LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Hubungan Roda-Roda dan Percepatan Sentripetal pada Sistem Mekik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Hubungan Roda-Roda dan Percepatan Sentripetal pada Sistem Mekik".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Hubungan Roda-Roda dan Percepatan Sentripetal pada Sistem Mekik
Fisika - Kelas 11
Bab 2 Pertemuan 9
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Fisika — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis Hubungan Roda-Roda dan Percepatan Sentripetal pada Sistem Mekik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Analisis Fenomena Perbedaan Kecepatan Linear pada Rotasi BumiEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah perbandingan besaran gerak melingkar antara wilayah Khatulistiwa dan wilayah Lintang 60° (di mana r = R * cos 60° = 0,5 R) akibat rotasi Bumi pada tabel yang disediakan. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan analisis gerak melingkar tersebut, jelaskan mengapa fenomena peluncuran roket luar angkasa dan satelit alamiah lebih efisien dilakukan dari wilayah yang dekat dengan khatulistiwa dibandingkan dari daerah kutub. Tabel 4 kolom: Wilayah (Khatulistiwa, Lintang 60°), Kecepatan Sudut (rad/s), Kecepatan Linear (m/s), Percepatan Sentripetal (m/s^2); dilanjutkan 1 paragraf uraian penjelasan efisiensi peluncuran roket. Kegiatan 2: Analisis Fenomena Orbit Melingkar Satelit dan Percepatan SentripetalEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pada gerak melingkar orbit benda langit, percepatan sentripetal berarah menuju pusat lingkaran. Jelaskan apa yang akan terjadi pada lintasan satelit jika percepatan sentripetal tersebut mendadak hilang (misalnya gaya gravitasi ditiadakan), dan hubungkan dengan vektor kecepatan linearnya. 2. Jika percepatan sentripetal satelit dipenuhi oleh gravitasi Bumi di mana a_s = G*M / r^2 dan secara kinematika gerak melingkar a_s = v^2 / r, turunkan hubungan antara jari-jari orbit (r) dengan kelajuan linear satelit (v). Analisislah fenomena alamiah: manakah yang bergerak lebih cepat melintasi lintasannya, satelit orbit rendah (LEO, r kecil) atau Bulan (r sangat besar)? Format teks uraian runtut memuat penjelasan arah gerak tangensial dan penurunan rumus v = akar(GM/r) serta perbandingan analitis antara satelit orbit rendah dan Bulan. Kegiatan 3: Analisis Dinamika Gerak Melingkar pada Fenomena Alam Tikungan Miring dan Badai SiklonEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pada fenomena pusaran angin siklon, massa udara bergerak melingkar dengan kecepatan sudut ω mengitari mata badai beradius r. Analisislah bagaimana perubahan percepatan sentripetal butiran awan/udara jika radius pusaran mengecil mendekati mata badai sementara kecepatan linearnya konstan. 2. Sebuah jalan di lereng bukit dirancang melingkar dengan jari-jari r = 50 m dan kemiringan sudut θ terhadap horizontal sehingga tan θ = v^2 / (g * r). Analisislah berapa batas kelajuan aman (v) kendaraan saat melintas tanpa mengandalkan gaya gesek (asumsikan g = 9,8 m/s^2 dan tan θ = 0,2). Ruang jawaban berupa kotak uraian analisis badai siklon dan lembar hitungan langkah matematis batas kelajuan aman tikungan miring. REFLEKSI1. Bagaimana pemahaman tentang gerak melingkar dan percepatan sentripetal mengubah cara pandangmu saat mengamati fenomena alam seperti rotasi planet atau pusaran angin? 2. Bagian analisis mana yang paling menantang dalam menghubungkan konsep kecepatan linear, kecepatan sudut, dan percepatan sentripetal pada kejadian nyata? 3. Strategi belajar apa yang membantumu memahami keterkaitan antara rumus gerak melingkar dan fenomena di sekitar kehidupan sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.