LKPDPertemuan 5Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Pemanfaatan Hubungan Gerak dan Gaya Tegangan Tali pada Desain Struktur Penyangga Beban

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Pemanfaatan Hubungan Gerak dan Gaya Tegangan Tali pada Desain Struktur Penyangga Beban".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Pemanfaatan Hubungan Gerak dan Gaya Tegangan Tali pada Desain Struktur Penyangga Beban

Fisika - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Pemanfaatan Hubungan Gerak dan Gaya Tegangan Tali pada Desain Struktur Penyangga Beban

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Pemanfaatan Hubungan Gerak dan Gaya Tegangan Tali pada Desain Struktur Penyangga Beban
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis pemanfaatan hubungan gerak dan gaya untuk menjelaskan desain atau rekayasa struktur

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan skenario rekayasa struktur dengan cermat bersama kelompokmu.
  • Gunakan diagram benda bebas (Free Body Diagram) untuk membedah gaya-gaya yang bekerja pada sistem penyangga.
  • Fokuskan analisis kalian pada hubungan antara gerak/kondisi keseimbangan, gaya tegangan tali, dan stabilitas rekayasa struktur.
  • Diskusikan secara aktif dan tuliskan hasil analisis kelompok pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Dekonstruksi Gaya pada Sistem Penyangga Beban Statis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Penggaris dan busur derajat
  • Kalkulator ilmiah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ilustrasi struktur derek penyangga beban (crane boom) statis sederhana: Sebuah balok horizontal ditahan oleh tali kawat baja yang membentuk sudut tertentu terhadap dinding vertikal untuk menyangga beban w.
  2. Gambarkan diagram benda bebas pada titik tumpu pertemuan tali dan beban.
  3. Uraikan komponen vektor gaya tegangan tali ke sumbu-X dan sumbu-Y berdasarkan Hukum I Newton (keseimbangan statis: sum Fx = 0 dan sum Fy = 0).
  4. Jawablah pertanyaan analisis terkait pengaruh sudut kemiringan kawat tali terhadap besarnya gaya tegangan tali penyangga.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skema crane penyangga statis, gambarkan diagram benda bebas (gaya berat beban w, gaya tegangan tali T, dan gaya penopang tiang) dan tuliskan persamaan keseimbangan gaya pada sumbu vertikal jika tali membentuk sudut teta terhadap tiang horizontal penyangga.

Ruang gambar

2. Bandingkan besar gaya tegangan tali (T) apabila sudut tali terhadap tiang horizontal diperkecil dari 60 derajat menjadi 30 derajat untuk beban massa yang sama (w = 6000 N). Bagaimana implikasi analisis ini terhadap pemilihan sudut kemiringan kawat pada desain struktur penyangga?

Kotak diagram benda bebas berukuran 8x6 cm lengkap dengan sumbu koordinat X-Y, diikuti baris uraian perhitungan komparasi nilai T pada sudut 60 derajat dan 30 derajat beserta 3 baris kesimpulan implikasi desain struktur.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Dinamika Beban Bergerak pada Rekayasa Derek Kabel

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Kalkulator ilmiah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati fenomena lift konstruksi/derek kabel saat mengangkut material bangunan vertikal ke atas: material bermassa m dinaikkan dari keadaan diam dengan percepatan konstan a, kemudian bergerak dengan kecepatan konstan v, dan akhirnya diperlambat sebelum berhenti.
  2. Gunakan Hukum II Newton (sum Fy = m * a) untuk menganalisis variasi gaya tegangan tali pada masing-masing kondisi gerak.
  3. Lengkapi tabel analisis gaya tegangan tali berdasarkan 3 fase gerak tersebut.
  4. Diskusikan faktor keselamatan (safety factor) struktur derek kabel berdasarkan gaya tegangan tali maksimum yang teridentifikasi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan gaya tegangan tali penyangga pada 3 kondisi gerak beban bermassa m = 500 kg (percepatan gravitasi g = 10 m/s^2, percepatan gerak derek a = 2 m/s^2): Fase 1 (bergerak dipercepat ke atas), Fase 2 (bergerak kecepatan konstan ke atas), dan Fase 3 (bergerak diperlambat saat naik).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil tabel, analisislah pada fase gerak manakah struktur kabel penyangga menerima beban mekanis paling kritis dan jelaskan mengapa insinyur struktur wajib menggunakan nilai gaya pada fase tersebut sebagai acuan perancangan ketebalan kabel!

Tabel 3 baris x 4 kolom (Kondisi Gerak, Rumusan Hukum Newton, Perhitungan Nilai T (N), Status Beban Kabel), dilanjutkan kolom uraian 4-5 baris untuk analisis fase kritis dan rekomendasi spesifikasi kabel.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Investigasi dan Evaluasi Desain Struktur Jembatan Gantung (Cable-Stayed vs Suspension)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Bahan bacaan kasus struktur jembatan kabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua model rekayasa struktur penyangga beban lalu lintas: Model A (struktur kabel tunggal tegak lurus) dan Model B (struktur jembatan kabel bersudut ganda/cable-stayed mendistribusikan beban ke beberapa titik).
  2. Tinjau beban dinamis kendaraan yang bergerak melintas di atas geladak jembatan.
  3. Analisislah bagaimana distribusi gaya tegangan pada variasi susunan kabel mampu mempertahankan stabilitas struktur dari lendutan gerak dinamis.
  4. Rumuskan evaluasi desain struktur kabel yang paling efisien dan aman dalam menahan gaya dinamis beban bergerak.
  5. Selesaikan kegiatan dengan menyimpulkan dan melakukan refleksi pembelajaran bersama guru (alokasi kegiatan sudah mencakup refleksi dan penutupan).

Pertanyaan:

1. Analisislah keuntungan mekanis pemanfaatan multi-kabel bersudut (cable-stayed) dibandingkan kabel tunggal terpusat dalam mendistribusikan gaya tegangan tali saat beban kendaraan bergerak melintasi bentang jembatan!

2. Jika salah satu kabel mengalami kenaikan percepatan getaran akibat beban lalu lintas padat, jelaskan rekomendasi rekayasa struktur pada konfigurasi sudut atau peredam gaya tali agar struktur penyangga beban tetap seimbang dan aman!

Format uraian terstruktur: Bagian A (Analisis distribusi gaya multi-kabel 5 baris) dan Bagian B (3 butir rekomendasi teknis rekayasa struktur kabel).

REFLEKSI

1. Konsep hubungan gaya tegangan tali dan gerak apa yang paling mengubah cara pandangmu saat melihat struktur jembatan gantung atau derek konstruksi di lingkungan sekitarmu?

2. Bagian mana dari proses analisis matematis dan diagram gaya tadi yang paling membantumu memahami pentingnya faktor keamanan dalam mendesain sebuah struktur penyangga beban?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.