganda Young berikut: Seberkas cahaya laser monokromatik dengan panjang gelombang λ = 500 nm (5 x 10^-7 m) dilewatkan pada dua celah sempit berjarak d = 0,2 mm (2 x 10^-4 m). Pola gelap-terang ditangkap pada layar yang berjarak L = 1,0 m dari celah.
  2. Analisis keterkaitan antarvariabel (jarak celah d, jarak layar L, dan panjang gelombang λ) terhadap jarak antarfrinji terang (Δy) menggunakan hubungan matematis interferensi konstruktif: Δy = (λ * L) / d.
  3. Lengkapi tabel analisis dan jawab pertanyaan pemandu untuk menyimpulkan faktor yang memengaruhi pola sebaran frinji interferensi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data percobaan dasar (λ = 500 nm, d = 0,2 mm, L = 1,0 m), hitunglah jarak antara garis terang pusat ke garis terang orde pertama (y1). Selanjutnya, analisislah perubahan jarak garis terang orde pertama (y1) jika: (a) jarak kedua celah (d) diperbesar menjadi 0,4 mm, dan (b) sumber cahaya diganti menjadi laser merah dengan λ = 650 nm (variabel lain tetap).

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah syarat fisik terbentuknya garis terang (interferensi konstruktif) dan garis gelap (interferensi destruktif) ditinjau dari beda lintasan gelombang cahaya (Δs) dari kedua celah menuju layar.

Sediakan tabel 3 baris untuk Pertanyaan 1 dengan kolom: Kondisi Percobaan, Variabel yang Diubah, Nilai y1 (mm), dan Pola Frinji (merapat/melebar). Sediakan 4 baris bergaris untuk menjawab uraian Pertanyaan 2 mengenai beda lintasan interferensi konstruktif dan destruktif.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Gejala Difraksi Kisi pada Penguraian Cahaya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja
  • Kalkulator ilmiah
  • Tabel spektrum panjang gelombang cahaya tampak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data pengukuran difraksi menggunakan kisi difraksi dengan tetapan N = 500 garis/mm yang disinari seberkas cahaya polikromatik (putih) tegak lurus kisi menuju layar berjarak L = 1,2 m.
  2. Hitung konstanta jarak antarcelah kisi (d = 1/N dalam satuan meter).
  3. Analisis sudut difraksi (θ) untuk komponen spektrum cahaya tampak pada orde pertama (m = 1): cahaya ungu (λ = 400 nm) dan cahaya merah (λ = 700 nm).
  4. Jawab pertanyaan analitis mengenai mekanisme pemisahan warna putih menjadi komponen warna pelangi setelah melewati kisi.

Pertanyaan:

1. Hitunglah lebar antarcelah kisi (d) dalam satuan meter jika kisi memiliki 500 garis/mm. Kemudian tentukan sudut difraksi orde pertama (sin θ) untuk spektrum cahaya ungu (λ = 400 nm) dan cahaya merah (λ = 700 nm).

2. Berdasarkan hasil perhitungan nilai sin θ pada pertanyaan 1, analisislah mengapa seberkas cahaya putih dapat terurai menjadi deretan spektrum warna setelah melewati kisi difraksi, dan tentukan warna manakah yang mengalami pembelokan (sudut lentur) paling jauh dari terang pusat.

Sediakan kotak perhitungan langkah demi langkah untuk Pertanyaan 1 (perhitungan d, sin θ_ungu, dan sin θ_merah). Sediakan ruang teks 4 baris untuk uraian Pertanyaan 2 mengenai analisis keterkaitan antara λ, sudut difraksi θ, dan urutan spektrum warna.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menganalisis Penerapan Interferensi dan Difraksi dalam Kehidupan Nyata serta Refleksi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Teks bacaan studi kasus CD dan kacamata anti-refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Analisis dua kasus penerapan nyata sifat gelombang cahaya berikut:
  2. Kasus A: Pola warna-warni pelangi yang terlihat berkilauan pada permukaan piringan keping CD/DVD saat terkena sorotan lampu meja.
  3. Kasus B: Teknologi pelapis anti-refleksi (anti-reflective coating) tipis pada lensa kacamata atau lensa kamera modern untuk memaksimalkan transmisi cahaya.
  4. Kaitkan prinsip interferensi atau difraksi yang mendasari mekanisme kerja dari kedua fenomena teknologi tersebut.
  5. Selesaikan butir evaluasi penerapan dan isi lembar refleksi belajar mandiri.

Pertanyaan:

1. Analisislah mekanisme fisika yang menyebabkan piringan keping CD memunculkan warna-warni pelangi saat disinari cahaya putih. Tentukan apakah fenomena tersebut didominasi oleh difraksi kisi atau interferensi celah ganda, serta jelaskan alasannya berdasarkan struktur fisik piringan CD.

2. Pada kacamata anti-refleksi, lapisan tipis (lapisan dielektrik) dengan ketebalan tertentu sengaja dipasang pada permukaan kaca. Analisislah bagaimana fenomena interferensi gelombang cahaya dimanfaatkan untuk meredam pantulan cahaya silau pada kacamata tersebut.

Sediakan 2 blok ruang jawaban uraian analisis (masing-masing 5 baris) untuk memaparkan hasil analisis Kasus A (keping CD sebagai kisi difraksi) dan Kasus B (lapisan anti-refleksi sebagai interferensi destruktif selaput tipis), diikuti lembar refleksi diri pada bagian bawah.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman konsep interferensi dan difraksi membantu saya menjelaskan fenomena warna-warni atau pantulan cahaya yang sering saya jumpai dalam kehidupan sehari-hari?

2. Bagian analisis matematis atau konseptual mana yang paling menantang bagi saya pada materi interferensi dan difraksi cahaya hari ini?

3. Langkah apa yang akan saya lakukan untuk memperdalam analisis hubungan antarvariabel gelombang cahaya dalam menyelesaikan persoalan teknologi optik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.