LKPDPertemuan 5Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Gejala Gelombang Bunyi pada Pipa Organa Terbuka dan Tertutup serta Peristiwa Resonansi Kolom Udara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Gejala Gelombang Bunyi pada Pipa Organa Terbuka dan Tertutup serta Peristiwa Resonansi Kolom Udara".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Gejala Gelombang Bunyi pada Pipa Organa Terbuka dan Tertutup serta Peristiwa Resonansi Kolom Udara

Fisika - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Gejala Gelombang Bunyi pada Pipa Organa Terbuka dan Tertutup serta Peristiwa Resonansi Kolom Udara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Gejala Gelombang Bunyi pada Pipa Organa Terbuka dan Tertutup serta Peristiwa Resonansi Kolom Udara
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis gejala gelombang bunyi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat bersama kelompokmu.
  • Gunakan konsep gelombang stasioner, pembentukan simpul-perut gelombang bunyi, dan resonansi kolom udara untuk menyelesaikan analisis.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut dan jelas pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Pola Gelombang Stasioner pada Pipa Organa Terbuka dan Tertutup

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati karakteristik batas ujung pada pipa organa terbuka (kedua ujung terbuka) dan pipa organa tertutup (satu ujung tertutup, satu ujung terbuka).
  2. Analisis hubungan antara panjang pipa (L) dengan panjang gelombang (lambda) serta frekuensi nada dasar (f0), nada atas ke-1 (f1), dan nada atas ke-2 (f2).
  3. Lengkapi tabel analisis perbandingan formasi pola gelombang untuk kedua jenis pipa organa.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan pola gelombang stasioner antara pipa organa terbuka dan tertutup untuk nada dasar (n=0), nada atas 1 (n=1), dan nada atas 2 (n=2) yang memuat: kondisi ujung pipa, hubungan panjang pipa L terhadap lambda, dan perbandingan rasio frekuensinya.

Ruang tabel jawaban

2. Analisis mengapa pipa organa terbuka dengan panjang L menghasilkan frekuensi nada dasar yang bernilai dua kali lipat lebih tinggi daripada pipa organa tertutup dengan panjang L yang sama.

Tabel 4 kolom: Tingkatan Nada | Pola Simpul & Perut | Hubungan L dan Lambda | Frekuensi (f). Dilanjutkan 1 paragraf analisis perbandingan frekuensi.

Kegiatan 2: Analisis Data Eksperimen Resonansi Kolom Udara

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator ilmiah
  • Lembar grafik/kertas hitung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data hasil investigasi resonansi kolom udara menggunakan garpu tala dengan frekuensi tetap f = 512 Hz pada tabung berisi air yang permukaannya dapat diatur ketinggiannya.
  2. Data pengamatan menunjukkan: Resonansi I terjadi saat panjang kolom udara L1 = 16,5 cm; Resonansi II terjadi saat L2 = 50,0 cm; Resonansi III terjadi saat L3 = 83,5 cm.
  3. Analisis hubungan beda panjang kolom antar-resonansi dengan panjang gelombang bunyi, lalu tentukan nilai cepat rambat gelombang bunyi di udara berdasarkan data tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data eksperimen, analisis selisih panjang kolom udara antar-resonansi berturutan (Delta L = L2 - L1 dan Delta L = L3 - L2). Bagaimana hubungan matematis antara selisih panjang kolom tersebut dengan panjang gelombang (lambda)?

2. Hitunglah nilai cepat rambat gelombang bunyi di udara hasil eksperimen tersebut menggunakan nilai panjang gelombang yang diperoleh dan frekuensi garpu tala f = 512 Hz.

3. Analisis faktor apa yang menyebabkan resonansi pertama terjadi pada L1 = 16,5 cm, padahal secara teoretis murni 1/4 lambda = 16,75 cm. Fenomena fisis apa pada ujung tabung yang menjelaskan perbedaan tersebut?

Format perhitungan matematis langkah-demi-langkah disertai argumen fisis untuk setiap butir pertanyaan.

Kegiatan 3: Analisis Penerapan Gejala Gelombang Bunyi dalam Kehidupan dan Teknologi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan atau kelompok untuk menganalisis dua kasus penerapan nyata berikut: Kasus A (Prinsip kerja instrumen musik tiup seperti seruling/flute dan klarinet) dan Kasus B (Pengukuran kedalaman laut/rongga bumi menggunakan fenomena cepat rambat dan pantulan bunyi).
  2. Gunakan konsep frekuensi nada pipa organa dan sifat perambatan gelombang bunyi untuk membedah solusi pada masing-masing kasus.
  3. Tuliskan hasil diskusi kelompok pada lembar analisis terstruktur.

Pertanyaan:

1. Kasus Musik: Musisi seruling mengubah tinggi rendah nada dengan cara membuka dan menutup lubang pada badan seruling. Analisis bagaimana perubahan konfigurasi bukaan lubang tersebut memengaruhi frekuensi bunyi yang dihasilkan berdasarkan konsep pipa organa terbuka.

2. Kasus Rekayasa Akustik: Sebuah pipa saluran ventilasi gedung berukuran panjang 2,5 m terbuka di kedua ujungnya. Analisis frekuensi bunyi dengungan dasar dan frekuensi nada atas pertama yang berpotensi timbul akibat aliran angin kencang berkecepatan bunyi di udara v = 340 m/s. Bagaimana solusi teknis sederhana untuk mencegah terjadinya dengungan berlebihan?

Deskripsi analisis diskusi dalam 2 bagian: Lembar Analisis Akustik Musik Tiup dan Lembar Solusi Rekayasa Akustik Ventilasi (disertai langkah kalkulasi dan rekomendasi peredaman). Termasuk bagian refleksi individu di akhir.

REFLEKSI

1. Bagaimana konsep gelombang stasioner pada pipa organa membantu saya memahami cara kerja alat musik tiup yang saya temui sehari-hari?

2. Bagian mana dari analisis hubungan resonansi kolom udara dan cepat rambat gelombang yang paling menantang dan bagaimana saya berhasil mengatasinya?

3. Pelajaran bermakna apa yang saya peroleh tentang keteraturan fenomena gelombang bunyi dalam mendesain teknologi akustik di sekitar kita?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.