LKPDPertemuan 7Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Spektrum dan Sifat Dispersi serta Polarisasi Gelombang Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Spektrum dan Sifat Dispersi serta Polarisasi Gelombang Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Spektrum dan Sifat Dispersi serta Polarisasi Gelombang Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Fisika - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Spektrum dan Sifat Dispersi serta Polarisasi Gelombang Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Spektrum dan Sifat Dispersi serta Polarisasi Gelombang Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis gejala gelombang cahaya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar konsep dan petunjuk pengerjaan pada tiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menganalisis data, fenomena, dan persoalan yang disajikan.
  • Tuliskan hasil analisis, argumen, dan perhitungan langsung pada ruang jawaban atau lembar kerja yang disediakan.
  • Manfaatkan sumber belajar buku teks Fisika Kelas XI Bab 5 atau tautan simulasi virtual yang disediakan guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Spektrum Elektromagnetik dan Fenomena Dispersi Cahaya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/bagan spektrum cahaya tampak
  • Prisma kaca atau senter dan wadah air (opsional untuk demonstrasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati urutan spektrum cahaya tampak dari merah hingga ungu serta hubungannya dengan panjang gelombang, frekuensi, dan energi foton.
  2. Analisis fenomena pembiasan cahaya polikromatik saat melewati medium prisma kaca hingga terurai menjadi monokromatik (dispersi).
  3. Jawab pertanyaan nomor 1 dan 2 pada tabel analisis yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis perbandingan spektrum cahaya merah dan ungu dalam tabel berdasarkan besaran panjang gelombang (lambda), frekuensi (f), indeks bias prisma (n), dan sudut deviasi (delta) yang dialaminya saat melewati prisma.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan prinsip dispersi, analisislah mengapa pelangi di langit selalu menampilkan warna merah pada lengkungan terluar (atas) dan ungu pada lengkungan terdalam (bawah) setelah melewati tetesan air hujan.

Tabel 4 baris x 3 kolom (Kolom: Besaran Fisis, Cahaya Merah, Cahaya Ungu; Baris: Panjang Gelombang, Frekuensi, Indeks Bias Kaca Prisma, Sudut Deviasi) dilanjutkan dengan 1 bidang paragraf uraian penjelasan fisika pelangi.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Gejala Polarisasi Cahaya dan Hukum Malus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Dua lembar filter polaroid / lensa kacamata polarized
  • Akses simulasi interaktif polarisasi (misal: ophysics.com/l3.html)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari skema gelombang cahaya alami (tak terpolarisasi) yang melalui polarisator pertama dan analisator kedua dengan sumbu transmisi membentuk sudut theta.
  2. Analisis perubahan intensitas cahaya yang ditransmisikan berdasarkan Hukum Malus: I = I1 * cos^2(theta), dengan I1 = 0,5 * I0.
  3. Selesaikan analisis kasus numerik dan kualitatif pada pertanyaan nomor 1 dan 2.

Pertanyaan:

1. Sebuah berkas cahaya tak terpolarisasi dengan intensitas I0 diarahkan tegak lurus pada polarisator, lalu diteruskan ke analisator. Analisislah intensitas cahaya akhir yang keluar dari analisator jika sudut antara sumbu transmisi polarisator dan analisator adalah 60 derajat.

2. Analisislah orientasi sudut sumbu transmisi analisator yang harus dipasang relatif terhadap polarisator agar tidak ada cahaya sama sekali yang dapat lolos (intensitas akhir = 0). Jelaskan dasar fisisnya.

Langkah pengerjaan analisis matematis terstruktur (diketahui, ditanya, langkah perumusan persamaan Malus, simpulan) dan kotak penjelasan konsep fisis sudut silang.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menganalisis Penerapan Gejala Polarisasi dalam Teknologi Layar LCD dan Kacamata Anti-Silau

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks/diagram sistem kerja layar LCD dan kacamata polarized
  • Layar ponsel / laptop dan kacamata polaroid untuk pengujian rotasi 90 derajat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks deskriptif mengenai cara kerja kacamata polarized terhadap pantulan permukaan air/aspal, serta cara kerja piksel pada layar Liquid Crystal Display (LCD).
  2. Diskusikan bersama kelompok mekanisme peredaman silau akibat pemantulan dan mekanisme pengaturan cahaya lewat kristal cair.
  3. Jawab pertanyaan nomor 1 dan 2 pada lembar tugas.
  4. Selesaikan refleksi dan rangkuman penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Cahaya matahari yang memantul dari permukaan air danau menimbulkan silau yang mengganggu mata pengemudi perahu/pemancing. Analisislah mengapa kacamata dengan filter polaroid berorientasi vertikal mampu meredam silau tersebut secara signifikan.

2. Pada layar LCD, terdapat dua lembar filter polaroid yang dipasang saling tegak lurus (90 derajat) dengan lapisan kristal cair di antaranya. Analisislah mekanisme pengaturan cahaya sehingga suatu piksel layar dapat menampilkan kondisi terang (on) dan gelap (off).

Kolom analisis mekanisme fisis kacamata polarized dan tabel komparasi dua baris (kondisi terang vs kondisi gelap pada layar LCD). Ruang di bagian bawah untuk menuliskan refleksi penutup.

REFLEKSI

1. Bagian analisis konsep mana (dispersi prisma, hukum Malus polarisasi, atau teknologi layar LCD) yang paling menantang bagimu, dan bagaimana cara kamu memahaminya?

2. Setelah menganalisis gejala polarisasi, bagaimana kamu melihat manfaat konsep fisika ini dalam memilih perangkat perlindungan mata (kacamata) atau teknologi layar di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.