LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Hubungan Gaya dan Keadaan Gerak Benda Berdasarkan Hukum I dan II Newton
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Hubungan Gaya dan Keadaan Gerak Benda Berdasarkan Hukum I dan II Newton".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Hubungan Gaya dan Keadaan Gerak Benda Berdasarkan Hukum I dan II Newton
Fisika - Kelas 11
Bab 3 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Fisika — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis Hubungan Gaya dan Keadaan Gerak Benda Berdasarkan Hukum I dan II Newton INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Analisis Kondisi Kelembaman: Hubungan Gaya dan Keadaan Gerak pada Resultan Gaya NolEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah analisis hubungan resultan gaya (ΣF) dan keadaan gerak benda untuk Kasus A (balok diam tanpa gaya luar horizontal) dan Kasus B (koin yang ditarik kertasnya secara cepat). Tuliskan resultan gayanya dan keadaan gerak akhirnya. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan analisis kedua kasus tersebut, simpulkan bagaimana keadaan gerak suatu benda jika resultan gaya luar yang bekerja padanya bernilai nol (ΣF = 0). Tabel analisis 3 kolom: [Kasus Pengamatan | Resultan Gaya Horizontal (ΣF) | Analisis Keadaan Gerak Benda] dilanjutkan dengan 3-4 baris uraian simpulan hubungan ΣF = 0 dengan perubahan kecepatan. Kegiatan 2: Analisis Hubungan Kuantitatif Gaya, Massa, dan Percepatan Gerak PartikelEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan perbandingan Percobaan 1 dan Percobaan 2, bagaimana pengaruh perubahan resultan gaya (ΣF) terhadap percepatan gerak benda (a) pada massa konstan? 2. Berdasarkan perbandingan Percobaan 2 dan Percobaan 3, bagaimana pengaruh perubahan massa kelembaman benda (m) terhadap percepatan gerak benda (a) jika resultan gaya yang bekerja bernilai sama? 3. Berdasarkan analisis hubungan variabel di atas, tuliskan formula umum yang menyatakan hubungan antara percepatan (a), resultan gaya (ΣF), dan massa (m), serta tentukan percepatan gerak balok 5 kg jika diberi resultan gaya total 35 N. Kolom uraian analisis hubungan ΣF dan a (4 baris), kolom uraian hubungan m dan a (4 baris), serta kotak isian matematis perumusan formula dan perhitungan numerik. Kegiatan 3: Analisis Pemecahan Masalah Dinamika: Perubahan Keadaan Gerak Akibat Kombinasi GayaEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisis resultan gaya pada Skenario I (kedua gaya searah gerak): hitung besar resultan gaya total (ΣF), percepatan partikel (a), dan jelaskan perubahan keadaan gerak troli tersebut setelah gaya bekerja selama 2 detik. 2. Analisis resultan gaya pada Skenario II (gaya berlawanan arah gerak): hitung resultan gaya total (ΣF), perlambatan partikel (a), dan tentukan waktu yang dibutuhkan hingga troli tepat berhenti. 3. Diskusikan dalam kelompok: Mengapa arah resultan gaya sangat menentukan apakah suatu partikel mengalami percepatan positif (kecepatan bertambah) atau percepatan negatif (kecepatan berkurang)? Uraian langkah matematis dan analisis konseptual untuk Skenario I (6 baris), Skenario II (6 baris), dan rangkuman poin diskusi kelompok (4 baris). REFLEKSI1. Bagaimana pemahamanmu tentang hubungan gaya dan gerak membantumu menyadari pentingnya penggunaan sabuk pengaman di dalam kendaraan yang mendadak direm? 2. Bagian analisis mana yang paling menantang bagimu dalam mengaitkan antara resultan gaya total (ΣF) dengan percepatan gerak partikel (a)? 3. Apa kesimpulan utama yang kamu peroleh mengenai apa yang menyebabkan suatu benda mempertahankan geraknya versus apa yang menyebabkan geraknya berubah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.